
🌹SELAMAT MEMBACA🌹
Nita kembali berteriak untuk mempermalukan Adelia, memang sudah lama sekali ia sangat membenci Adelia yang mencuri semua perhatian orang – orang dengan senyumannya itu.
“Hai....kalian semua dengarkan aku. Wanita yang berdiri di sana adalah wanita yang sudah merebut tunanganku. Laki – laki yang bersamanya itu adalah tunanganku. Dia mencampakkanku karena wanita tidak tahu malu itu.” Teriaknya dengan keras.
Semua teman – temannya berjalan ke arah Nita. Mereka semua kaget mendengar ucapan Nita yang mempermalukan Adelia begitu pun dengan semua pengunjung yang ada di sana. Mereka menatap Adelia dengan tatapan sinis dan tak suka. Bisikan dari sesama pengunjung terdengar jelas di telinga Adelia yang mengatakan kalau dia adalah wanita murahan yang tega merebut pasangan orang lain.
“Nita, hentikan lah. Kamu sudah sangat keterlaluan.” Ucap Hana yang ikut marah dengan perbuatan Nita. Ia berjalan ke arah Adelia, di sana ia memegang bahu Adelia.
“Kenapa, kamu mau membela sahabatmu itu. Buka matamu, dia selingkuh dengan tunanganku. Sadarlah kalian semua, kalian selalu membelanya tapi kalian tidak tahu kalau dia wanita rubah.” Teriaknya dengan mata melotot.
“Nita, apa maksud kamu mempermalukanku seperti ini. Aku sama sekali tidak punya hubungan dengan tunanganmu?” Sahut Adelia dengan nada sedikit tinggi. Ia berusaha membela dirinya yang sudah di salah pahami semua orang.
Emir baru sadar jika orang yang di permalukan itu adalah Nyonya Mudanya. Ia dengan sigap berjalan menghampiri Adelia.
“Nyonya.” Panggilnya.
Seketika teman – temannya semua kaget mendengar kata nyonya dari mulut Emir begitu pula dengan Nita dan Jaden. Mereka semua melihat ke arah Emir yang sudah berdiri di dekat Adelia.
“Nyonya, apa yang terjadi?” Tanya Emir.
“Aku.....
Kalimat Adelia terpotong dengan ucapan Nita yang kembali bicara pada semua orang. “Kalian dengar kan, ada orang yang memanggilnya nyonya berarti dia adalah wanita simpanan.”
“Siapa yang kau bilang wanita simpanan?” Terdengar suara tegas Reqy yang baru saja masuk ke dalam Restoran. Ia di temani Pak Osmar dan beberapa pengawal yang berjalan di belakangnya.
Suasananya berubah menjadi mencekam ketika ia masuk membawa beberapa pengawal yang bertubuh tinggi dan besar. Serta pakaian setelan jas hitam menambah suasana mencekamnya.
Reqy berjalan menghampiri mereka dengan gaya angkuhnya. Tatapannya begitu dingin ketika melihat semua adegan itu, sorot matanya begitu tajam melihat orang – orang yang ada di depannya.
Semua orang melihat ke arahnya, betapa kagetnya teman – teman Adelia saat melihat Reqy berjalan ke arah mereka begitu pun dengan pengunjung yang ada di sana. Ya, siapa yang tidak kenal dengannya. Media selalu memberitakan dirinya sebagai pengusaha sukses se-Asia bahkan sukses di luar negri.
Reqy berjalan ke arah Adelia dan teman – temannya.
“Tuan Reqy.” Sahut beberapa teman – teman Adelia dan orang yang mengenal dirinya. Mereka memanggil nama Reqy dengan nada kaget.
“Siapa yang kau bilang wanita simpanan?” Reqy kembali bertanya sambil melihat Nita dengan tatapan dinginnya.
Nita terlihat diam mendengar ucapan Reqy. Ia tidak tahu harus mengatakan apa pada Reqy, matanya hanya melotot melihat sosok Reqy untuk yang pertama kalinya. Ia memang bekerja sebagai asisten sekertaris pribadi Reqy, tapi baru kali ini ia bisa melihat jelas lelaki dingin itu.
__ADS_1
Reqy kemudian melirik istrinya. “Apa wanita ini yang kau sebut wanita simpanan?”
Adelia seketika menunduk ketika ia sadar Reqy meliriknya.
“Ya tuhan, bagaimana ini. Kenapa dia sampai datang ke sini. Apa dia akan salah paham padaku?” Dalam hati Adelia.
Emir juga terlihat takut melihat tatapan Tuan Mudanya yang marah melihat semua adegan di depannya itu.
“Haaaa.....gawat, Tuan Muda sampai datang ke sini. Nyonya Muda, apa sebenarnya yang terjadi dengan teman – teman Anda. Tuan pasti akan marah pada saya juga.” Dalam hati Emir.
Nita masih diam tak menjawab pertanyaan Reqy. Reqy lalu mencengkram dagu istrinya, mengangkatnya sampai ia melihat wajah istrinya dengan jelas.
Ia semakin marah ketika melihat wajah Adelia yang merah bekas tamparan. Ia bisa menduga kalau yang melakukannya pasti wanita yang berdiri di depannya.
"Brengsek....beraninya menyentuh istriku." Dalam hati Reqy.
Reqy menengok melihat Nita dengan tangannya yang masih mencengkram dagu istrinya. “Cepat katakan, apa wanita ini yang kau bilang wanita simpanan?” Teriaknya membuat semua orang kaget.
Mereka hanya bisa menonton tanpa ikut campur. Itu karena mereka tahu siapa Reqy, mereka tidak ingin ikut terseret dengan kemarahan Reqy yang mereka tahu sebagai Tuan Muda kejam.
“Iya tuan.” Nita menjawab pertanyaan Reqy.
Reqy kemudian melepaskan tangannya dari dagu istrinya.
Nita yang di tampar sampai terjatuh ke lantai karena tidak bisa menjaga keseimbangannya. Ia hanya memegang pipinya yang habis di tampar, terlihat darah keluar dari sudut bibir Nita akibat tamparan Reqy.
Sementara Reqy yang habis menampar Nita, langsung mengusap tangannya dengan sapu tangan yang di berikan Pak Osmar. Seakan dirinya habis memegang kotoran. Ia masih menatap Nita dengan dingin di sana.
Reqy memang tidak segan - segan memukul seseorang. Jika orang itu membuatnya marah, apalagi ia tidak bisa menahan emosinya.
Salah satu teman Nita datang membantunya untuk berdiri.
“Tuan, saya tidak tahu apa salah saya, Anda tiba – tiba menampar saya. Saya di sini hanya membela hak saya. Urusan saya dengan teman saya, Adelia.” Ucap Nita membela dirinya. Ia bingung dengan Reqy yang tiba – tiba memukul wajahnya.
“Kau berurusan dengannya berarti kau berurusan denganku juga.” Tegas Reqy menatap Nita.
“Tuan, ini bukan salah saya, tapi salah Adelia. Dia sudah berselingkuh dengan tunangan saya.” Ucap Nita.
Reqy semakin marah mendengar ucapan Nita. Ia kemudian melirik istrinya, menatapnya dengan dingin. Ingin sekali rasanya ia memarahi Adelia di sana. ia mengurungkan niatnya itu karena tidak ingin memperlihatkan pada semua orang kalau ia tidak menghargai istrinya sendiri. Adelia hanya menunduk di depan suaminya dengan rasa takutnya.
Rasa amarahnya itu ia lampiaskan pada wanita yang sudah menghina dan menuduh Adelia sebagai wanita simpanan dan selingkuhan.
__ADS_1
“Ulangi apa yang kau katakan tadi?” Tanya Reqy dengan nada sedikit merendah. Ia menatap Nita sambil meregangkan tangannya.
“Dia selingkuh dengan tunangan saya, tuan.” Balas Nita sambil menunduk takut.
Reqy mengangkat tangannya untuk menampar Nita, tiba – tiba Adelia menghalangi suaminya, tepat di depannya.
“Kak......jangan di tampar lagi. Ini hanya salah paham, dia adalah teman SMAku.” Adelia berusaha membela Nita di depan suaminya. Ia membentangkan kedua tangannya untuk menghalangi Reqy memukul Nita.
Reqy menghentikan aksinya, ia menurunkan tangannya di depan Adelia.
“Salah paham.” Reqy mengerutkan keningnya melihat istrinya. “Jadi yang di katakan wanita itu memang benar kalau kau selingkuh dengan tunangannya.”
Reqy kembali memegang dagu istrinya mengangkat kepalanya, melihat lebih dekat wajah Adelia.
“Istriku....apa kamu sudah bosan dengan suamimu sendiri. Hah...sampai kau berani mencari pria lain?” Tanya Reqy dengan tatapan marahnya.
“Tidak kak, bukan seperti itu. Kak Reqy salah paham. Aku tidak punya hubungan dengan siapapun.” Balas Adelia berusaha membela dirinya.
Semua orang kaget mendengar ucapan Reqy apalagi dengan Nita dan Jaden. Nita syok dengan mata melotot sedangkan Jaden yang sejak tadi berdiri di dekat mereka, tak menyangka jika Adelia sudah menikah bahkan menikah dengan bos tempatnya bekerja.
“Apa... Jadi mereka suami istri. Bagaimana ini, aku sudah menghinanya di depan Tuan Reqy. Kalau aku di pecat bagaimana, aku susah payah agar masuk ke perusahaan besar itu?” Dalam hati Nita.
“Adelia....kamu benar – benar sudah menikah. Apa aku masih tidak punya kesempatan untuk kesekian kalinya?” Dalam hati Jaden dengan wajah kagetnya.
Hana yang terlihat
khawatir dengan kesalahpahaman mencoba menjelaskan pada Reqy.
“Tuan Reqy....Nita hanya salah paham, Adel tidak punya hubungan dengan tunangannya. Kami semua berteman di sini.”
Bersambung.
.
.
.
.
Ingat tekan LIKE di bawah ya. Harus loh. Tulis KOMENTAR kalian juga sebagai penyemangat Author. Kalau punya kelebihan koin dan poin silahkan VOTE novel ini.
__ADS_1
Terima Kasih