Married With Mr. Arrogant

Married With Mr. Arrogant
Merasa Dihianati


__ADS_3

🌹SELAMAT MEMBACA🌹


Kini Adelia dan Reqy sudah berada di Villa pribadi mereka. Mereka langsung pulang selesai menikmati makan malam yang sudah di siapkan Reqy untuk istrinya. Meskipun terlihat biasa makan malam yang di siapkan Reqy untuk istrinya tapi bagi Adelia itu sangat berkesan karena perubahan sikap Reqy yang begitu lembut padanya.


Reqy masuk ke dalam kamar pribadinya setelah mengatur tempat yang akan ia kunjungi besok bersama istrinya. Ia melangkah masuk ke kamarnya mencari keberadaan istrinya.


“Adelia kemana ya?” Gumamnya. Ia memutar kepalanya ke arah kamar mandinya saat ia mendengar suara air di dalam sana.


“Ternyata dia ada di kamar mandi.”


Derrk....derrk.


Tiba – tiba HP milik Adelia bergetar di atas meja nakas samping tempat tidurnya. Reqy melangkah ke sana saat mendengar suara getaran HP istrinya. Di sana sebuah email masuk dari sahabat Adelia bernama Mika. Mika adalah sahabat karib Adelia saat ia kuliah di luar negri. Mika mengirim pesan lewat email pada Adelia kalau ia sudah kembali ke Indonesia. Itu karena pesan Mika tidak bisa terkirim langsung di nomor Adelia.


Reqy membuka layar HP milik istrinya. Ia baru mau membuka email masuk dari Mika tapi wajahnya sudah berubah dingin saat ia melihat foto mesra istrinya dengan Rian terpampang jelas di layar HP-nya.


Ia langsung duduk di tepi tempat tidurnya dengan HP yang ia genggam erat di tangannya. Ia menunduk di sana dengan wajahnya yang sudah marah. Sorot matanya begitu tajam memandang ke bawah.


“Jadi kau memang tidak pernah menganggapku sebagai suamimu karena pria ini. Adelia, beraninya kau menghianatiku.” Reqy merasa dihianati oleh istrinya sendiri. Harga dirinya sangat terluka.


Adelia keluar dari kamar mandinya dengan handuk yang ia pegang. Ia habis membersihkan wajahnya di sana. Ia melihat suaminya tengah duduk tegak di tepi tempat tidurnya dengan kepala menunduk, posisi kedua tangannya bertumpu di kedua pahanya untuk menahan tubuhnya.


Seketika Reqy mengangkat kepalanya saat ia sadar Adelia sudah keluar dari kamar mandinya. Adelia merasakan perasaan takut melihat ekspresi dingin Reqy.


“Kenapa ekspresinya menakutkan begitu?” Dalam hati Adelia. Ia melangkah pelan ke arah suaminya melihat Reqy yang tak pernah mengalihkan pandangan ke arahnya.


“Kak Reqy kenapa. Apa Kak Reqy sakit?” Tanya Adelia.


Reqy tidak menjawab pertanyaan Adelia dan hanya mengatakan hal yang ingin ia tanyakan pada istrinya.


“Jadi alasan kau masih tidak menganggapku sebagai suamimu karena kau terus memikirkan mantan pacarmu itu?” Tanya Reqy dengan ekspresi dinginnya.


“Apa maksud Kak Reqy?” Tanya Adelia dengan serius.


Reqy langsung melempar HP milik Adelia ke lantai. Adelia kaget melihat suaminya melempar Hp-nya ke lantai. Ia segera mengambil HP-nya yang terjatuh tepat di depannya.


“Lihat itu. Berani sekali kau menghianatiku.” Ucap Reqy dengan suaranya yang terdengar keras.


Adelia melihat HP-nya, ia sadar saat melihat fotonya bersama Rian. Ia segera menjelaskan kepada suaminya kalau ia tidak berniat menghianati Reqy.


“Aku cuma memajang foto ini saja kak, aku belum sempat menghapusnya. Apa ini di anggap menghianati Kak Reqy?”

__ADS_1


Reqy langsung berdiri mendengar ucapan istrinya yang terlihat biasa saja. Bagi Reqy, itu membuat harga dirinya terluka sebagai seorang suami.


“Kau bilang cuma. Aku ini suamimu, dan pria yang ada di layar Hpmu itu adalah orang asing. Selama ini kau mengabaikanku karena dia kan.” Teriaknya dengan marah.


Adelia terlihat diam, ia tidak tahu harus mengatakan apa pada suaminya mengenai fotonya dengan Rian. Tidak bisa dipungkiri kalau ia masih sering melihat fotonya dengan Rian di HP miliknya.


Reqy kembali berteriak marah pada Adelia.


“Apa selama kau tidur denganku, kau selalu membayangkan pria lain. Hah?”


Adelia langsung mengangkat kepalanya melihat suaminya mengatakan hal seperti itu padanya.


“Apa maksud Kak Reqy?” Tanya Adelia. Wajahnya terlihat serius menatap suaminya.


“Kau menikmati tidur denganku, kau menikmati sentuhanku karena kau membayangkan pria itu melakukannya padamu kan.” Ucap Reqy dengan ekspresi dinginnya, matanya melotot melihat istrinya. Ia begitu marah, cemburu dengan apa yang ia lihat tadi.


Adelia seketika meneteskan air matanya mendengar ucapan suaminya. Ia begitu terluka mendengarnya. Kenapa ia bisa terluka dengan kata – kata Reqy yang tidak pernah ia anggap sebagai suaminya. Apakah perasaannya sekarang sudah berubah cinta?


“Jawab.” Teriak Reqy dengan keras membuat Adelia terkejut.


Adelia hanya menangis di sana dengan wajahnya yang menunduk. Reqy semakin marah melihat isak tangis istrinya. Ia langsung merebut HP milik Adelia lalu melemparnya ke dinding dengan keras.


Adelia kaget sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya ketika melihat Hpnya terlempar.


Adelia berjalan cepat untuk mengambil HP-nya. Reqy semakin marah, ia langsung menarik tangan istrinya dan melemparnya ke kasur.


“Beraninya kau memperlakukanku seperti orang asing.” Ucap Reqy dengan marah. Ia berdiri di depan istrinya sambil melepaskan pakaiannya.


Adelia terlihat ketakutan melihat ekspresi marah suaminya apalagi ia melihat Reqy yang ingin memaksanya lagi.


“Kak Reqy mau melakukan apa?” Adelia bangun dan mundur ke belakang.


“Kemari kau.” Reqy langsung menarik kedua kaki istrinya dengan kasar sampai tubuh Adelia berada di depannya. Di sana ia menindih tubuh Adelia lalu mencium paksa istrinya sampai ke lehernya. Reqy menarik kedua paha Adelia dengan kasar membuat wanita itu semakin takut.


“Aaaaa....jangan. Aku mohon jangan.” Adelia berteriak ketakutan. Ia memang sering melakukan hubungan badan dengan suaminya tapi kali ini ia takut melihat Reqy yang begitu kasar padanya.


“Aku lebih suka kau berteriak seperti ini dari pada kau menerima dengan suka rela.” Ucap Reqy melihat Adelia menangis di depannya. Dalam pikirannya sekarang kalau Adelia menolaknya, itu berarti Adelia tidak menganggap dirinya sebagai orang lain. Bahkan Reqy berpikir kalau selama ini Adelia suka rela berhubungan badan dengannya karena selalu membayangkan Rian yang melakukan itu padanya.


Reqy kembali memaksa melakukan hal itu pada Adelia membuat Adelia sangat kesakitan menerima perlakuan kasar suaminya.


“Kak Reqy....hentikan. Sakit.....aku mohon...hiks....hiks...”

__ADS_1


Reqy tidak menanggapi istrinya yang mengeluh kesakitan. Baginya sekarang tidak sebanding rasa sakit hatinya pada Adelia yang pikirnya kalau Adelia telah menghianatinya. Meskipun Adelia hanya menyimpan foto mesranya dengan Rian yang sudah meninggal tapi bagi Reqy itu adalah penghianatan besar Adelia.


Setelah Reqy puas, ia langsung melemparkan tubuhnya ke kasur. Sementara Adelia terkapar lemah dengan wajahnya yang masih menangis. Ia memalingkan wajahnya ke samping tidak ingin melihat suaminya.


***


Selama satu jam, mereka tertidur di sana dengan posisi Reqy memeluk istrinya dari belakang.


Tiba – tiba Reqy bermimpi buruk tentang kematian kedua orang tuanya. Sekucur tubuhnya berkeringat dingin dengan nafas yang Adelia rasakan di telinganya.


“Jangan pergi...jangan tinggalkan aku sendiri.” Ucap Reqy dalam tidurnya.


Adelia membuka matanya mendengar suara suaminya. Ia memegang tangan Reqy yang memeluk tubuhnya. Ia kaget ketika menyentuh tangan suaminya yang sangat panas. Ia membalikkan badannya melihat Reqy yang terlihat gelisah dalam tidurnya.


“Astaga...kenapa badannya bisa panas begini?” Gumamnya sambil menyentuh jidat Reqy. Merasakan panas dalam tubuh suaminya.


“Aku harus mengompres tubuhnya. Aku juga harus menghubungi Emir dan Lumi supaya datang ke sini.”


Adelia ingin melepaskan tangan Reqy yang terus memeluknya agar ia bisa bangun dari sana. Tapi Reqy tidak melepaskan pelukannya dan semakin mempererat pelukannya pada Adelia yang sudah berhadapan dengan dirinya.


“Jangan tinggalkan aku sendiri.” Reqy kembali mengigau.


Adelia terlihat kasihan melihat suaminya yang gelisah dalam tidurnya.


“Apa yang terjadi padanya. Badannya begitu panas dan ia terus mengigau?”


Lagi – lagi Reqy kembali mengigau.


“Jangan pergi.”


“Aku di sini. Aku tidak akan pergi.” Adelia membalas pelukan suaminya sambil mengusap – usap kepala Reqy yang ada di atas dadanya agar Reqy bisa kembali tenang. Ia kemudian melihat Reqy mengerutkan keningnya. Seketika ia mengusap lembut kening Reqy dengan jari telunjuk dan jari tengahnya membuat Reqy merasa tenang. Meskipun Reqy sudah berbuat kasar padanya tadi, tapi ia merasa sangat kasihan dan tidak tega melihat keadaan suaminya yang tiba – tiba menderita seperti itu.


Bersambung.


.


.


.


Ayo loh ngga tekan LIKE. Tekan LIKE ya, di bawah. Tulis KOMENTAR positif kalian juga di bawah. Silahkan VOTE ya untuk Reqy dan Adelia.

__ADS_1


Terima Kasih.


__ADS_2