Melepas Lajang

Melepas Lajang
Bab 39 #Melepas Lajang


__ADS_3

betul yang di katakan ketika kita ikhlas dengan takdir yang Allah tetapkan maka kebahagiaan ada di depan mata


___


Menunggu beberapa tahun untuk nya, setiap di sepertiga malam menyebut namanya mendesak pencipta agar ialah jodoh untuk nya. Inilah saatnya Zidan Rafasha akan melepas lajang, hari dan bahagia meliputi semua keluarga dan sahabat. Penghulu geleng-geleng ia harus mengubah ulang kembali daftar pernikahan yang sudah tercatat. Penghulu siap begitu juga dengan Abah sebagai wali dari Kiran, Abah sudah menganggap Kiran menjadi anaknya. Jikalau waktu itu Kiran mau Abah mengambilnya untuk di adopsi tapi itulah Kiran ia tak ingin meninggalkan ibu panti setelah suami ibu panti meninggal. Zidan tegang juga gugup, dalam hati tak henti-hentinya ia bersyukur.


Abah menjabat tangan Zidan dengan sangat erat, satu hembusan nafas di ikrarkan nya ijab kabul atas nama Kiran Adzkia. Suara itu terdengar oleh Kiran saat kata sah di teriakkan oleh semua orang, Kiran sangat mengenal suara Zidan.


" Kak itu seperti suara kak Zidan, apa mungkin hanya halusinasi ku saja". Aisha istri dokter Azzam yang menemani Kiran juga di dalam tersenyum.


" Coba dengarkan dengan baik siapa". Kiran membelalakkan mata memang benar itu adalah suara Zidan.


" itu suara kak Zidan". Kiran keluar dari kamar sedikit berlari karena memang susah menggunakan gaun nya. Kiran turun dari kamar atas ia kepayahan di susul oleh Aisha.


Kiran berhenti melihat siapa yang ada di depan penghulu saat ini, ada Abah juga Zidan yang memakai jas.


" Pernikahan Zidan Rafasha dan Kiran Adzkia sudah sah di mata agama dan hukum". Kiran menangis haru ia seperti tak percaya jika yang mengucap kan ijab kabul adalah Zidan. Zakia dan umi menghampiri Kiran, karena Kiran sejak tadi mematung. Zidan kemudian berdiri menghadap Kiran, kini yang ada di hadapannya adalah Kiran sebagai istrinya.


" Kenapa bingung sayang temui Zidan suamimu". umi mengatakan nya di hadapan Kiran. Zidan mengangguk menandakan jika kini ia adalah suaminya.


Kiran berlari menghampiri Zidan ia sudah tak peduli lagi semua orang di sekelilingnya, Kiran langsung memeluk Zidan membuat semua orang terharu dan langsung menangis.


" yah kayak film India aja, ngga sabar aja ini pengantin". ungkap Aris ia juga meluluhkan air matanya.


" kamu juga nangis hemmm..." Rendi tak bisa menahan juga air matanya.


" terharu aku adik kita akhirnya bisa menikah dengan orang yang di cintai nya".


" Lanjut jangan di sini dek malu di liat orang banyak". ucap Tomi.


Kedua nya sadar Zidan lalu melerai pelukan Kiran, mereka malu di lihat oleh banyak orang.

__ADS_1


" Maaf kak..." Kiran menunduk malu. Hamdan mengusap kepala Kiran ia menangis juga.


" Hadeh persis di novel ceritanya, sudah pengantin pria silahkan sematkan cincinnya di jari tangan pengantin wanita". ucap penghulu sembari geleng-geleng.


Zidan mengusap air mata Kiran terlebih dahulu kemudian ia menyematkan cincin nya di jari manis Kiran. Mas kawin ia berikan kepada Kiran meskipun mas kawin patungan.


Acara khidmat masih banyak orang yang menangis melihat pengantin hari ini, menangis karena bahagia bisa bersama orang yang di cintai. Acara Salim pengucapan selamat kepada kedua mempelai. Umi memeluk Kiran begitu erat ia mengusap air mata Kiran.


" Ingat kata umi jangan menangis lagi ya, anak umi tak boleh menangis". Kiran mengangguk.


" selamat sayang umma ikut bahagia". semua mengucapkan salam.


Zidan di angkat oleh teman-temannya pertanda temannya ikut bahagia akhirnya Zidan kini menikah. Kini ia melepas Lajang nya untuk Kiran Adzkia.


" wah akhirnya senior kita melepas Lajang,". memang Zidan tertua di antara mereka, Zidan diterbangkan oleh teman-temannya. semua orang terkekeh melihat tingkah para sahabatnya.


" Zidan jangan lupa baca bismillah dulu"


" Tenang nanti akan aku balikin".


" ah tak perlu di balikin kami ikhlas, biarkan jadi cerita". ucap Tomi semua kembali tertawa.


Kini panti itu tak jadi gagal dalam resepsi pernikahan untuk Kiran, semua orang bahagia banyak yang menyumbangkan lagu untuk kedua mempelai. doa-doa di panjatkan oleh semua tamu undangan. Kini yang ada tawa bukan lagi tangisan.


Ibu panti masih menangis karena bahagia, Kiran memeluk ibu panti dan mengusap air matanya. betul yang di katakan ketika kita ikhlas dengan takdir yang Allah tetapkan maka kebahagiaan ada di depan mata.


" udah ibu jangan menangis lagi Kiran tak akan sanggup melihat ibu menangis begini, hari ini adalah hari pernikahan Kiran ibu harus bahagia".


" ibu bahagia nak sangat bahagia akhirnya doa ibu Allah ijabah".


_

__ADS_1


" ingat Zidan sebelum kamu mengenalnya Kiran adalah adik kami, jika kamu menyakiti nya akan ku kubur kamu hidup-hidup ". semua orang tertawa mendengar Tomi.


" ia tetap adik kami sampai kapanpun Zidan, awas jika membuatnya menangis sedih.". ucap Aris.


" bahagiakan Kiran kamu harus membuat nya bahagia". Rendi menambahkan.


" Kamu kakak ipar ku tapi menikahi adikku, siapapun kamu Zidan kamu berada dalam pengawasan ku karena Kiran adikku. seperti yang kamu lakukan padaku mengawasi ku untuk adikmu Kia Istriku.". semua terkekeh Zidan di berondong dengan ancaman-ancaman oleh kakak-kakak Kiran.


" Pengantin nyanyi dong". Aris menarik Zidan.


" ayo nyanyi nyanyi"


" aku tak bisa bernyanyi". memang Zidan sama sekali tak pernah bernyanyi.


" ayo dengan kebahagiaan mu". Zidan tetap mematung karena ia benar-benar tak bisa menyanyi. akhirnya Rendi bernyanyi bersama Fadil teman satu kantor nya.


Acara pernikahan hari ini memang tertutup tak begitu banyak yang datang, karena awalnya Tedy tak ingin di publikasikan pernikahannya dengan Kiran. Takut ketauan Laura, namun memang niat buruk Tedy terbongkar di ketahui oleh istrinya. Pernikahan Tedy gagal kini foto yang di pajang Tomi buang.


" Kita akan adakan resepsi nanti di rumah ya umi".


" pasti dong Abi, anak laki-laki kita akhirnya laku juga". keduanya tertawa sembari sedikit berteriak karena suara musik terlalu menggema.


" Iya umi kita bikin pesta di rumah ya, resepsi besar mengundang semua orang tanpa terkecuali. ingat pembaca silahkan datang besok ya di tunggu, eh iya kakak Feni jangan lupa di undang biar kita tak apes". ucap kia ia tertawa.


Acara khidmat bahagia hingga ashar, tak ada yang pulang mereka ikut istirahat di situ para sahabat Zidan. Anak-anak panti ikut bahagia melihat kakaknya Kiran kini bisa tersenyum bahagia.


" akhirnya ya kak, kak Zidan bisa jadi kakak kita beneran. Kakak tau setiap malam Aurel mendoakan jika kak Kiran bisa sama kak Zidan. Alhamdulillah Allah mengijabah". ucap Aurel senang


" terimakasih cantik atas doanya". semua orang gembira ria untuk hari ini. sejak tadi Zidan mencuri pandang melihat ke arah Kiran. Kiran begitu cantik dengan balutan gaunnya, teman-temannya sengaja menahan Zidan agar tak dekat Kiran mereka sedikit nya mengerjai Zidan. wkwkwk selalu begitu sahabat nya sedikit jahat.


_____

__ADS_1


jangan lupa vote ya kakak dan beri hadiah


__ADS_2