Melepas Lajang

Melepas Lajang
Bab 65 #nasehat zidan


__ADS_3

Zidan siap untuk datang ke perusahaan Datok ia di dampingi oleh Erga adik iparnya. Datok datang hari ini pesawat landing sekitar pukul 3 sore, mama juga nanti akan menjemput suaminya. Mereka sarapan pagi, mama memasak banyak sekali makanan hari ini. Mama bahagia kini ia bisa bersama Kiran anaknya yang telah lama hilang.


" Beginilah kualitas barang kami kak, kami tak pernah menutupi. untuk itulah semua rekan bisnis kami senang karena kami jujur." Zidan tersenyum ia melihat ke barang produksi milik datok yang akan ia pasarkan ke Indonesia.


" Bekerja itu butuh kejujuran Erga itu nomor satu, soal rezeki biarlah Allah yang mengaturnya.." Erga manggut-manggut itu juga yang selalu papa nya ajarkan.


" maaf bukan kami tidak percaya dengan perusahaan kalian, hanya saja inilah prinsip dari perusahaan kami harus melihat secara langsung biar semuanya gamblang Erga. Kami bekerja tak hanya makan untuk diri kami tapi untuk ribuan karyawan. jika kami rugi akan berdampak ke mereka semua." papar Zidan.


" iya kak, terima kasih sudah memberi Erga nasehat. erga baru saja bekerja di perusahaan papa karena Erga baru saja lulus. Erga akan lakukan seperti yang kakak dan papa sarankan". .


" ingat Erga sebanyak apapun harta kita semuanya adalah titipan dan saat kita nanti mati tidak akan satupun yang di bawa kecuali selembar kain". Zidan lagi menjelaskan kepada erga, karena Erga masih muda emosinya masih labil. ia harus terus mendapatkan nasehat.


" astaghfirullah kadang Erga lupa kak, Erga terus saja bekerja hingga tak ingat itu waktu. Erga masih asyik dengan dunia kerja ini kak, apalagi setiap uang yang masuk banyak Erga sampai lupa. " Erga tertawa kecil.


" memang di dunia ini kita butuh yang banyak untuk hidup kita kesenangan kita, namun kita juga harus ingat untuk menyisihkan sebagian dari hasil kerja kita untuk mereka yang masih membutuhkan. anak yatim ataupun orang-orang miskin masih banyak orang yang butuh uang kita. Kita butuh bekerja keras Erga dan ingat meskipun semua itu mudah kamu dapatkan jangan lupa juga untuk mendahulukan Allah. jika ia sudah memanggil mu cepat lah kamu menghadapnya. Adzan itu panggilan dari Allah agar kita ingat, jika semua dalam diri kita Allah lah yang berkuasa ". Erga jadi tercubit hatinya, ia selalu mengundur waktu shalat apalagi kalau kerjaan tanggung.


" Erga memang sering menunda shalat kak, pikir Erga kan waktunya masih panjang. yang penting shalat dan kewajiban Erga bisa gugur.". Zidan tersenyum Erga memang butuh nasehat.


" Kamu tak adil Erga, Allah saja mendahulukan rezeki untuk mu masa untuk shalat saja kamu menundanya. padahal shalat itu tak lama, tak akan menghabiskan waktu satu jam. kalau kamu kerja bahkan bisa lebih dari tiga jam, bersyukur Erga Allah masih memberimu kesehatan. Kamu masih bisa berjalan untuk shalat ke masjid berjamaah, karena lali-laki sangat di anjurkan untuk berjamaah shalat di masjid." Erga dengan seksama mendengarkan Zidan sembari berjalan menyusuri pabriknya.

__ADS_1


" di mana mushola nya". Erga menunjuk ada satu tempat kecil di sana untuk shalat.


" kamu tak punya mushola khusus di perusahaan mu".


" mereka kebanyakan shalat di ruangan nya kak jarang untuk datang ke sini". Zidan mengusap punggung Erga.


" Kakak bangga dengan bos kakak sekaligus adik ipar kakak Hamdan, ia kaya namun orangnya sederhana ia selalu mendahulukan yang membutuhkan. bekerjanya bukan hanya untuk nya tapi memikirkan orang lain, kami ada tempat khusus di buatkan nya masjid lumayan besar di perusahaan. dan saat waktu shalat setiap staf ada tugas untuk adzan dan jadi imam, agar mereka belajar ngga lucu kan kita muslim ngga bisa adzan. dan kami mengutamakan shalat berjamaah bagi para laki-laki untuk ke masjid. sesibuk apa pekerjaan itu kami minta mereka untuk meninggalkan nya, setelah laki-laki selesai barulah wanita shalat."


" MasyaAlloh keren ya kak Hamdan itu ".


" iya kakak selalu bangga padanya. Bersyukur adik kakak Zakia bisa menjadi jodohnya." Hamdan tersenyum mereka duduk di kursi sejenak.


" kamu pintar sekali menilai wanita cantik. Zakia memakai cadar sejak dulu, dia selalu di ganggu para laki-laki kurang ajar dan preman jadi ia memutuskan untuk memakai cadar. ia takut terjadi fitnah karena kecantikan nya". jelas zidan.


Mereka berjalan lagi menuju ruangan Erga, Zidan sudah memeriksa dari produksi yang di buat oleh perusahaan Datok. Erga mengajak keruangannya agar ia leluasa untuk mengobrol.


" kamu sudah punya calon Erga". tanya Zidan, Erga pun terkesiap. Erga pun nyengir ia malu jika di tanya soal calon istri karena bahkan hari ini Erga tak ada wanita yang dekat dengannya.


" tidak kak, mama tak pernah mengizinkan kami berpacaran".

__ADS_1


" MasyaAlloh mama memang sangat sayang padamu Erga, jika ia tak sayang ia tak akan menasehati mu sedalam itu. Pacaran itu dalam kamus umat muslim tak ada Erga karena ia akan berdampak pada dosa dan maksiat. kalau mungkin wanita yang kamu sukai ada". tanya Zidan lagi ia ingin tau Erga itu bagaimana. Erga justru tertawa kenapa kakak ipar nya sampai tanya masalah pribadi Erga, namun Erga senang banyak sekali nasehat yang di berikan Zidan.


" ada si kak tapi...".Erga menggantungkan ucapannya.


" kenapa". Zidan jadi penasaran.


" dia wanita saliha kak, orangnya sederhana tak banyak bicara dan selalu menundukkan pandangan. Erga jadi takut untuk mendekati, macam Erga begini apa ya mau".


" kenapa kamu meragukan kuasa Allah erga, khitbah dia langsung ". Erga garuk-garuk kepala ia tak punya nyali untuk melakukan itu.


" sepertinya Erga tak pantas untuk nya kak, dia wanita saliha Erga mengenalnya saat di kampus. Senyumnya manis Erga suka."


" Bertaubat lah Erga supaya kamu pantas bersanding dengannya, tak ada yang tak mungkin bagi Allah. Jika kamu benar-benar mengharapkan nya cepat lakukan khitbah untuk nya dan mendekatlah kepada Allah agar kamu pantas bersanding dengannya. masa belum mulai kamu sudah menyerah Erga, itu bukan laki-laki tapi...."


" issshhh.... kakak". Zidan tertawa Erga tak mau di bilang b**ci.


Perbincangan pribadi Zidan cukupkan ia alihkan pada pembicaraan awal ia datang ke Malaysia untuk bisnisnya. Erga menjelaskan semua produk yang mereka produksi, dengan kualitas yang insyaallah sangat baik. Zidan senang bekerja sama dengan mertuanya akan membawa perusahaan mereka meraup keuntungan yang lebih besar. Banyak pelajaran hari ini yang erga dapatkan dari Zidan, tak lepas dari pembicaraan tentang perusahaan nya.


___

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2