
Erga tersenyum berada di dalam kamarnya menunggu malam berlalu, rasanya terasa lama malam ini. ia ingin segera pagi mau menjenguk ibunya Aisyah di rumah sakit serta plus-plus melihat aisyah.erga menunda untuk mengutarakan maksud tujuan ia datang ke rumah kemarin.
" malam katakan pada dunia aku rindu, tolong katakan padanya aku cinta". Erga mesem-mesem sendirian, fix ia dalam fase tak waras.
" Mesem-mesem kayak wong edan". pintu Erga kebetulan belum di tutup Rendi menghampiri karena mau pinjam cas hp, ia lupa bawa dari rumah.
" kakak mengganggu hayalanku saja".
" ngehayal tuh yang bermanfaat di tulis jadikan cerita novel biar dapet duit, ngehayal cuma-cuma".
" Aku tak sepandai para pembuat novel kak, kata-kata ku pasti ancur tak mengarah".
" ya latihan tulis terus biar dapet cerita bagus nanti lama-lama, terus aku peringatkan buat yang sudah baca jangan lupa like dan beri komentar yang banyak tiap bab. penulis novel juga sudah mengorbankan jiwa dan raga serta pikiran nya penuh untuk fokus nulis. Baca gratisssss like aja pelit, tau ngga kalian berpahala Lo sedekah buat like dan beri komentar yang banyak ".
" kakak promosi atau kesel sedikit yang like." Rendi terkekeh.
" ngga sih itu mungkin rezeki penulis baru sampai segitu ".
" oh iya ya...serahkan semua pada Allah yang penting ikhtiar dulu". Rendi mengangguk.
" Kenapa mesam-mesem dari tadi ". Rendi akhirnya ia cas hp nya di kamar Erga ia ingin tau yang terjadi dengan Erga, ingin dekat dengan adik ipar .
" ngga papa kak menunggu pagi kok lama ya".
" eh ni anak, kamu lagi jatuh cinta." Erga tersenyum saja.
" Kamu sudah dewasa Erga jika sudah siap dan ada calonnya jangan menunggu lama awas dosa ". Rendi memperingatkan, ia lalu ikut rebahan di kamar nya Rendi.
" iya kak sedang pedekate ".
" khitbah langsung erga itu cara muslim yang baik, datangi orang tua nya".
" iya kak kemarin aku sama kak Zidan niat begitu tapi ternyata kenyataan tak semulus rencana. Sampai di sana ibunya sakit Erga jadi mengurungkan niatnya, mungkin Erga akan ke sana lagi besok kak." Erga terbuka dengan kakak-kakak iparnya.
" nah itu namanya laki-laki, kakak doakan sukses ya. nampaknya yang kamu kagumi ini bidadari surga ya".
__ADS_1
" tak hanya kak, Erga suka sejak di bangku kuliah melihat nya. ia sederhana sekali kak, bukan dari orang berada sih kak".
" Tak apa berada atau tidak yang penting ia baik saliha, selevel itu bukan dari materi saja tapi juga ilmu dan sikap."
" Doakan Erga ya kak semoga Erga di terima, ia bukan wanita yang haus akan uang aku jadi ketar ketir ini kak."
" lebih sulit memang yang begituan, itu menunjukkan jika dia wanita berkualitas Erga. Semangat jangan menyerah, meski harta mu yang banyak tak akan bisa membelinya.".
" Nah itu dia kak, Erga bingung caranya bagaimana bisa menaklukkan dia".
" Dekatkan diri pada Allah Erga pasrah, jika memang ia jodohmu akan ada cara yang baik nantinya kalian berada dalam naungan Cinta. Rayu Allah jika merayunya sulit, ".
" Besok Erga mau menemui nya kembali kak ".
" keren kakak suka sikap pemberanimu, itu baru namanya laki-laki ". Rendi dan Erga ngobrol hingga larut sampai penuh cas di handphone Rendi, ana sudah tidur sejak tadi ia sangat lelah. Giman ngga lelah tiap hari di kungkung sama Rendi. UPS...
****
Erga bersiap ia akan ke kantor, jelas banyak berkas yang sudah menumpuk kemarin ia tak berangkat ingin menyelesaikan misinya tapi ia gagal. Semua sudah duduk di meja makan mereka akan sarapan pagi, kepulangan Zidan akhirnya di tunda karena Kiran belum pulih. Datok tak mengizinkannya untuk pulang dulu beberapa hari, Zidan sudah menghubungi Hamdan dan Tomi mengenai istrinya. Hamdan khawatir kalau mengenai Kiran ia pun mengizinkan perusahaan Hamdan sendiri yang akan terjun ke lapangan.
" minta nikah kak, " ucap iza mengejek kakaknya.
" itu pasti lah dek, tapi bukan itu. Pa hotel kita ada yang membutuh kan karyawan ngga, Erga mau azzam tidak menjadi OB.".
" Sekarang sih belum ada, memang ia lulusan apa."
" sepertinya SMA pa, kasihan pa keluarga nya butuh uang sedangkan ia harus menghidupi keluarga nya dan ibunya sedang sakit adiknya masih sekolah butuh biaya." Papa berfikir sejenak posisi apa yang pantas selain OB di hotel milik papa.
" Bisa sih tapi apa ngga curiga nanti yang lainnya jika papa langsung naikkan, papa tak mau Erga kita harus tetap bekerja profesional". terang Datok.
" terus gimna pa".
" Gini saja ia suruh saja daftar di hotel baru kita yang ada di sini lebih dekat, masih ada banyak posisi yang belum di duduki. Murni pakai pendaftaran ya nanti papa yang akan seleksi langsung. namanya siapa."
" Azzam Al Ghazali pa."
__ADS_1
" namanya bagus pasti orangnya ganteng ya kak." celetuk iza, erga langsung menjewer iza adiknya, iza meringis.
" kuliah yang bener dulu baru lirik soal cowok ngga ada pacar-pacaran dosa."
"iya ya kak becanda juga." yang lainnya tertawa.
" makasih ya pa semoga kita bisa membantu azzam." papa tersenyum.
" aku mau jalan-jalan sama ana kamu ikut ngga Zidan." tanya rendi. Zidan menoleh ke arah Kiran terlihat istrinya masih sedikit pucat.
" sepertinya aku masih di rumah dulu tak tega aku sama Kiran ia masih pucat."
" kakak jalan-jalan saja sama kak Rendi, Kiran ngga apa-apa di rumah aja kak ada mama " ucap Kiran suara nya masih melemah.
" tak akan sayang, aku mau menemanimu di rumah. untuk jalan-jalan kita bisa lakukan lain kali." Zidan sangat menyayangi Kiran tak mungkin dia pergi sendirian.
" ya Kiran biar Zidan di rumah aja kalau kamu tak ikut, kamu begitu juga karena perbuatan nya." semua terkekeh Rendi dengan jelas berkata.
" Kamu liat aja nanti istri mu hamil juga begini."
" tak apa aku akan suka kalau ana bisa cepat hamil, iya kan sayang." ana hanya mesem dia malu .
" Erga berangkat dulu ya semua, mau cepet selesaikan pekerjaan tapi nanti Erga pulang agak telat ya ma."
" mau kemana sayang." tanya mama yang selalu khawatir dengan anak-anak nya.
" mau jenguk ibu nya teman Erga di rumah sakit ma".
" ya sudah pulangnya jangan terlalu malam ya, jangan lupa makan dan shalat " pesan mama selalu ketika anak-anak nya mau pergi.
" iya mama sayang". Erga mengecup mamanya tak ada kebimbangan sama sekali Erga, ia sudah menganggap ibu kandungnya.
Semua menyelesaikan makanannya kemudian Datok akan pergi melihat proyek yang telah di bangun. iza pergi ke kampus.
__
__ADS_1