
Sedikit lagi Hao Ryun menebaskan tekhnik pedangnya pada Go Jing San, tak ia sangka salah satu dari mereka mempunyai kecepatan yang lumayan tinggi juga.
“Tian Huaue mari kita serang secara bersama-sama, meskipun ia bisa menahan kita bertiga di sini tapi pasukan kekaisaran tidak,” Su Yang Ji mengajak pemimpin demon untuk bekerja sama bersama dengan Go Jing San.
Hp Ryun tersenyum menyeringai lebar mendengarkan hal itu, “kalau begitu ayo kita lihat antara pedang ku yang hancur atau para sampah itu yang mati duluan,” 3 pedang iblis miliknya kemudian melesat ke segala arah membunuh seluruh pasukan musuh di setiap jalurnya.
“Itu Pedang Iblis milik sang Tuan Pemburu Iblis..!! Ia datang membantu kami..!!”
“Bertahan..!!! Kita pasti menang..!!!”
Ketiganya terkejut bukan main. Sebagai seorang Kultivator Ahli Surgawi yang terkenal di seluruh daratan Benua Atalist, Pemburu Iblis sedikit sekali yang tahu tentang kemampuan bertarungnya sehingga mereka pun cukup terkejut saat pertama melihatnya. Bahkan seorang komandan pasukan mereka yang notabenenya seorang dewata agung tapi tak bisa menghentikan pedang tersebut sama sekali.
“Kau-!! Beraninya kau melakukan...”
“Jangan banyak bicara disaat kau tidak di dalam suasana yang tepat,” potong Hao Ryun yang tiba-tiba muncul di samping Go Jing San lagi.
"Slashh..!!"
“Akhh-!!!”
Kali ini tak ada yang menyadarinya sama sekali, gerakan Hao Ryun lebih cepat di tambah jaraknya yang lebih dekat daripada sebelumnya. Go Jing San mendapatkan dua luka tebas yang dalam di tangan kanannya, ia menjerit-jerit kesakitan. Alasan kenapa Hao Ryun menyerang Go Jing San terlebih dahulu yang merupakan seorang goblin karena ia lah yang tak mempunyai kemampuan regenerasi dan ketahanan daya pisik, berbeda dengan Su Yang Ji dan Tian Huaue.
Tian Huaue dan Su Yang Ji langsung menyergap Hao Ryun bersamaan dari belakang, Hao dengan santai memutarkan pedangnya ke belakang membuat keduanya melompat mundur kembali ke belakang, mereka sudah paham sekali kalau tetap melanjutkan mungkin tangan mereka sudah terpotong saat itu juga.
“Ada apa? Bukankah kalian ingin membunuhku?” Hao tersenyum menantang lalu kemudian tertawa keras-keras.
“Su Yang Ji, Go Jing San kali ini kita harus bekerjasama untuk mengalahkannya disini saat ini juga atau nanti Kakak Wei akan marah. Kalian berdua sudah tahu bagaimana sikapnya itu, alasan ia memanggil kita kemari pasti karena ia sudah keluar dari pengasingannya,” Tian Huaue mengajak mereka untuk bekerjasama.
“Perbedaan kekuatan kita memang sangat jauh berbeda dengannya, sedari awal aku sudah ragu meskipun kita bertarung bersama kita pasti akan kalah,” ujar Go Jing San ragu-ragu.
“Sepertinya Go Jing San sudah tak bernyali besar lagi hanya karena dua tebasan pedang. Lagipula kita hanya perlu menahannya disini tak perlu sampai membunuhnya, tunggu sampai Kak Wei datang,” ujar Su Yang Ji.
Hao Ryun menatap mereka bosan, “berhentilah berbisik-bisik membicarakan strategi di depanku,” Hao langsung maju menyerang tak memberikan kesempatan sama sekali untuk mengatur strategi.
“Tuan Pemburu Iblis! Karena kau sangat ingin dibunuh maka kami tak akan sungkan untuk menjadikan tempat ini sebagai pemakaman mu..!!”
“Namamu Su Yang Ji kan? Anjing memang seringkali menggonggong ketika merasa ketakutan,”
“Kau-!! Keparat-!!”
“Su Yang Ji! Jangan terpancing!”
“Kau mempunyai marga yang sama dengannya apakah kau bagian dari tumpukan sampah Benua Atalist itu, Tian Huaue?”
“Go Jing San! Su Yang Ji! Kita bunuh saja keparat ini!”
Mereka pun bertarung namun Hao Ryun tertawa senang melihat mereka yang mudah sekali terpancing emosinya, meskipun terjadi pertarungan 4 lawan 1 tidak seperti sebuah pertarungan yang sulit bagi Hao Ryun bahkan terkesan Hao yang mempermainkan mereka bertiga.
“Setelah ku perhatikan cara serta tekhnik kalian bertarung sepertinya aku tahu darimana kalian berasal,” tebak Hao Ryun ditengah pertarungannya.
“Jadi hanya seperti ini saja kemampuan dari Negara Lembah Terkutuk,” lanjut Hao Ryun menyeringai lebar meremehkan diikuti dengan tawanya yang menggelar.
“Padahal tinggi di tempat yang sama tapi sepertinya kalian kurang rukun ya,” lanjutnya terus-menerus meremehkan.
“Sungguh sebuah kehormatan negara kami yang kecil bisa dikenal oleh sosok hebat seperti anda,”
“Su Yang Ji! Berhenti berbicara omong kosong dengannya!”
__ADS_1
“Berisik! Siapa yang perlu kau peringati!”
“Bisakah kalian berdua diam! Tian Huaue! Su Yang Ji! Sekarang bukan waktunya untuk bertengkar! Kalau kau terus bertengkar aku jamin aku akan pergi ketimbang harus merelakan nyawaku karena kebodohan kalian!”
Tak henti-hentinya mereka bertengkar di tengah-tengah pertarungan tersebut, Hao Ryun hanya menepis serangan mereka tanpa menyerang balik. Ia sangat menikmati kebodohan mereka bertiga yang malah bertengkar bukannya bertarung sekuat tenaga.
“Jika kalian terus bertengkar di tengah pertarungan kalian bisa mati lho..”
"Tekhnik Roh, Tarian Pedang Iblis”
Ketiga orang tersebut buru-buru melompat mundur dengan cepat namun pergerakan Hao yang lebih unggul mereka tetap mendapatkan luka dari tekhnik tersebut.
“Akhh-!!”
“Mau sampai kapan kau bersembunyi. Apa kau berniat untuk membiarkan rekanmu mati disini,” teriak Hao Ryun ke salah satu arah.
Seseorang yang sedang bertarung dengan salah satu pasukan khusus kekaisaran menengok ke arah pertarungan Hao berada. Hao memandangi sosok tersebut dengan sangat tajam kemudian ia pun hendak menyelesaikan pertarungannya namun dengan cepat Hao datang tepat waktu di hadapannya menghentikannya yang ingin membunuh pasukan kekaisaran tersebut.
“Bukankah Tuan Pemburu Iblis mempunyai lawan bermain sendiri mengapa malah mengganggu pertarungan kami para bawahan,” ujarnya menyindir Hao Ryun yang tiba-tiba muncul di hadapannya.
Tanpa basa-basi lagi Hao Ryun langsung menyerangnya begitu saja karena ia merasakan adanya hawa berbahaya yang lebih tinggi dari sosok tersebut ketimbang ketiga pemimpin yang ia lukai itu.
Sebuah boneka dengan jubah dan topeng hitam muncul dari bawah tanah menghadang tebasan pedangnya hanya dengan tangannya. Terdengar bunyi seperti besi yang beradu saat pedangnya menyentuh tangan boneka tersebut.
Dalam sekali serangan tersebut Hao Ryun langsung tahu siapa sosok yang ingin ia serang tersebut, namun dari belakang trio pemimpin itu bersama-sama melancarkan serangan kejutan padanya. Alhasil Hao Ryun tak bisa menghindari serangan tersebut dengan cukup cepat.
"Jika hanya mereka bertiga saja aku sanggup untuk membunuh mereka, tapi dengan kehadirannya disini mustahil ia akan membiarkanku dengan leluasa membunuh mereka," batin Hao Ryun sadar dirinya hanya bisa menunggu bantuan datang.
Tak berhenti sampai di sana mereka bertiga kembali melancarkan jurus dan tekhnik bertarung, namun dengan santai Hao Ryun menahan mereka karena sosok yang mengendalikan boneka tersebut tak ikut membantu mereka sama sekali. Jadi pertarungan menjadi seperti sebelumnya, satu lawan tiga orang.
Jalan Iblis berbeda jika dengan jalan bela diri, peracik, penempa ataupun susunan. Jalan iblis mempunyai 3 cabang di dalamnya termasuk Master Budak Iblis, Master Setan Pembunuh dan Master Racun.
Master Budak Iblis adalah kuktivator yang menjadikan roh orang mati sebagai budak iblis, lalu memerintahkan menjadikannya sebagai roh dari sebuah boneka atau apapun yang akan membantu sang masternya.
Master Setan Pembunuh hampir sama dengan Master Budak Iblis yang memanfaatkan roh orang mati, hanya saja Master Setan Pembunuh menciptakan Setan Pembunuh dengan roh tersebut bukan memasukannya ke dalam boneka.
Untuk Master Racun sendiri sebenarnya sama seperti peracik obat yang pekerjaannya hanya meracik dan meramu, hanya khasiatnya saja yang berbeda.
Pada dasarnya Budak Iblis ataupun Setan Pembunuh tingkat 1 setara dengan kultivator tingkat Raja, jadi jika tingkat 7 sama halnya kultivator ahli surgawi.
“Sepertinya dengan kehadiran Tuan Darah Iblis disini membuatnya sedikit waspada,” batin Tian Huaue.
“Ada apa dengan gerakannya yang penuh waspada ini, apa karena kehadirannya?” batin Su Yang Ji.
“Sepertinya kehadiran Tuan Darah Iblis membuatnya sedikit lebih waspada daripada sebelumnya,” batin Go Jing San.
Merasa Hao Ryun yang tiba-tiba menjadi waspada mereka bertiga langsung mengeluarkan seluruh kemampuan mereka dan bertarung dengan sekuat tenaga sehingga menekan Hao Ryun ke dalam posisi bertahan.
“Hanya dengan 2 pedang saja tak cukup!” batin Hao Ryun lalu menarik 3 pedang yang lain untuk membantunya dalam memperkuat pertahanannya.
Hao Ryun yang notabenenya adalah Kultivator Spiritualis jadi ia mempunyai sumber energi 3 titik membuatnya bisa mempunyai sampai 3 jenis roh hewan yang berbeda. Hao Ryun mengaktifkan 3 jenis transformasinya pada 3 pedang terbang tersebut, sedangkan ia memasukkan esensi rohnya pada 2 pedang di tangannya.
Serangan pedang terbang itu menjadi lebih ganas daripada sebelumnya, membuat suasana pertarungan menjadi berbalik arah dengan Hao Ryun yang bergantian menekan mereka bertiga. Melihat sosok pengendali boneka itu hanya diam saja tak segan-segan Hao melepaskan beberapa tekhnik sekaligus yang bisa memberikan luka fatal pada mereka tanpa khawatir di serang dari belakang.
__ADS_1
“Jika kau begitu khawatir maka tenang saja. Aku tak akan mengambil kesempatan untuk menyerang tapi bukan berarti aku tidak akan menyelamatkan mereka dari tekhnik pedang pembunuh milikmu yang sangat berbahaya ini,” ujar Zheng Yuan padanya.
“Aku ingat dulu ada seseorang yang pernah berkata padaku untuk tidak pernah percaya pada kultivator jalan iblis, karena kebanyakan mereka pembohong dan pendusta,” selesai Hao Ryun mengatakan hal itu sebuah boneka lainnya keluar dari bawah tanah memberikan serangan kejutan.
Zheng Yuan tertawa menertawakan ucapan Hao Ryun, “Ternyata Saudara Hao ini benar-benar bukan orang yang mudah percaya,” Zheng Yuan masih saja tertawa.
“Maju lah! Berempat pun aku tidak takut pada kalian!” tantang Hao Ryun dengan suara yang menggelegar.
Zheng Yuan yang pada dasarnya adalah Master Budak Iblis tentu tak menghiraukan perkataan tersebut, mendekatinya sama saja memberikan nyawanya dengan gratis padanya.
“Ayolah Saudara Hao, aku tidak sebodoh mereka bertiga. Jangan samakan aku dengan mereka yang baru saja Menuntun Jalan Takdir Surgawi, kita berada di tempat yang jauh dari pada mereka bertiga,”
“Tuan apa yang kau ucapkan?!” Tian Huaue tak terima saat dirinya diremehkan.
“Diamlah keparat! Kalau bukan karena kau adiknya Tuan Wei aku sudah membunuhmu puluhan tahun yang lalu!” Zheng Yuan memelototi Tian Huaue yang tak terima saat diremehkan.
Hao Ryun tak mempedulikan pertengkaran diantara mereka dan mengambil kesempatan tersebut untuk memberikan luka fatal lagi pada mereka bertiga sekaligus. Mereka bertiga melompat mundur dengan darah yang bercucuran dari luka pedang yang Hao goreskan pada tubuh mereka. Hao tersenyum licik melihat mereka bertiga yang semakin emosi di buatnya.
Di tempat lain...
“Tak ada waktu untukku menjelaskan panjang lebar tentang masalah ini! Perbatasan Utara Kekaisaran yang berada di Negeri Bulan Beku saat ini sedang di serang oleh pihak musuh yang tak di ketahui! Bagi kalian yang mampu bertempur namun takut untuk berperang lebih baik tinggalkan pasukan sekarang dan pergilah dari Kekaisaran Arkhan! Aku tak akan menerima pengecut yang takut untuk berperang!”
Di depan istana kekaisaran seluruh kultivator dari segala penjuru Kekaisaran Arkhan berkumpul setelah mendapat pesan langsung dari sang Kaisar yang meminta seluruh kultivator berkumpul di depan istana kekaisaran. Sebelum berangkat Kaisar memberikan sepatah dua patah kata pada mereka untuk mempersiapkan mental dan fisik dalam pertempuran kali ini, yang bisa saja merupakan pertempuran besar.
Disisi lain Manager Row juga telah menyampaikan pesannya ke seluruh Asosiasi Fajar Merah yang tersebar di daratan Benua Atalist untuk bergegas berkumpul di Perbatasan Utara Kekaisaran Arkhan dan bersiap berperan membantu pasukan Kekaisaran Arkhan.
Kaisar Arkhan bersama dengan rombongan kultivator gabungan dimulai dari ranah jiwa hingga ke atasnya mulai bergerak menuju ke perbatasan benteng utara, pasukan yang Kaisar Arkhan bawa berkisar antara 2 juta-an pasukan kultivator. Dan itu belum di gabungkan dengan bala bantuan dari Asosiasi Fajar Merah yang juga datang dari segala penjuru benua.
Meski bergegas menuju ke perbatasan namun dengan jumlah pasukan sebanyak itu pergerakan mereka paling tidak membutuhkan sekitar satu jam perjalanan tanpa henti untuk tiba di sana. Sedangkan untuk pasukan bantuan dari Asosiasi yang berasal dari daerah lain mungkin bisa sampai beberapa hari untuk bisa sampai di perbatasan.
“Saudaraku.....!!! Serang...!!!”
Kaisar Arkhan langsung meneriakkan perintah penyerangan terhadap pasukan musuh ketika jarak mereka dari bentang hanya sekitar 200 kilometer lagi. Dengan teriakan semangat yang membara para kultivator kekaisaran Arkhan maju dengan kecepatan penuh untuk memberikan bantuan.
“Pasukan bantuan datang..!!! Kita selamat..!!!”
“Hidup yang mulia Kaisar Arkhan..!!!”
Para pasukan khusus penjaga benteng yang hanya tersisa tinggal ratusan orang dari seribu yang masih hidup di tengah-tengah jutaan pasukan tersebut, akhirnya bisa bernafas lega karena setelah bala bantuan besar datang.
“Selamatkan yang terluka terlebih dahulu..!! Sisanya bunuh para musuh yang menerobos masuk...!!!”
“Baik..!!”
Dalam perang kali ini seluruh sekte kecil maupun besar, keluarga kecil maupun besar semuanya sama-sama bergabung di bawah perintah Kaisar Arkhan dalam peperangan tersebut.
“Bunuh semuanya..!! Bunuh...!! Jangan sisakan satu ekor pun...!! Habisi sampai tuntas atau kita akan tertindas..!! Maju...!!!”
“Ikuti perintah Kaisar..!! Maju semuanya..!!! Saudaraku...!!!!”
“Seranngggg...!!!!!”
***
Jangan Lupa Like nya supaya author makin semangat buat upload:)
__ADS_1