Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 103


__ADS_3

El dan ayana masih menikmati menu makan malam, mereka makan dengan sangat lahap namun dalam keheningan. El makan beberapa kali suap lagi dan akhir nya El yang duluan selesai.


El duduk sebentar untuk menenangkan perut nya yang terlalu kekenyangan, ayana yang masih makan pun akhir nya selesai juga. ayana juga duduk diam sebentar untuk menenangkan perut nya.


" paman, apa paman akan langsung ke kamar, ? " tanya ayana spontan.


" tentu saja, lalu aku harus ke mana lagi? " jawab El ketus dan kembali bertanya kepada ayana.


" ma'af paman. aku hanya bertanya. " jawab ayana merasa tidak enak dan dengan raut wajah yang tiba tiba merasa kecewa akan apa yang diri nya dengar barusan.


ayana pun mau tidak mau langsung berdiri dari tempat nya karna merasa tidak nyaman dengan situasi nya lagi. El yang masih duduk santai di posisi nya pun menatap ke arah punggung nya ayana yang telah berlalu menjauh dari tempat nya saat ini.


" kenapa perasaan ku menjadi tidak enak saat melihat raut wajah nya yang terlihat sendu itu. " gumam El dalam hati nya.


" ck sudah lah, " gumam El kembali lalu berlalu dari tempat nya menuju ke kamar nya.


ayana yang sedang berniat berjalan menuju ke kamar nya pun mendadak menghentikan langkah nya sebab mood nya sangat tidak enak .


" ngpain aku ke kamar, bosan. lebih baik aku jalan jalan, em atau gak aku ke kolam renang aja lagi. " gumam ayana pelan.


ayana pun mulai melangkahkan kaki nya menuju ke area kolam renang, sesampai nya di sana ayana mulai mencari posisi yang nyaman menurut pandangan nya saat ini. ayana pun memilih duduk di dekat kursi yang berada di tepi kolam renang tersebut .


Ayana yang sudah duduk itu pun mulai menyandarkan sedikit kepala nya demi mencari kenyaman nya di sana dan pandangan ayana pun mulai menatap ke arah langit langit malam yang terlihat indah, walau tanpa di temani sang bintang sang bulan tetap masih indah di lihat dari bawah sini.


" haa. kau sama dengan ku bulan, sendirian malam ini. " gumam ayana dalam hati nya. dan ayana pun mulai melamun tidak tentu ke arah mana, pikiran ayana terus berputar putar tentang kehidupan nya mulai dari diri nya kecil hingga sekarang, perasaan sepi dan sendirian selalu menerpa diri nya saat diri nya sendirian, walau pun ada mama namun itu hanya di atas kertas tidak lebih, bahkan kasih sayang pun tidak pernah ada lagi. dulu sang mama pernah menyayangi nya namun entah karna apa perubahan itu terjadi dan semenjak berjalan nya waktu sang mama dengan bebas nya menjaga jarak dengan diri nya, ayana ingin bertanya tentang apa yang terjadi kepada mama nya namun hati nya masih belum siap jika apa yang ingin diri nya dengar akan berpengaruh pada perasaan nya.


ayana masih mengingat semua nya hingga air mata tersebut jatuh dengan sendiri nya di pipi mulus nya ayana, air mata tersebut tidak bisa di bendung lagi oleh diri nya.


" hiks hiks, , kenapa tuhan. kenapa kau beri aku coba'an ini, aku butuh mama. hiks. . hiks. . mama. . kenapa, , kenapa. . " isak tangis ayana keluar sambil memanggil manggil sang mama dengan pilu. ayana yang asik dengan kesedihan nya itu pun tidak menyadari jika ada sepasang mata yang melihat nya sedari tadi.

__ADS_1


FLASBACK ON.


El yang sudah memasuki kamar nya pun memilih untuk bersantai di area balkon dengan membawa sebuah buku yang ingin di baca nya malam ini. El ingin menghirup udara segar malam ini sambil membaca dan entah kenapa El lebih memilih bersantai di area balkon di sisi samping kamar nya.


El yang sudah duduk di area balkon milik nya pun mulai duduk dengan santai dan dengan posisi yang nyaman, El pun memulai aksi nya berniat untuk membaca dengan tenang. El membaca dengan tenang dalam setiap lembar di buku tersebut namun lambat laun El mulai merasa terganggu oleh suara yang berisik entah dari mana .


" ck, " umpat El kesal. sebab diri nya merasa terganggu dan tidak bisa fokus lagi. El pun berniat untuk mencari dari mana sumber suara tersebut. El berdiri dari posisi nya dan mulai menajam kan pendengaran nya .


" seperti suara orang menangis, tapi siapa ? malam malam lagi. " gumam El pelan lalu mulai menajam kan penglihatan nya untuk melihat ke sekeliling ke area bawah yang terjangkau oleh pandangan mata nya El saja .


" tidak ada apa apa. hanya pohon dan bunga saja tidak ada yang mencurigakan . " gumam El kembali.


" lalu dari mana asal suara tangis itu? " tanya El kembali pada diri nya sendiri. karna El mulai tmerasa tidak tenang, diri nya mulai berjalan mendekat ke arah pembatas balkon tersebut yang berjarak beberapa meter dari diri nya saat ini .


gleg. El menelan ludah nya kasar, detak jantung mulai berdegup dengan cepat. pemikiran buruk juga mulai memasuki pikiran nya El, pikiran buruk. pikiran horor. semua nya mulai di pikirkan oleh El silih berganti.


saat El sudah tiba di pembatas balkon tersebut dengan memberani kan diri El mencoba untuk melihat ke bawah, ke area kolam renang. mata El melotot tajam karna melihat ada nya sosok wanita yang duduk di sana sendirian sambil menangis. dengan gerakkan cepat El mendadak berjongkok karna merasa terkejut dengan apa yang di lihat nya barusan.


El mulai mengatur ritme jantung nya saat sudah tenang, El mulai memberanikan diri nya untuk melihat kembali, El pun mulai bangkit dari posisi jongkok nya. El mulai bergerak dengan perlahan lahan. saat sudah berdiri dengan normal El kembali menajam kan penglihatan nya. saat sudah melihat dengan jelas dan nyata El yakin bahwa wanita itu bukan hantu.


" ayana, ngpain dia di sana malam malam? kenapa juga dia menangis? apa karna di ruang makan tadi? " gumam El pada diri nya sendiri sambil bertanya tanya di dalam hati nya. dan El pun hanya melihat sisi lemah ayana dari posisi nya tersebut dengan diam .


FLASBACK OFF.


El melihat ayana menangis seperti itu tiba tiba merasa kan perasaan yang tidak enak di hati nya, perasaan sedih, perasaan tidak berdaya, marah, dan benci. entah karna apa El sendiri juga tidak mengerti.


ayana masih larut dalam kesedihan nya, menangis dalam suasana malam hingga rasa sakit dan sesak dalam dada nya tenang untuk sesaat. setelah meluap kan rasa sedih nya malam ini ayana berjanji pada diri nya sendiri untuk tidak akan seperti ini lagi.


"hiks hiks hiks. . sampai kapan ma, ? sampai kapan? " racau ayana dengan pilu dan masih terisak menangis. El hanya melihat semua nya dalam diam, melihat bagaimana sosok ayana yang hancur malam ini tanpa di sadari oleh ayana.

__ADS_1


ayana menangis cukup lama hingga mata nya terasa perih dan bengkak . " selepas malam ini, jangan menangis lagi ayana, kuatkan diri mu dan jangan jadi lemah lagi karna kamu sudah terbiasa " kata ayana pada diri nya dan perkataan ayana barusan juga di dengar oleh El.


" kenapa diri nya bisa berkata seperti itu, ??apa diri nya sebegitu menderita nya, ?? penderitaan yang di sebab kan karna apa dan oleh siapa?? " pertanyaan yang terlontar secara spontan dari mulut nya El dengan nada pelan nya agar ayana tidak mendengar suara nya .


saat sudah tenang ayana pun mulai bergerak dari posisi nya, El yang melihat ayana mulai bergerak dari posisi nya itu pun seketika kalang kabut untuk bersembunyi , El pun bersembunyi di balik pot besar yang berada tidak jauh dari posisi nya karna El tidak ingin ketahuan oleh ayana jika diri nya sedang mengintip atau menguping , sebab posisi ayana dan El saat ini sedang berhadapan dalam hanya beberapa jarak. jika ayana melihat ke arah lantai atas ayana bisa melihat posisi El tersebut. ayana berniat untuk duduk di tepi kolam renang tersebut dan mulai memasukkan ke dua kaki nya ke dalam air. sedangkan El yang terlihat panik itu pun mulai merutuki kebodohan nya barusan.


" kenapa aku bertingkah seperti pencuri, bersembunyi karna tidak ingin di lihat oleh nya, ****. kenapa pula aku harus bersembunyi di balik pot besar ini, benar benar bodoh. " " umpat El merasa kesal.


ayana pun mulai menikmati malam nya walau dengan raut wajah yang sendu. El yang masih bersembunyi itu pun masih sempat sempat nya untuk mengintip sedikit.


" ck " umpat El. lalu entah pikiran dari mana El bergerak dari posisi nya dan berjalan dengan cepat untuk menyusul ayana ke area kolam renang. entah kenapa El sangat tidak ingin raut sendu itu terukir di wajah nya ayana, El merasa tidak tega dan tidak terima dengan kondisi ayana yang di lihat nya, membuat perasaan nya menjadi gelisah tidak menentu.


saat langkah nya El sudah dekat , tanpa izin dari ayana El langsung memilih duduk tepat di samping nya ayana, mereka duduk sangat dekat tanpa jarak, dan El juga memasukkan ke dua kaki nya ke dalam air kolam tersebut .


deg, detak jantung ayana terhenti karna terkejut .


" paman " panggil ayana pelan.


El tidak memberi respon apa pun pada ayana, lalu dengan cepat sebelah tangan nya El bergerak menarik kepala nya ayana untuk bersandar di pundak nya dan tatapan wajah El hanya fokus memandang ke arah depan . ada perasaan malu yang El rasakan saat melakukan aksi tersebut.


" aakh paman, paman kenapa? " teriak ayana terkejut karna tingkah nya El barusan yang sedang memegang kepala nya .


" sssssttt diam lah, dan nikmati malam ini dalam suasana yang hangat. " jawab El spontan.


deg, detak jantung ayana berdetak tidak karuan, El pun juga begitu, mereka sama sama mengalami serangan jantung dadakan. dan entah karna apa , ayana pun tidak banyak bertanya lagi karna ayana hanya ingin seperti ini saja.


" hangat dan nyaman " kata ayana dan di dengar oleh El.


El hanya tersenyum, merasa suasana ini juga tidak lah buruk dan juga benar kata ayana suasana nya terasa nyaman dan juga hangat. mereka pun menghabiskan malam dengan suasana yang hangat dan nyaman untuk satu sama lain.

__ADS_1


#😘😘😘😘😘


love you all. tetap semangat. 😍😍😘🤩


__ADS_2