
pagi hari yang cerah.
ayana bergerak dengan pelan karna merasa terganggu oleh sinar matahari yang masuk melewati celah jendela di kamar nya, karna cahaya tersebut membuat mata nya menjadi silau, ayana pun mulai mengedip ngedip kan mata nya agar terbiasa dengan sinar yang memantul ke mata nya.
" udah pagi, " gumam ayana dalam hati nya.
ayana diam sesaat, lalu " aaaaaaakkkh pagi " teriak ayana terkejut.
ayana bergerak bangun dengan cepat dan duduk di atas tempat tidur nya. ayana melihat ke sekeliling diri nya berada . " kamar? bagaimana bisa? bukan nya aku di kolam renang sama paman. apa paman. tapii ?? " gumam ayana bertanya tanya kenapa diri nya yang sudah berada di dalam kamar. akhir nya " akkkh bodoh. " umpat ayana sambil berteriak.
" kenapa aku bisa ketiduran , bodoh. . bodoh. . " umpat ayana sambil memaki diri nya karna telah bertindak bodoh. ayana sudah ingat memori tadi malam, diri nya ketiduran saat diri nya dan paman nya berpelukkan.
" aakh, jantung ku kenapa berdetak, perasaan aneh apa ini? " gumam ayana pelan.
lalu dengan cepat ayana bergegas untuk bersiap siap membersihkan diri nya , rasa nya hari ini ayana bersemangat dan entah kenapa perasaan nya juga sedang bahagia. perasaan yang tidak sabar untuk kembali melihat sang paman. menghaiskan waktu dengan sang paman, di pikir pikir oleh ayana malam itu adalah suatu momen yang indah dan hangat.
ayana yang sedang sibuk bersiap siap tetapi beda hal dengan El, El terbangun karna merasa terkejut sebab diri nya merasa ada yang sedang memeluk tubuh nya dan El juga merasa ada sebuah tangan yang berada di sisi dada nya.
FLASBACK ON.
ayana dan El masih berpelukan di tepi kolam, ayana merasa pelukkan tersebut cukup hangat dan akhir nya tanpa sadar ayana sudah memejamkan mata nya, El yang merasakan tidak ada pergerakan dari ayana pun berniat untuk melihat nya. saat El melihat El terkejut karna ayana yang sudah memejamkan mata nya dan El pun tersenyum dengan manis, " kenapa kau tertidur di pelukkan ku, sungguh membuat ku tidak tahan untuk memakan mu, entah apa yang aku rasakan namun yang satu yang pasti saat di dekat mu jantung ini berdebar tidak menentu. " kata El berbicara kepada ayana yang sedang tertidur mengungkap kan apa yang diri nya rasakan saat ini.
dan tanpa ba bi bu El pun mulai bergerak berniat untuk menggendong ayana membawa nya untuk ke kamar. El berjalan beberapa lama akhir nya diri nya dan ayana pun sudah tiba di kamar nya ayana, El meletakkan ayana dengan pelan di atas tempat tidur nya lalu menyelimuti tubuh ayana dengan penuh perhatian.
El menatap setiap inci wajah nya ayana tanpa terlewatkan, " wajah yang cantik dan juga aroma mu membuat ku merasa nyaman dan hangat. kenapa?? " gumam El pelan saat menatap lekat wajah nya ayana.
lama memandang wajah nya ayana lalu dengan berat hati El pun mulai berlalu dari kamar nya ayana menuju kamar nya sebab malam semakin larut. El pun mulai berjalan menuju ke kamar nya.
saat tiba di kamar nya El pun mulai merebahkan tubuh nya tanpa membersihkan tubuh nya, sebab saat El telah merebahkan seluruh tubuh nya di atas tempat tidur nya mata El sudah di landa rasa kantuk yang hebat.
El pun terlelap dengan tenang menuju ke alam mimpi nya dan lupa akan mengunci pintu kamar nya.
amber yang sudah pulang dari perusahaan nya pun juga merasa letih dan capek, entah jam berapa saat ini amber tidak melihat nya sama sekali satu yang amber yakini bahwa sekarang tubuh nya sangat lelah dan letih butuh istirahat dan tidur. amber berjalan dengan gontai nya menuju ke kamar nya, namun saat hendak ingin masuk ke dalam kamar nya amber terdiam dan terlintas di kepala nya berniat untuk menghampiri El di kamar nya.
" apa El sudah tidur, ?? apa aku kesana saja. ?? " gumam amber dalam hati nya .
amber pun berjalan menuju ke kamar nya El, amber mencoba untuk membuka handle pintu kamar nya El berdo'a dan berharap jika El tidak mengunci pintu nya .
" semoga pintu nya tidak di kunci, aku mohon karna aku sangat merindukan nya. aku mohon izin kan aku egois kali ini. " gumam amber dalam hati nya.
__ADS_1
dan. .
ceklek. pintu kamar El tidak terkunci.
amber merasa bahagia sebab apa yang diri nya ingin kan terkabul.
" aku masuk El " gumam amber pelan.
amber pun mencoba untuk berjalan dengan pelan tanpa suara, amber berjalan dengan menjinjit kan kaki nya agar tidak mengeluarkan suara langkah yang akan bisa membangunkan El dari tidur nya. amber masuk ke dalam kamar nya El dengan pelan. meredarkan pandangan nya ke seluruh tempat untuk melihat situasi, amber melihat suasana di kamar nya El , " aman " gumam amber. saat amber telah masuk dan tepat berada di samping sisi nya El pun amber melihat El yang sedang tidur dengan nyenyak nya dengan berbalut selimut yang tebal.
" aku rindu El " gumam amber.
lalu dengan lancang dan berani nya amber berinisiatif untuk berbaring bersama dengan El di tempat tidur tersebut, amber naik ke tempat tidur tersebut dengan sangat pelan dan hati hati agar El tidak terbangun apa lagi sampai terusik, dan amber pun sudah mengambil posisi yang nyaman hingga akhir nya amber ikut terlelap di sisi samping nya El dengan memeluk tubuh nya El dengan pelan menuju mimpi yang sama dengan El.
waktu semakin berlalu hingga sang mentari pagi telah terbit.
FLASBACK OFF.
El merasa ada yang memeluk diri nya dari belakang, dan merasa ada sebuah tangan di sisi dada nya. El yang merasa masih mengantuk mau tidak mau pun membuka mata nya dengan pelan.
saat El sudah membuka mata nya dengan pelan betapa kaget nya diri nya karna melihat pemandangan yang diri nya lihat saat ini. El sangat tidak menyukai hal ini dan diri nya juga sangat marah dan kesal atas sikap amber yang sangat lancang.
"auuuuuch " gumam amber pelan.
amber terkejut dengan apa yang barusan terjadi. amber yang tertidur dengan nyenyak tadi pun sontak terbangun dan terdiam sesaat, amber mencoba memahami situasi diri nya saat ini. saat sudah tersadar amber duduk dengan cepat lalu menoleh ke arah El, memandang wajah nya El dengan raut kecemasan dan ketakutan di wajah nya amber. bagaimana tidak sebab amber melihat raut wajah nya El sudah berubah menjadi marah.
" E. . . lard, , aku. . ma'af " kata amber dengan gugup dan terbata bata.
" kenapa? " tanya El singkat.
" aku. . aku. . aku. . . " karna merasa amber menjawab dengan lama El langsung membentak nya dengan kuat . " JAWAB " .
" aku rindu maka nya dengan berani nya aku masuk ke sini. ma'af " gumam amber pelan.
" rindu, gak salah. tapi ma'af aku gak, jadi aku mohon jangan ada yang kedua kali nya seperti ini. aku jijik. " kata El tanpa belas kasih sedikit pun.
deg. jantung amber berhenti sesaat.
" apa?? jijik. . ? sebegitu rendah kah aku di mata mu sekarang El, " gumam amber dalam hati nya.
__ADS_1
" jijik?? walau jijik aku tetap istri mu. " teriak amber merasa marah.
" iya istri . . tapi hanya status di atas kertas karna tidak ada lagi harapan untuk hubungan ini, aku juga gak tau sampai kapan kita akan bersama, dan aku juga berniat untuk mengakhiri ini semua. karna rasa nya sudah tidak mungkin. " jelas El panjang lebar bercampur emosi.
" gak, aku gak mau. kamu jangan egois, aku gak mau hubungan ini berakhir dan aku akan tetap selama nya menjadi istri mu. " balas amber juga dengan berteriak.
" jangan bermimpi dan jangan terlalu berharap, ingat semua ini terjadi bukan karna aku tapi karna diri mu yang berbohong . " jelas El tanpa belas kasih lagi sebab hati nya sudah semakin layu untuk amber.
" aku. . aku han . . " belum selesai amber berbicara El memotong nya dengan cepat.
" CUKUP , SEKARANG KELUAR DARI KAMAR KU, DAN JANGAN HARAP UNTUK BISA MASUK KE SINI LAGI ATAU KAU AKAN MENYESAL. " kata El dengan nada dingin nya menatap amber dengan tatapan tajam nya dan penuh dengan penakan di setiap kata nya serta di ikuti dengan ancaman juga.
amber hanya melihat raut wajah El tanpa bisa menjawab apa apa, amber mematung di tempat nya. lalu beberapa detik kemudian amber bergerak dari tempat nya berniat untuk keluar dan berlalu dari sana dengan cepat, amber berlari keluar dari kamar nya El hingga menuju ke kamar nya. hati nya sakit saat ini sangat sakit, El nya sudah berubah. tidak ada lagi El yang dulu. amber berlari dari kamar nya El dengan menetes kan air mata nya dalam diam dan tidak terlihat oleh El. hingga sampai di kamar nya amber menutup pintu nya dengan kuat.
Brak. suara pintu kamar nya amber.
amber terduduk di lantai di sisi pintu kamar nya, menangis sejadi jadi nya, " hiks hiks hiks. . El. . . hiks hiks hiks. . apa cinta ini memang salah, ? apa kita akan berpisah?? apa kita akan selalu menjadi musuh?? harus kah aku melepaskan dan merelakan mu agar kita bisa menemukan kebahagiaan satu sama lain . ?? hiks hiks hiks. . aku belum bisa El, ,aku belum sanggup. . rasa nya sakit. . " gumam amber.
El yang merasa risih tadi pun memilih untuk membersihkan seluruh tubuh nya walau masih dalam keadaan marah.
ayana yang sudah selesai bersiap siap pun bergerak berniat untuk keluar dari kamar nya, berfikir untuk membantu para pekerja di rumah ini untuk membuat sarapan dan berharap agar bisa bertemu dengan sang paman lebih cepat.
ayana yang sudah sampai di dapur pun menyapa para pekerja di sana dengan ramah.
" pagi semua nya "
" pagi nona " balas para pekerja di sana satu persatu.
" boleh saya bantu. ? " tanya ayana dengan ramah.
" em, , boleh nona. " balas para pekerja tersebut dengan ramah.
" terima kasih. mari kita bekerja sama hehehehe. " balas ayana dengan diringi tawa bahagia nya.
"oke nona " balas sang pekerja satu persatu.
mereka pun bekerja sama dalam membuat sarapan, dan ada beberapa menu yang di buat oleh ayana sendiri, ayana hanya ingin jika paman nya makan masakkan yang diri nya buat sendiri. aah betapa bahagia nya , . begitu lah pemikiran ayana saat asik memasak tersebut .
😘😘
__ADS_1
terus dukung dengan memberi kan like, komentar dan favorit nya yah. terima kasih semangat, sehat sehat selalu untuk semua nya. love you all. 😍😘😘