Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 26


__ADS_3

ayana yang telah sampai pun langsung keluar dari taksi itu setelah membayar ongkos perjalanan nya. ayana keluar dengan pelan sambil melihat sekeliling nya.


ayana berdiri dengan tegak dan terdiam sesaat untuk melihat lihat dan menghirup udara segar yang ada di sekitar wilayah ini. " tempat yang nyaman. " kata ayana pelan.


ayana pun melangkah kan kaki mulus nya untuk masuk kedalam villa milik nya bima. dengan berjalan menuju ke villa nya butuh beberapa menit untuk sampai betul di depan pintu villa tersebut.


ayana telah sampai dan mengulurkan tangan kanan nya untuk mengetuk pintu villa itu.


tok tok tok.


ayana menekan bel yang ada di samping itu lagi setelah mengetuk pintu villa.


sekali, dua kali percobaan akhir nya ada yang menjawab dari dalam.


sang pelayan di villa itu datang keluar untuk membuka kan pintu untuk ayana.


" mari nona, tuan bima dan nyonya lisa telah menunggu anda. " sang pelayan tau akan kedatangan nya ayana sebab sang atasan nya telah memberitahukan kepada mereka semua yang bekerja di villa itu serta ada acara di villa ini.


" baik, terima kasih. " jawab ayana ramah penuh senyum.


ayana masuk dengan melangkah pelan mengikuti sang pelayan. akan membawa dia ke ruangan mana.


mereka berjalan masuk melewati ruang tamu, ruang keluarga serta menuju ke arah belakang villa. di sana terdapat satu bagunan yang transparan yang terbuat dari kaca. yaah. rumah kaca yang di dalam nya di hias dengan sangat indah. cantik serta mewah.


ayana terperangah melihat nya, melihat sang mama dengan balutan baju yang anggun namun seksi plus cantik memancarkan cahaya sehingga mengalah kan sang matahari. itu menurut pemikiran ayana setelah melihat mama nya yang berada di dalam rumah kaca itu yang tidak jauh dari posisi ayana dan pelayan itu berdiri.


" silahkan nona. " kata sang pelayan .

__ADS_1


" iya baik . . terima kasih. " ayana berjalan sendiri menuju ke arah mama nya dan sang kakak Elard yaitu bima, sang pelayan pergi meninggal kan mereka bertiga di sana untuk bersenda gurau.


ayana telah sampai di meja nya bima dan mama nya lisa. yang penuh dengan makanan utama, makanan penutup dan lain lain nya, penuh dengan makanan yang mewah serta minuman yang mahal.


" ayo duduk ay. " perintah mama lisa kepada ayana.


" iya ma. " jawab ayana singkat.


ayana duduk dengan membelakangi pintu masuk diri nya tadi dan berhadapan dengan sang mama.


" bagaimana kabar mu ? . " tanya sang mama basa basi sambil senyum dan memegang tangan kanan nya ayana yang berada di atas meja. lisa tidak ingin bima melihat ketidak akuran nya kepada ayana.


" baik ma. mama sendiri bagaimana ? " tanya ayana kembali .


" mama sehat selalu dan baik baik saja. nanti akan ada hal yang akan mama sampai kan kepada mu tapi sebelum itu kita harus menunggu seseorang lagi. " jelas sang mama.


" nanti kamu juga akan tau. " potong mama ayana.


mereka saling berbincang bincang satu sama lain, kadang lisa yang berbicara dan bertanya. kadang bima yang bertanya dan berbicara , bima hanya ingin mencoba untuk dekat dengan anak tiri nya ini.


tidak berapa lama sampai lah Elard di villa kakak nya. elard memarkikan mobil nya dan berjalan masuk ke dalam dengan sendiri nya sebab villa itu adalah milik sang kakak tidak akan ada yang berani mencengah nya.


Elrad berjalan ke dalam dan melihat pelayan berlari ke arah nya,


" tuan, anda sudah sampai. tuan bima menunggu anda di belakang tuan. " jelas sang pelayan.


" hm. . " jawab Elard singkat.

__ADS_1


elrad berjalan ke arah belakang dengan sedikit terburu buru karna rasa penasaran nya telah meningkat menjadi 100 persen.


elard berdiri di posisi ayana berdiri tadi . memandang ke arah rumah kaca itu. melihat ada sang kakak serta dua wanita. elard bertanya tanya sendiri.


" yang satu cantik dan yang satu lagi tidak kelihatan karna hanya memperlihatkan punggung nya. siapa wanita wanita itu " pikir elard .


Elard yang penasaran pun berjalan ke arah sana. beberapa langkah elard telah sampai tepat di samping ayana dan di sebelah kakak nya bima elard berdiri.


elard memandang ke arah wanita yang dia lihat wajah nya barusan. beralih ke sang wanita yang tidak terlihat wajah nya, saat ini dalam posisi sedikit menundukkan wajah nya. itu lah kenapa elard tidak bisa melihat wajah nya dengan jelas.


elard berpindah haluan menatap sang kakak dengan tajam dan penuh pertanyaan.


" duduk lah. " pinta sang kakak.


" hmm.. " jawab El singkat.


elard duduk di sebelah nya ayana.


melihat sang laki laki ingin duduk di sebelah nya ayana mencoba mengangkat kepala nya. dan mata mereka saling menatap dalam diam, satu detik. .dua detik. . tiga detik. .pandangan mereka terlepas sebab bima berdehem kecil.


" khem. " sambil melirik ke arah Elard.


" kakak akan memulai nya nanti namun sebelum itu kita makan dulu . biar lebih nyaman dan ada tenaga untuk berdiskusi. " terang bima .


" oke. " jawab lisa.


" khem " jawab Elard yang sedikit salah tingkah karna pandangan singkat nya tadi dengan ayana. ayana hanya diam saja sebab yang di rasa adalah perasaan canggung .

__ADS_1


mereka pun makan dengan tenang .


__ADS_2