
Alex akhir nya sampai di sebuah rumah sakit dan memanggil para suster untuk segera menolong nya.
para suster dan seorang dokter pun bergegas mendekat ke arah nya alex. mereka menolong alex dengan merebahkan tubuh nya amber ke tempat tidur dorong dan bergegas menuju ke ruang unit gawat darurat.
amber memasuki ruagan itu sendirian dalam keadaan pingsan . alex yang melihat itu pun hanya bisa berdo'a dan menjadi was was.
" semoga nyonya amber tidak kenapa kenapa "
alex pun memberanikan diri untuk menghubungi tuan nya El, namun tetap juga tidak bisa terhubung ,begitu pun dengan tuan nya satu lagi yaitu bima.
" ****. kemana mereka, kenapa bisa kedua nya tidak bisa di hubungi, bagaimana ini. apa mereka saat ini dalam masalah. tidak biasa nya mereka mematikan hp nya ."
alex hanya bisa menduga duga dan hanya bisa berdo'a agar tuan tuan nya tetap dalam keadaan selamat saat kembali pulang.
semua nya pada menghilang di saat kondisi lagi kacau seperti ini. hanya bisa menunggu alex yang bertindak cepat. alex menghubungi bawahan nya untuk menghandel pekerjaan nya di kantor serta mencari tau siapa yang menyebar kan berita itu.
selama menunggu beberapa jam, akhir nya dokter yang merawat amber keluar dari ruangan itu.
alex yang melihat itu pun langsung memilih untuk berdiri dengan cepat dan langsung bertanya dengan tidak sabaran kepada sang dokter.
" bagaimana keadaan nya dokter, apakah dia baik baik saja. ? "tabya alex merasa khawatir dan was was.
dokter itu pun menjawab dengan nada yang tenang.
__ADS_1
" pasien tidak mengalami hal yang serius, namun sebisa mungkin jangan membiarkan pasien dalam keadaan strees berlebihan, karna itu bisa memicu kearah mental pasien. dan saat ini stres berat itu sudah memicu diri pasien untuk menyakiti diri nya sendiri. dan itu perlu di waspadai dan di jaga dengan sangat. " jelas sang dokter.
" baik dokter. terima kasih atas penjelasan nya. " kata alex merasa lega sesaat.
dokter itu pun memilih untuk berlalu dari sana. dan mencoba untuk menyemangati alex yang di kira nya adalah suami sang pasien .
" semoga istri anda lekas cepat sembuh pak, dan saya permisi terlebih dahulu. " kata dokter itu sambil menepuk pundak alex dengan pelan.
alex yang ingin menyangkal perkataan sang dokter itu hanya bisa mendengus kecil sebab sang dokter telah berlalu dari hadapan nya tanpa sempat dia membela diri.
" aiiish. . sudah lah. " kata alex sambil mengaruk tengkuk nya yang tidak terasa gatal tersebut.
ayana yang telah berada di kota jakarta segera memberitahukan keberadaan nya ke sang mama dengan melalui pesan singkat.
" ma. . ayana sudah berada di kota jakarta sekarang , jika besok kita bertemu. "
lisa memberitahukan kepada bima.
" sayang, anak ku sudah berada di sini, dan dia minta untuk bertemu besok, bagaimana pertemuan nya di adakan besok saja sayang. lebih cepat lebih baik kan. hmmm. " kata lisa kepada bima .
" hmmm. .baik lah sayang, " kata bima sambil mengusap kepala nya pelan .
lisa pun membalas pesan sang anak dengan rasa penuh bahagia karna secepat nya dia dan bima akan menikah. setelah pertemuan ini di adakan.
__ADS_1
" baik lah ay. tempat nya akan mama kirim kan lokasi nya. "
"oke ma. " jawab ayana singkat.
bima pun memutuskan untuk menghubungi bawahan nya, untuk menyusun semua rencana yang telah mereka bahas bersama sama untuk hari besok.
nada dering terhubung.
bima dan bawahan nya sedang asik berbicara lewat telvon dengan waktu selang beberapa menit panggilan itu pun berakhir.
setelah selesai memberitahukan kepada sang bawahan nya bima memilih untuk menghubungi adik nya Elard.
nada dering tersambung.
" hallo, , ada apa kak. ? " tanya elard.
" El. besok pertemuan itu akan di lakukan , datang lah, aku akan mengirim kan alamat nya setelah ini. "
" oke, " kata El singkat.
El pun melanjut kan aktifitas nya yang tengah berada di tepi kolam renang. karna tadi saat berenang dia mendengar benda pipih nya berbunyi, maka nya El bergegas menuju ke arah tepi untuk mengambil hp nya.
setelah selesai melakukan panggilan itu El kembali melanjut kan kegiatan berenang nya tanpa di temani siapa pun.
__ADS_1
ayana dan El pun yang sudah mendapat kan alamat dari masing masing keluarga hanya bisa menghela nafas dengan pelan.
sebab saat ini hati mereka tengah berada di fase yang tenang untuk menyendiri.