
ayana dan El masih berada di dalam kamar mereka masing masing, mereka berdua masih sibuk untuk mengatur dan berfikir masing masing tentang bagaimana perasaan mereka , apa kah mereka telah sama sama saling ada rasa atau hanya ujian nafsu sesa'at, mereka masih sibuk bertanya tanya pada diri mereka sendiri hingga memakan waktu beberapa jam, namun akhir nya jawaban yang mereka cari dan fikirkan masih belum dapat di temukan dengan pasti , jika asal menebak dan salah memilih jawaban dalam hal yang menyangkut perasaan bukan kebahagian yang akan di terima tapi penyelasan lah yang akan di toreh di ujung kejadian.
" biar lah waktu yang menentukan. jika memang takdir ku berjalan dengan nya . pasti aku dan dia akan bersama cepat atau lambat. " gumam ayana pelan karna diri nya sudah merasa kan sakit di kepala nya karna memikirkan hal yang belum pasti tersebut.
ayana masih berada di dalam kamar nya dan ayana bergerak dari posisi nya yang masih betah berada di atas tempat tidur nya tersebut berniat untuk membersihkan tubuh nya menuju ke kamar mandi , sebab jam sudah menunjukkan pukul enam sore dan satu jam lagi waktu makan malam akan segera tiba.
ayana bergegas membersihkan tubuh nya sebab ayana ingin memasak menu makan malam nya sendiri. sedangkan di tempat El saat ini. diri nya masih bertanya tanya di dalam hati tapi El masih belum mendapatkan jawaban nya hingga akhir nya " aaaakkkh, , bodoh amat. " teriak El merasa kesal. karna memikirkan hal tersebut kepala nya terasa nyut nyutan.
setelah selesai berteriak El terdiam sesaat, dan mulai melirik ke arah jam.
" jam enam. , , ck. . aku lupa menghubungi alex. " rutuk nya kesal karna memikirkan hal yang menurut nya tidak berguna dan tidak mungkin terjadi antara diri nya dan ayana untuk memiliki hubungan yang lebih atau bahkan saling mencintai.
El yang kembali teringat kepada alex pun langsung mencari benda pipih nya, setelah berhasil menemukan nya El mulai menghubungi alex.
nada dering tersambung.
El mulai menghubungi alex namun tidak ada jawaban padahal terhubung namun tidak di angkat oleh alex. "ck ,. kemana anak ini. . ?? " walau dengan rasa kesal nya El mencoba sekali lagi memulai menghubungi alex.
nada panggilan di ponsel nya El sudah terdengar dengan nada terhubung. namun tetap juga tidak di angkat oleh alex. El mencoba menahan rasa kesal nya yang mulai meninggi. El mencoba sekali lagi untuk menghubungi alex. nada panggilan terhubung hingga.
" ha. . . llo. . sia " alex menjawab dengan nada khas orang bangun tidur. namun karna El sudah merasa kesal El berbicara dengan cepat.
" kau kemana saja, kenapa aku mengubungi mu beberapa kali baru kau angkat sekarang haa , kau mau mati alex ?? " kata El berkata dengan nada kesal nya dan membentak si alex.
deg, " Elard " gumam alex merasa geram.
alex yang nyawa nya hanya tertinggal satu persen tersebut pun mendadak merasa marah, dan kesal karna mendengar makian dan ancaman dari tuan nya tersebut . bagaimana tidak semenjak tuan bima nya berbulan madu, El juga tidak ada lagi datang ke kantor. dan yang menghandle perusahaan yang di tingal tersebut adalah alex, alex lah yang mengurus nya hingga hari ini, dan saat rasa lelah nya tertumpu diri nya malah mendapat kan kata kata yang tidak sedap dari tuan nya El. sehingga membuat diri nya tidak bisa menahan emosi dan juga tidak dapat berfikir dengan baik lagi. semua nya alex lepaskan kepada El.
" kau pikir kau siapa ha, aku tau kau kaya tuan. tapi aku juga manusia , kau pikir bisa seenak nya memerintah ku ha, aku baru tidur setengah jam lalu dan aku terbangun karna merasa terganggu karna ponsel ku terus berbunyi, saat aku mengangkatnya nya malah kuping ku terasa sakit mendengar ancaman dari mu , kau pikir aku robot haaaa, aku sendirian mengurus kantor sedang kan kau dan tuan bima tidak berada di tempat . AKU JUGA MANUSIA BUTUH ISTIRAHAT. " amuk alex dengan emosi kepada El dan sedikit berteriak di akhir kata nya tersebut.
" haa haa haaa haaa " deru nafas alex terdengar di telinga nya El, alex pun sudah merasa lega karna meluapkan semua nya.
" apa kau sudah selesai lex?? " tanya El dingin.
" sudah. " jawab alex singkat.
" besok aku akan ke kantor, apa kau masih di kantor?? " tanya El basa basi.
__ADS_1
" iya. " jawab alex singkat.
" pulanglah. aku tidak mau jika ada mayat di sana. " balas El dingin.
" aiiish, , mulut mu pedas tuan " gumam alex dalam hati nya.
" baik tuan, terima kasih. " balas alex singkat.
tut tut tut. panggilan tersebut terputus secara sepihak langsung oleh El.
" aaaaaakkkh. , mati aku. . mulut lex . . mulut. . besok tuan ke kantor, , akkkkh jangan jangan tuan mau langsung membunuh ku dengan tangan nya sendiri. " racau alex yang mulai ketakutan dan gelisah sambil menjambak rambut nya frustasi.
" terima nasib mu besok lex lex. . " racau nya kembali.
" aiiiiish, , sudah lah lebih baik aku pulang. " racau alex kembali dan mulai bergerak bergegas bersiap siap untuk pulang ke apartemen nya. posisi alex saat ini sedang berada di ruangan nya dan hanya tinggal diri nya saja yang masih berada di kantor sebab jam pulang kantor sudah berlalu satu jam yang lalu.
ayana yang sudah selesai dalam bersiap siap tersebut pun memilih untuk keluar dari kamar nya. ayana melangkah kan kaki nya berjalan menuju ke arah dapur. di sana sudah ada caca dan beberapa pekerja lain nya yang sedang ingin memasak makan malam.
" biar aku saja yang masak. kalian istirahat saja. " kata ayana ramah kepada caca dan rekan rekan caca tersebut.
caca dan rekan rekan nya pun menoleh ke asal suara. " nona, " sapa mereka silih berganti kepada ayana.
" tapi nona. ka. . " kata caca terhenti karna ayana berbicara. .
" sudah gak apa apa ca. jika ada apa apa aku yang akan tanggung jawab , jadi istirahat lah, cepat sana sana . " kata ayana mencoba meyakinkan caca dan juga rekan rekan nya sambil kedua tangan nya ayana mendorong tubuh bagian belakang nya caca untuk menjarak dari tempat nya saa ini.
" tapi no. . "
" ssssttt, , sudah sudah. . sana cepat "
" baik lah non. " balas caca pasrah.
" nah gitu dong. " kata ayana merasa senang, karna ayana berniat untuk berduaan dengan El saja malam ini.
caca dan para rekan rekan nya pun mulai berjalan berlalu meninggalkan area dapur. mereka merasa senang dan juga merasa beruntung karna ada nona ayana di ruamh ini. semua nya berfikir jika ayana adalah majikan yang baik dan ramah kepada mereka yang status nya hanya sebagai pembantu di rumah ini saja.
sekarang ayana hanya sendirian di dapur dan diri nya menjadi leluasa jika ingin mengerjakan apa saja dan akhir nya ayana pun memulai memasak untuk membuat menu makan malam untuk diri nya dan juga El.
__ADS_1
ayana sibuk dengan peralatan dapur. sedangkan El yang sudah merasa risih dengan tubuh nya itu pun memilih untuk membersihkan seluruh tubuh nya di dalam kamar mandi.
beberapa saat berkutat dengan alat dapur, apa yang ayana masak pun akhir nya selesai. El yang sudah selesai dengan rutinitas mandi nya dan sudah selesai bersiap itu pun langsung memilih untuk berjalan keluar dari kamar nya menuju ke arah ruang makan karna waktu jam makan malam sudah hampir tiba.
tap tap tap. langkah kaki El yang berjalan, saat beberapa langkah kaki lagi El akan tiba di meja makan tersebut. El tiba tiba menghentikkan langkah nya melihat ke arah sosok nya ayana yang sedang sibuk menata menu makan malam diatas meja makan.
deg. ,deg. deg, jantung El berdetak. " cantik " gumam El tanpa sadar .
El kemudian melanjutkan langkah nya.
" sedang apa kau?? " tanya El basa basi.
" oh paman, lagi nonton. " jawab ayana asal.
" ck, " umpat El kesal tapi tidak di dengar oleh ayana.
ayana yang merasa tiba tiba tidak enak itu pun melirik sekilas ke arah El dan mulai menjelaskan kepada El sekali lagi atas pertanyaan El baruan. " aku baru selesai masak paman , duduk dan coba lah masakan ku ini. " kata ayana dengan bangga.
" kemana para pekerja, ?? kenapa kau yang memasak?? " tanya El bertubi tubi.
" mereka ada dan sedang istirahat , mereka juga manusia yang butuh istirahat dan bukan sebuah robot. " kata ayana membandingkan manusia dengan sebuah robot dan tanpa di ketahui oleh ayana bahwa perkataan nya tadi mengingat kan El kepada alex.
deg, " sama, , ,sama kayak si alex sialan itu kata kata nya, ****. apa aku sebegitu kejam nya apa. ?? " racau El dalam hati nya.
El melirik ke arah ayana yang tengan sibuk mengambilkan dan menyiapkan makanan ke piring untuk El , ayana melayani El saat ini seperti pasangan suami dan istri yang baru saja menikah.
" seperti pengantin baru saja " gumam El dalam hati nya dan tersenyum tipis membayangkan diri nya yang sedang di layani oleh sang istri . ( masih halu yah 🤣😛)
" nih paman coba kembali masakan yang aku masak. " kata ayana kepada El dan membuat lamunan El menjadi buyar.
" em, terima kasih " jawab El singkat.
ayana pun mulai mengambilkan dan menyiapkan makanan untuk diri nya sendiri karna makanan untuk El sudah selesai di ambil nya . ayana dan El tanpa sadar sudah duduk saling berdampingan . jika di lihat oleh orang orang yang tidak tau tentang status mereka berdua , pasti orang itu mengira bahwa El dan ayana adalah pasangan suami istri yang harmonis dan penuh kasih. mereka berdua pun makan dengan lahap dan nikmat, suasana yang tenang dan harmonis membuat El tidak henti henti nya tersenyum di meja makan tersebut sambil sesekali melirik ke arah ayana. dan ayana juga sesekali melirik ke arah El dan ayana juga sempat bertanya kepada El apa dia ingin menambah sesuatu atau tidak. jika El ingin apa pun di meja makan ini maka ayana lah yang langsung turun tangan mengambil dan menyiapkan nya, bahkan dengan air minum sekali pun. perasaan El merasa berbunga bunga karna telah mendapatkan perhatian dari ayana hingga senyum bahagia tersebut tidak hilang dari bibir nya El.
terima kasih sudah memberikan dukungan kalian untuk author. ðŸ˜ðŸ˜š
semangat dan sehat terus. 💪💪💪
__ADS_1
jangan lupa like. komentar dan tambah ke favorit yah. 🤩🤩 selamat malam semua. 😎😎