Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 11


__ADS_3

mendengar arsen malah balik menuduh nya. membuat emosi ayana semakin menjadi.


" haa, aku berubah. kamu gak ngaca. kata kata itu lebih cocok buat kamu tau gak. apa kamu uda gak waras. ." ayana berkata dengan suara yang kuat. "


arsen yang mendengar ayana berkata seperti itu langsung mengangkat tangan kanan nya daan.


" PLAAK. sebuah tamparan keras mendarat mulus ke pipi nya ayana.


ayana terhuyung kebelakang dan hampir jatuh tersungkur jika tidak ada meja di dekat nya. bekas tangan arsen membekas dengan jelas di pipi nya ayana.


" auu iish. ." ayana meringis kesakitan sambil memegang pipi nya, yang terkena tampar oleh tangan nya arsen. ayana menoleh ke arah arsen dan menatap nya dengan tajam.


" kau menampar ku. " dasar psikopat ." I HATE YOU. "


ayana hendak berbalik untuk mengambil tas nya yang berada di kursi tempat dia duduk tadi. tetapi tangan nya di tarik dengan paksa oleh arsen, hingga ayana dan arsen dalam posisi berpelukan saling memandang.


" kau tidak ada hak untuk membenci ku, karna kamu adalah milik ku. sampai kapan pun kau akan tetap menjadi milik ku, jadi ayana kau tidak akan bisa pergi kemana pun tanpa diri ku. apa kau dengar ituu. " arsen berkata dengan nada tinggi dan penuh penekan. "


ayana memukul mukul dada bidang nya arsen ingin lepas, meronta ronta dari pelukan itu. tetapi ayana tidak kuat karna arsen membekap nya dengan sangat kuat dan erat tenaga ayana tidak sebanding .


" dasar kau gila arsen. kau benar benar seorang psikopat. lepas kan a. . "


belum sempat ayana menyelesaikan kata kata nya. arsen langsung memegangi dagu ayana dengan paksa dan kuat lalu dengan secara cepat arsen mencium bibir nya ayana.

__ADS_1


" cup. . "


arsen mencium bibir nya ayana.


ciuman itu terjadi tetapi ayana tidak terima di perlakuan seperti ini. ayana meronta ronta agar bisa lepas dari arsen dan menyudahi sesi ciuman yang menurut nya menjijikan ini.


arsen mencium ayana dengan brutal dan dengan paksaan tentu nya sebab ayana sama sekali tidak membalas ciuman itu.


arsen menciumi bibir bawah nya ayana pindah ke atas begitu lah seterus nya hingga nafas mereka sudah terasa habis. baru lah arsen melepas kan sesi ciuman itu. dan juga melepaskan dekapan nya kepada ayana.


ayana yang mendapat kan perlakuan itu hanya bisa diam terpaku. dan tiba tiba air mata nya jatuh seketika.


ayana menangis. air mata nya keluar dengan deras nya. dia tidak bisa mempercayai apa yang baru saja terjadi. otak nya berhenti berfikir , dada nya terasa sakit karna mendapat perlakuan dari orang yang dia cintai dengan begini.


" stoooop. . jangan mendekat. . tetap di sana. "


arsen yang keras kepala tidak mendengarkan apa kata ayana. dia tetap pada pendirian nya untuk maju mendekat ke arah nya ayana.


ayana yang melihat itu pun langsung melangkah mundur. ayana takut jika arsen akan bertindak lebih gila dari ini.


" kenapa kau harus mundur sayang. aku tidak akan menyakiti mu. tetapi jika kau berani pergi dan meninggalkan aku. aku akan memberikan konsekuensi nya . apa kau dengar itu ayana. ."


arsen berkata dengan nada yang lemah lembut tepat di telingan nya ayana. membuat bulu kuduk nya ayana berdiri tiba tiba.

__ADS_1


setelah mengatakan itu arsen berdiri dengan tegap. dan menatap ke arah ayana yang sudah merasa takut serta badan nya yang sudah gemetaran hebat.


" baik lah sayang aku akan pergi dari sini untuk membiarkan mu tenang. tapi aku akan kembali lagi. "


arsen mendekat lagi ke arah ayana dan menempelkan keningnya ke kening ayana dengan lama. lalu stelah itu arsen mencium kening nya ayana dengan lama.


" kau hanya milik ku. ingat itu. "


selepas berkata seperti itu arsen pergi meninggalkan ayana sendirian di rungan nya itu.


melihat arsen yang sudah mau pergi itu dan menghilang dari penglihatan nya ayana merasa lega.


karna terlalu lega nya ayana langsung terduduk ke lantai. dengan badan yang gemetaran serta nafas yang memburu dengan cepat.


ayana benar benar ketakutan.


di tempat lain di sebuah hotel ternama di jakarta.


lisa dan bima telah bangun dari tidur nya dan sekarang sedang duduk bersama karna telah menghabiskan sarapan bersama.


"bagaimana sayang. apa sekarang saja aku menelvon anak ku. "


" mm baik lah. aku pun akan menelvon adik ku sekarang. kita sama sama menelvon mereka. "

__ADS_1


lisa dan bima sama sama bergerak untuk mengambil benda pipih milik mereka masing masing. dan berpisah dengan jarak untuk menelvon keluarga mereka masing masing.


__ADS_2