
sedang asik menikmati ketenangan Elard di kejutkan dengan sebuah suara teriakkan yang berada tepat di samping nya.
"kyaaaaaa. " teriak ayana kuat. saat sebuah tangan mencekram tangan kiri nya dengan kuat dan mulai menarik nya mendekat ke arah sosok laki laki yang sedang mencekram tangan nya ayana dengan sangat kuat, sehingga ayana meringis menahan sakit.
" ar. .sen " kata ayana pelan dan terbata bata.
yah laki laki itu adalah arsen yang telah sampai di pantai itu.
Elard yang merasa sudah terganggu membuka mata nya, Elard melihat sosok laki laki berbalutan jas dengan rapi dan gagah serta tampan saat ini telah membuat keponakan nya itu merasa ketakutan. Elard bertanya tanya bingung dengan situasi ini.
" siapa laki laki itu, apakah kekasih nya. jika benar kenapa dia ketakutan seperti itu bahkan sampai bergetar. apa ada yang salah? " pikir El dalam hati nya yang mana masih melihat ke arah ayana dan laki laki itu.
" lepas kan aku arsen. lepas lepaskan tangan ku. sakit arsen " kata ayana sambil menahan sakit di tangan nya karna cekraman arsen yang semakin kuat.
" kau sungguh hebat ayana. aku sudah peringatkan untuk tidak kabur meninggalkan ku. tapi kau malah membangkang, jadi terima hukuman nya. " jelas arsen.
arsen melepaskan cekraman nya lalu mengangkat tangan kanan tinggi untuk menampar ayana dengan kuat .
__ADS_1
plaaak.
ayana terhuyung dan terjatuh tersungkur ke tanah pantai itu dengan air mata yang sudah mulai keluar, serta pipi mulus nya yang memerah mengeluarkan darah di sudut bibir nya.
Elard terkejut lalu dengan cepat maju untuk menolong ayana, namun Elard terhenti karna sebuah suara yang tinggi dari arsen " berhenti jangan menyentuh nya, jika kau tidak ingin mati. pergi lah dari sini. " bentak arsen dengan nada sombong nya kepada El.
ayana masih terduduk di bawah serta posisi El yang sedikit membungkuk itu saat ingin menolong ayana tadi. El berdiri dengan tegak setelah arsen berani nya membentak nya. El menatap tajam ke arah arsen yang hanya datang seorang diri tanpa pengawal tadi.
arsen dengan sombong nya tadi menyuruh pengawal nya untuk tetap di mobil dan dia sendiri lah yang menyusul ayana seorang diri. arsen tidak tau jika Elard adalah lawan yang berat. baik dalam bisnis mau pun dalam hal fisik.
Elard dengan gerakkan cepat langsung meninju dengan sekuat tenaga bagian perut arsen tepat di ulu hati nya. arsen membungkuk menahan sakit yang teramat di sertai dengan batuk batuk. arsen memengang perut nya yang kesakitan itu sambil mengerang kesakitan .
" aaaaaaarrrrgggh " pekik arsen kuat karna menahan sakit.
mereka tidak perduli jika jadi tontonan. ayana hanya menunduk kan wajah nya menahan sakit serta malu.
untung nya di saat itu tidak ada yang merekam kejadian ini. itu yang membuat ayana bernafas dengan lega.
__ADS_1
" laki laki lemah, " bisik El tepat di telinga nya arsen saat posisi nya membungkuk menahan sakit di bagian perut. lalu Elard mendorong tubuh nya arsen dengan kuat dan arsen pun terjatuh dengan tidak berdaya karna rasa sakit yang teramat ini.
arsen mengeram dengan kesal menatap tajam ke arah elard dan ayana secara bergantian " aku akan balas kau lebih dari ini laki laki breng*sek , tunggu saja. dan untuk kau ayana. tunggu saja, kau telah membuat ku seperti ini akan ku balas berkali kali lipat rasa sakit ini. kalian tunggu saja " umpat Arsen dalam hati.
Elard pun menoleh ke arah ayana lalu tanpa izin dan bersuara Elard mengendong ayana dengan kedua tangan nya. ayana syok dan kaget sesaat terhadap aksi yang telah di lakukan oleh paman nya ini.
ayana terpesona sesaat akan paman nya, ayana merasa di lindungi oleh orang yang spesial. hati nya merasa berbunga bunga. namun belum selesai berkhayal terlalu tinggi, ayana segera tersadar akan kenyataan tentang nya dan tentang laki laki yang saat ini sedang menggendong nya.
" sadar ayana. dia paman mu, tidak boleh ada perasaan lebih atau jatuh cinta. " ayana menggeleng gelengkan kepala nya dan itu semua di lihat oleh Elard.
" apa masih ada yang sakit? kita kerumah sakit. " tanya El sambil menatap ayana dengan datar. dan berjalan berlalu dari pantai langsung ke mobil nya El yang tidak jauh dari tempat kejadian itu.
ayana dan Elard telah pergi menjauh dari pantai itu menuju hotel.
sedang kan arsen yang saat ini tengah di lari kan ke rumah sakit dalam keadaan pingsan oleh orang orang di sekitar itu sedang mendapatkan perawatan .
nana dan para pengawal lain nya menyusul kemudian ke rumah sakit XX itu dengan raut wajah takut dan cemas karna mereka baru mendapatkan kabar tentang kejadian ini hingga satu jam lama nya setelah mencari keberadaan tuan nya. mereka di kejutkan dengan kejadian itu dan di sana lah mereka baru mengetahui kebenaran nya tentang insiden yang menimpa tuan mereka.
__ADS_1