Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 36


__ADS_3

lama dalam posisi tersebut, ayana kembali tersadar karna merasakan sebuah sentuhan di area belakang tubuh nya.


" hmm. . maa'aaf paman . . " kata ayana pelan dan berdiri cepat dan dengan wajah yang tertunduk.


El merasa syok dan terkejut dengan apa yang terjadi, namun tidak ingin berlama lama pun El kembali berdiri dengan gerakkan cepat , dalam keadaan perasaan yang mulai kesal karna ayana.


" ada apa kau terburu buru untuk masuk. apa kau sedang di kejar oleh penangih hutang? " kesal El dengan suara yang sedikit kuat.


ayana tertunduk dan tidak berani menatap ke arah wajah nya El, ayana juga merasa serba salah harus lari ke mana untuk menyelamatkan diri dari orang orang nya arsen.


" maaf paman. aku takut, maka nya berlari ke sini soalnya ada orang jahat yang mau mencelakai aku paman. " kata ayana pelan menatap ke arah nya El dengan wajah nya yang ketakutan alami.


El yang melihat wajah nya ayana pucat dan penuh dengan peluh pun. merasa tidak tega namun El masih belum seratus persen percaya dengan cerita nya ayana.


" lalu kau mau apa datang kemari lagi? " tanya El sedikit kesal.


"hm. . kalau bo. .leh paman. aku menginap di sini menjelang situasi ku sudah aman paman. setelah itu aku akan pergi dari sini paman. boleh yah paman. " kata ayana dengan nada memohon dan menggosok gosok kan kedua tangan nya di atas dada nya sendiri.

__ADS_1


El menghembuskan nafas nya kasar lalu mengumpat dalam hati. "huuuuuft. . belum sah jadi ponaan tiri aja uda ngeropotin begini , apa lagi udah sah jadi ponaan, habis gue ama nih bocah. pasti kacau balau tatanan hidup gue ntar.dasar bocah tengil " kata El mengumpat dalam hati.


mau tidak mau pun El mengiyakan permintaan ayana sebab El juga tidak ingin jika ada apa apa dengan Ayana sebab El telah berkata kepada kakak nya bima untuk menjaga ayana.


" hmm. . baik lah, dan ingat jangan nganggu privasi ku. satu hal lagi. kau tinggal di rumah ini itu tidak gratis, semua hal yang ada di rumah ini harus kau yang kerjakan. mulai dari mencuci baju ku. mengepel. memasak serta beres beres hal yang lain tentu saja. so bagaimana. ? " jelas El kepada ayana.


ayana yang mau tidak mau pun harus menyetujui semua nya, sebab ayana lebih sayang nyawa nya karna ayana tidak mau diri nya bisa tertangkap oleh orang orang suruhan arsen. dan lebih aman jika ayana berada di tempat ini dan bersama El.


" baik lah paman. aku setuju. " kata ayana dengan pelan.


" siap paman. "


El pun berlalu dari sana, meninggalkan ayana sendirian berjalan menuju ke arah kamar nya untuk memakai baju.


ayana yang melihat El berlalu pun, tanpa sengaja bersuara " tubuh yang bagus paman . aku suka perut yang kotak kotak itu, " kata ayana sedikit berteriak sambil mengarah kan kedua jempol nya ke arah El.


El pun menghentikan langkah nya dan kembali berbalik ke arah nya ayana. El yang tidak sadar akan penampilan nya sedari tadi pun tersentak kaget melihat ke tubuh nya.

__ADS_1


" ****. . " umpat El kesal dan menahan rasa malu.


" hahahahahahahaah. " ayana tertawa dengan keras melihat paman nya tersebut berjalan dengan cepat menuju ke kamar nya .


" pemandangan gratis yang indah dan sempurna. " kata ayana pelan.


ayana pun memilih untuk duduk di atas sofa sementara menjelang perasaan nya kembali tenang. karna ayana sama sekali tidak tau apakah orang orang nya arsen tersebut sudah pergi atau masih betah mencari dirinya.


El yang sudah sampai di dalam kamar nya pun hanya meradang tidak jelas karna membiarkan diri nya menjadi tontonan gratis untuk bocah tengil itu.


" ****. . ****. ." El memukul mukul kening nya beberapa kali menghilangkan rasa malu nya.


El pun memilih untuk segera memakai pakaian nya dan turun kebawah lagi untuk menemui ayana. dan El pun akan mencari tau tentang ayana. El pun menghidup kan benda pipih nya yang sudah beberapa hari ini sengaja El matikan untuk mencari tau tentang kehidupan ayana memalui alex.


setelah benda pipih milik El hidup kembali, El terkejut karna banyak nya pesan dan panggilan. baik dari alex mau pun dari kakak nya bima, dan tidak lupa juga pesan dan panggilan dari amber.


El pun membuka semua pesan tersebut dan dengan perasaan kacau dan terkejut nya, El langsung segera menghubungi kakak nya bima untuk menanyakan kebenaran nya.

__ADS_1


__ADS_2