Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 99


__ADS_3

saat diri nya tiba di dalam kamar, ayana langsung menghempaskan seluruh tubuh nya di atas tempat tidur nya dengan posisi terlentang menghadap ke langit langit kamar nya.


" kenapa kamu tega arsen, apa ini yang kamu inginkan, kenapa begitu menyiksa, apa kah kita akan selalu seperti ini, aku sungguh tidak kuat arsen. kenapa kau berubah, kenapa. . apa kata cinta yang kau sebut kan untuk ku hanya lah sebuah ilusi semata . kenapa kita harus saling menyakiti dalam sebuah hubungan ini, , aku tidak ingin membenci mu arsen, sakit. hati ku sakit, , hiks hiks. . hiks hiks. . " racau ayana dengan pelan hingga air mata pun jatuh membasahi kedua pipi nya karna ayana merasa tidak tahan lagi, ayana merasa sesak di dalam dada nya, ingin meluapkan semua nya namun dengan cara apa.


" apa aku harus menyerah arsen, apa aku harus melepas mu agar kita berdua bisa bahagia. jika memang itu jalan takdir cinta kita, aku akan melepaskan mu dan mencoba untuk mencari pelindung yang bisa melindungi ku dari mu yang bersifat seperti ini. . . aku akan memulai nya tanpa ragu sebab kamu yang mendorong ku untuk melakukan nya. " racau ayana kembali dengan tekad yang bulat untuk melepas arsen dari hidup nya, karna di saat itu ayana masih belum mau melepaskan arsen karna masih ada rasa dan perasaan yang ragu ragu di dalam hati nya , ayana masih berat untuk berbuat lebih kepada arsen sebab perasaan sayang dan cinta nya untuk arsen masih tersisa di dalam relung hati nya. namun setelah kejadian barusan ayana sudah membulat kan tekad nya untuk berubah segala hal yang berhubungan dengan arsen.


" ma'af paman, aku akan masuk ke dalam kehidupan mu, ma'af jika langkah ku ini salah, namun hanya paman yang mampu, " gumam ayana dalam hati nya, dan berniat tidak akan ragu lagi dalam menggoda paman nya tersebut.


ayana masih senantiasa menghabis kan waktu di dalam kamar nya sendirian sambil berfikir bagaimana cara nya untuk bertindak, sedangkan El masih berada di lantai bawah, duduk dengan santai di ruangan keluarga untuk menghilangkan rasa sakit kepala yang di dera nya karna kejadian yang menimpa ayana barusan.


alex yang sudah berada di halaman depan kediaman tuan nya pun turun dari mobil yang di kendarai nya dengan membawa tas kerja nya. sebab di dalam tas nya tersebut berisi dokumen dokemun yang di perlukan oleh tuan nya bima untuk berangkat bulan madu ke amerika.


tap tap tap. suara langkah kaki alex yang sedang memasuki rumah tersebut, dalam beberapa langkah lagi alex bisa melihat tuan nya El sedang duduk dengan santai sambil sebelah tangan tuan nya memijat mijat pelipis mata nya.


" ada dengan tuan ? apa sakit? atau banyak pikiran? tapi kenapa bisa sakit atau banyak pikiran. kan tuan hanya bermalas malasan saja di rumah sedangkan pekerjaan kantor aku yang handle semua. atau karna nyonya amber? . apa mereka berkelahi lagi, atau apa ada masalah. ? . " gumam alex dalam hati nya dengan bertanya tanya sendiri sambil langkah kaki nya yang masih berjalan hendak mendekat ke arah tuan nya El yang sedang duduk di ruang keluarga tersebut.


" apa tuan sakit? " tanya alex tiba tiba saat sudah berdiri tepat di sisi samping El yang sedang duduk di sofa.


El pun mengangkat kepala nya sedikit untuk melihat siapa orang yang bertanya dengan nya barusan.


" oh kau lex. tidak. aku baik baik saja, " jawab El jujur, namun hanya kepala nya saja yang sedikit pusing karna memikirkan masalah ayana.


" jika tuan baik baik saja. lalu kenapa tuan memijat mijat pelipis tuan secara berulang ulang kali seperti itu. ? " tanya alex kembali karna penasaran.


" tidak ada apa apa. memang kenapa ? , apa ada yang salah dengan apa yang aku lakukan sekarang, apa aku harus melapor semua hal dengan mu haa. memang kau ibu ku, ck, cerewet sekali. " kata El dengan nada yang tidak bersahabat.


" bukan begitu tuan, saya hanya khawatir . jika tuan kenapa napa saya akan mengurus semua nya dengan cepat. takut semua nya terlambat dan tuan keburu. . " belum selesai alex berbicara El langsung memotong nya dengan cepat.


" keburu apa haa, keburu mati gitu maksud nya lex. " kata Elard dengan sinis dan dengan tatapan mata nya yang tajam tertuju kepada alex.


"aaaaiiisssh, salah lagi " gumam alex dalam hati.


" bukan tuan. maksud sa. . " alex kembali terdiam tidak melanjutkan kata kata nya sebab Elard langsung berbicara.


" sssssuuuttt, sudah lah jangan di perpanjang, makin pecah kepala ku, ada apa kau kemari. ? " tanya Elard.


" saya kemari mau bertemu dengan tuan bima tuan, " kata alex kepada El.


" untuk apa? " tanya Elard penasaran.


" rahasia tuan. " kata alex dengan berani nya. karna alex berniat membalas El agar merasa jengkel.

__ADS_1


" berani kau yah lex, katakan dengan jujur sekarang. apa alasan mu kemari. " kata El sedikit kesal.


" saya ke sini untuk. . " perkataan alex kembali terhenti sebab ada nya sebuah suara yang berteriak memanggil nama nya dari lantai atas.


" alex, " panggil bima saat itu yang hendak berjalan menuruni anak tangga beserta istri nya dan beberapa koper di kedua tangan mereka.


Elard dan alex pun secara bersamaan mengangkat kepala mereka untuk melihat ke arah asal suara.


" tuan , nyonya. " sapa alex sopan.


" kakak, kakak ipar. " di susul oleh El menyapa mereka berdua secara bergantian.


bima hanya memberi anggukkan kepala atas sapaan dari mereka berdua, sedangkan lisa membalas sapaan untuk nya dengan bersuara. " iya lex, " . iya Elard. " .


bima dan lisa sudah berada di dekat Elard dan alex dengan posisi lisa yang duduk di sofa sedangkan bima masih senantiasa berdiri di dekat koper mereka berdua berada.


" bagaimana lex? " tanya bima kepada alex dan mengabaikan Elard untuk sesaat. El masih senantiasa mendengarkan kemana arah pembicaraan antara kakak nya dan alex.


" sudah selesai tuan. bisa langsung berangkat sekarang. " jawab alex dengan yakin.


" tunggu. . tunggu, ada apa ini. berangkat,? siapa yang mau pergi. ? " tanya Elard kepada kakak nya karna penasaran.


" kemana? " tanya El singkat dengan pandangan mata nya melihat ke arah kakak nya.


" amerika, kami akan kesana untuk bulan madu dan akan berangkat hari ini juga. " jelas bima kepada El karna tidak ingin membuang buang waktu lagi.


" what. kenapa mendadak? " tanya El bingung.


" bukan mendadak, memang sudah di rencanakan. mau pergi besok atau hari ini sama saja tujuan nya. lebih cepat lebih oke. " kata bima dengan santai nya kepada El.


" hanya kalian berdua, ayana? " kata El bertanya .


" yes. dan masalah ayana. kakak ingin kamu yang menjaga nya saat kami berdua sedang berada jauh. kakak mohon dan kamu harus mau. " kata bima dengan santai di awal dan berakhir dengan nada serius saat di ujung perkataan nya.


" haaa, kenapa aku, aku gak mau kak, aku si. . " perkataan El terhenti sebab bima menyela nya dengan cepat.


" jika kamu tidak mau, kamu bisa keluar dari rumah ini dan keluar dari kantor. kamu bisa usaha sendiri kan. " kata bima dengan sedikit ancaman untuk menggertak Elard dan hanya bercanda, sebab bima tidak akan tega untuk membuat adik satu satu nya tersebut hidup menderita.


" aiiish, oke. " jawab El terpaksa. El menjawab iya sebab tidak ingin berada jauh dari sang kakak, jika El bersikeras saat ini untuk menolak nya sebenar nya El tidak masalah sebab El adalah sosok yang cerdas. namun karna sang kakak El terpaksa menerima nya, terserah orang mau melihat dan menilai sisi diri nya yang lemah saat ini, semua itu terjadi karna sang kakak. El sangat menyayangi kakak nya, itu sebab nya El masih mau menerima semua ancaman dan perintah dari sang kakak.


" bagus, kalau begitu kita berangkat sekarang sayang. " kata bima dengan perasaan yang bahagia kepada istri nya.

__ADS_1


lisa hanya mengangguk kan kepala nya tanda setuju.


" terima kasih Elard. " kata lisa kepada El dengan ramah di sertai senyuman yang manis di bibir nya, lisa yang baru bersuara karna saat bima dan Elard berbicara tadi lisa hanya memperhatikan nya saja tanpa memberi komentar begitu pun juga dengan alex.


" sama sama " jawab El singkat.


" lalu di mana ayana? " tanya bima kemudian sebab tidak melihat ayana.


" dia keluar, " jawab El tiba tiba dan berbohong karna tidak ingin semua yang ada di sini tau tentang masalah yang di timpa ayana barusan.


" dari mana kamu tau? " tanya bima penasaran.


" tadi belum lama dia keluar dan berpamitan pada ku tadi " terang El berbohong kembali kepada sang kakak.


" ooh, ya sudah. tolong beri tahu kepada nya tentang keberangkatan kami " kata bima kepada El.


" hm " jawab El singkat.


" ayo lex antar kami ke bandara. " kata bima kepada alex, bima pun mulai bergerak membawa satu koper di tangan nya dan di ikuti oleh istri nya dan juga di susul oleh alex , El juga ikut bergerak karna El ingin mengantar kakak dan kakak ipar nya ke depan. sisa koper bima dan lisa di bawakan oleh alex .


bima , alex dan lisa pun berpamitan kepada El, dan mereka bertiga pun sudah bergerak berlalu dari kediaman tersebut. El yang masih berada di depan rumah itu pun masih melihat mobil tersebut berlalu mulai menjauh.


ayana yang masih berada di dalam kamar nya sama sekali tidak mengetahui rencana bulan madu tersebut. El yang sudah merasa letih pun memilih berjalan menuju ke arah kamar nya.


di lain sisi.


arsen yang sudah tiba di depan toko nya ayana pun mencoba untuk menghubungi anak buah nya, karna situasi di sekitaran toko nya ayana terlihat normal tidak ada tanda tanda keberadaan dari anak buah nya.


nada dering tersambung.


" di mana kalian? " teriak arsen tidak sabaran.


" kami sedang mengejar mobil yang sedang di naiki nona ayana tuan, nona ayana saat itu sudah meninggalkan toko nya. saat kami menghadang mobil nya dia ketakutan tuan dan sang supir itu pun mulai melaju kan kecepatan mobil nya dan kami masih mengejar nya tuan . " jelas anak buah nya itu.


" aaaaaaakh, brengsek. dasar gak becus. kirim lokasi kalian di mana aku akan menyusul. " teriak arsen mulai frustasi. dan tanpa aba aba lagi arsen mematikan panggilan tersebut lalu mulai masuk ke dalam mobil nya, dan beberapa saat menunggu masuk lah sebuah pesan singkat dari anak buah nya tentang posisi lokasi mereka saat ini, arsen pun mulai melaju kan mobil nya berlalu dari toko nya ayana berniat untuk menyusul ke sana.


" brengsek " umpat arsen dalam hati. dan kembali fokus mengemudikan mobil pribadi nya dengan kecepatan tinggi.


# terima kasih sudah membaca cerita author. beri like dan komentar nya yah. terus dukung author. terima kasih.


love you all dan sehat sehat selalu. 😍😍😍😘😘😘😍💪

__ADS_1


__ADS_2