Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 51


__ADS_3

ayana dan arsen pun masih dalam situasi yang tegang, karna aksi tarik menarik dan adu mulut. membuat keributan itu semakin kencang dan membuat telinga El tidak tahan untuk mendengar nya.


" ikut aku sekarang , atau kau akan menyesal " kata arsen dengan bentakkan.


" aku tidak mau, kau penjahat. aku tidak mau ikut dengan mu. jika aku ikut dengan mu. kau akan memperlakukan aku dengan kejam. aku benci pada mu, " amuk ayana sambil menarik narik tangan nya dari genggaman tangan arsen yang kuat.


" diam, atau aku akan menghabisi mu di sini. " bentak arsen sekali lagi dengan tatapan tajam nya.


ayana terkejut, tidak bisa di pungkiri bahwa hati ayana sekarang sangat sakit dan teriris karna kata kata arsen barusan. membuat ayana tak habis fikir, arsen nya yang dulu telah berubah. bukan lagi arsen yang penuh cinta . tapi benarkah ayana telah mengenal arsen sepenuh nya. ternyata jawaban nya sudah pasti, ayana belum mengenal apa pun tentang arsen. ayana hanya tersenyum getir sambil menahan dengan keras tubuh nya agar tidak bisa terbawa oleh arsen. dengan keadaan yang setengah melamun ayana berusaha untuk melepaskan cekraman tangan nya arsen dari diri nya.


ayana meronta ronta, sekuat tenaga untuk bisa melepaskan diri. arsen juga semakin gencar untuk menarik tubuh nya ayana, terseret sedikit demi sedikit hingga jarak ayana dari pintu kamar nya El telah berlalu sebanyak 2 meter.


saat ayana dan arsen melanjutkan keributan nya di luar kamar El, beda hal nya dengan El yang merutuki orang yang membuat keributan di luar kamar nya.


" ck. siapa yang ribut ribut di depan kamar ku. apa mereka tidak ada kerjaan, sedang kan tempat bagian atas ini sudah ku sewa semua nya. tapi kenapa masih saja ada yang bisa naik ke atas. ck. aku akan komplit dengan pelayanan hotel ini. sungguh sangat tidak membuat ku merasa nyaman. " El merutuk dengan kesal dan mau tidak mau El harus memeriksa nya sendiri.


ceklek. pintu kamar El terbuka dengan setengah dan El pun keluar dengan tatapan kesal, ingin melihat siapa orang yang telah mengganggu kenyaman nya malam ini.

__ADS_1


El melihat ayana dan seorang laki laki yang cukup familiar bagi El namun El tidak ingat saat dia mencoba mengingat nya jadi El abaikan saja. dan melihat ke arah ayana.


saat pintu terbuka dua sejoli yang bersitenggang tersebut pun menoleh ke arah nya El secara bersamaan.


" tolong aku. " teriak ayana cukup kuat.


El termenung sesaat untuk bisa mencerna apa yang terjadi saat ini . melihat ayana dan seorang pria tarik menarik di depan kamar inap nya.


" jangan ikut campur. " teriak arsen ke arah nya El.


El yang terdiam termenung itu pun kembali tersadar karna bentakkan dari suara nya arsen. El menatap dengan tajam ke arah nya arsen. El teringat kembali dengan kejadian di pantai beberapa waktu lalu.


ayana yang melihat El hanya diam saja, kembali berteriak. " tolong aku, jika tidak kau akan kehilangan aku untuk selama nya. " El ternganga karna mendengar perkataan ayana kepada nya.


" ****, apa apaan ini. apa kau sakit? " tanya El dengan nada dingin nya.


ayana tidak perduli lagi dengan rasa malu nya, ayana hanya ingin bisa bebas dari arsen. arsen pun masih gencar tanpa lelah untuk menarik tubuh nya ayana.

__ADS_1


" sayaaaaang, aku mohon tolong aku, atau orang psikopat ini akan membunuh ku. kau akan kehilangan aku, apa kau tega sayang. " teriak ayana kembali memandang ke arah nya El dengan tatapan memohon. keringat dingin telah membasahi kening nya ayana karna menahan rasa takut.


jarak ayana dengan kamar nya El sedikit demi sedikit berjarak dan El masih ternganga dengan panggilan sayang dari ayana.


El merasa ada yang berbeda dengan diri nya, ada yang bergetar di dalam dada nya saat ayana memanggil nya dengan sebutan sayang. tapi lagi lagi El menepis nya dengan kata kata dingin nya di dalam hati " aah, . apa perduli ku. , biar kan saja. toh dia buk. . " belum selesai El bermonolog dalam hati nya, El terkejut oleh suara nya ayana sekali lagi yang memanggil nya dengan sebutan sayang.


" saaaaaaayaaaaaaaang " teriak ayana kuat.


dan itu membuat El tersadar dan menatap dengan tajam ke arah nya arsen. El pun tak mau berfikir panjang lagi dan bergegas berjalan mendekat ke arah ayana dan arsen.


tanpa ba bi bu El langsung menghantam wajah nya arsen dengan pukulan maut nya, membuat tubuh nya arsen terjatuh ke bawah ,dan membuat ayana terkejut tanpa berteriak. ayana tak ingin membuang buang suara untuk pria seperti arsen. ayana hanya membekam mulut nya untuk menghilang kan rasa keterkejutan nya atas aksi El barusan.


buk.


setelah arsen terjatuh karna bogeman dari El, arsen menatap nyalang ke arah nya El dengan tatapan penuh kebencian dan amarah.


" ****, kenapa kau selalu ikut campur ," kata arsen dengan memegang pipi nya yang kena bogeman mentah dari El hingga mengeluarkan sedikit darah.

__ADS_1


arsen pun berdiri dengan cepat dengan tangan masih memegang pipi nya yang sakit. ayana pun memilih bersembunyi di belakang nya El.


__ADS_2