Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 57


__ADS_3

ayana yang sudah merasa agak enakkan karna selesai bercanda dengan rana pun memilih untuk bangun, karna jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


ayana ingin bersih bersih dan bersiap siap untuk ke dapur membuat sarapan. untuk diri nya dan juga El. karna pagi ini ayana dan El akan kembali ke paris. semua barang yang ayana ingin bawa juga sudah rapi di kemas, tinggal menunggu jam keberangkatan saja lagi.


ayana yang sudah wangi dan cantik itu pun, memilih untuk keluar dari kamar menuju ke dapur. memasak sarapan karna ini hari terakhir nya ayana berada di jakarta, ayana ingin hari ini suasana nya harus merasa bahagia tanpa ada kesedihan.


ceklek. pintu kamar nya ayana di buka, ayana yang melihat ke arah pintunya El hanya bisa melihat dalam diam. ayana tidak ingin menganggu El saat ini.


" entah dia masih tidur atau sudah bangun. apa dia tidur dengan nyenyak. aa. bodoh, ngapain juga aku mikirin dia, mending buat sarapan lagi, udah ah. ngpain juga berdiri disini. cus buat sarapan. " gumam ayana pelan dan melangkah berlalu ke arah dapur.

__ADS_1


ayana sibuk dengan alat alat di dapur nya El dengan suasana hati yang bahagia, ayana ingin masak chiken pedas dan nasi kari dan untung lah semua bahan nya lengkap, jadi ayana tidak perlu repot repot lagi untuk memesan bahan ke luar, ayana dengan lihai nya menggunakan alat alat dapur tersebut, tanpa ada rasa kaku semua nya terlihat dengan alami tanpa di buat buat. jika ada yang melihat ayana yang berada di dapur pasti merasa sejuk di mata.


El yang terbangun karna alarm nya sudah berbunyi pun memilih untuk membuka mata nya perlahan, meregang kan otot oto nya agar tidak terkejut saat bergerak secara mendadak nanti, jam sudah menunjukkan pukul setengah 8 pagi. El yang teringat akan keberangkatan nya pagi ini kembali ke kota paris pun, bergegas untuk bangun dan bersiap siap, El masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih.


beda hal dengan ayana yang sudah hampir selesai dengan alat alat dapur nya, karna sebentar lagi masakkan nya akan bisa di hidangkan di atas meja makan. ayana dengan semangat dan bahagia melakukan nya, entah bahagia karna apa, ayana sendiri juga tidak tau.


El pun memilih untuk keluar dari kamar nya, karna perut nya sudah tidak bisa di ajak kompromi sebab tadi malam El tidak ada makan malam sama sekali.


saat hendak berjalan ke arah nya dapur El melihat ayana yang sedang asik berkutat dengan alat alat masak milik nya di dapur . karna masih melihat ayana dengan jarak yang jauh, El pun memilih untuk melangkah kan kaki nya untuk lebih mendekat. melihat ayana dari dekat dan berada di dapur untuk membuat sarapan untuk diri nya, entah kenapa membuat hati nya merasa nyaman dan berdebar debar. hingga aroma harum dari masakkan yang ayana buat pun tercium sampai ke indra penciuman nya El, dan itu semakin membuat perut nya berperang di dalam sana minta di isi.

__ADS_1


" ck, apa kau ingin mengambil hati ku. hahaaha boleh lah boleh lah. aku kasih 30 persen untuk penilaian mu hari ini. aku suka dan membuat hati ku berdebar debar, serta perut ku juga ikut meronta ronta. " gumam El pelan yang masih betah memandang ke arah nya ayana, ayana yang masih sibuk dengan alat dapur tersebut tidak mengetahui keberadaan nya El yang saat ini sedang memantau diri nya dari jarak yang tidak jauh.


El termenung sebab El teringat akan istri nya amber. amber bahkan tidak pernah membuat kan makanan untuk nya, baik itu sarapan. makan siang atau makan malam. El pun sempat berfikir. untuk apa dia menikah. jika semua hal di lakukan nya dengan sendiri.


" jika aku tidak menikah dengan mu. atau mencintai mu amber. apakah saat ini aku akan merasakan bahagia tanpa kamu. jika aku tidak mengenal mu. apa kah takdir ku akan berubah. kenapa kau tidak bisa menjadi istri yang aku idam idamkan amber. haa, apa kah cinta ini selalu ada di dalam hati ku. aku sendiri pun tidak tau. maaf jika suatu saat nanti hati ku telah di isi dengan hal yang lain amber. maaf. karna aku tidak tau bagaimana waktu akan berjalan. di tambah dengan masalah mu dan pria itu. mengingat hal itu saja sudah membuat hati ku sakit. apakah hal yang ku jaga selama 5 tahun ini akan sia sia. apakah pertahanan yang aku dirikan akan runtuh, selama menikah dengan mu aku selalu menjaga diri ku untuk tetap setia kepada mu. tapi aku tidak tau jika untuk sekarang am. " El bermonolog dalam hati nya dan termenung sangat dalam. hingga panggilan dari ayana pun El tidak mendengarkan nya .


" paman. . pamaaan. " panggil ayana.


"paman. paman. " tetap juga tidak ada respon dari El. karna El tidak merespon panggilan nya ayana pun memilih untuk mendekat dan saat ini posisi ayana tepat berada di depan nya El. El yang terdiam masih dalam mode berlamun tidak sadar jika ayana sudah berada di depan mata nya.

__ADS_1


__ADS_2