Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 82


__ADS_3

ayana pun segera bangkit dari posisi nya untuk bersiap siap mengemasi barang nya, walau pun tidak semua nya ayana hanya membawa baju dan peralatan yang menurut nya perlu saja. ayana pun tidak tau harus berapa lama diri nya tinggal di rumah mama nya tersebut.


" aku bawa beberapa baju saja, tidak usah terlalu banyak, lagian aku tidak tau sampai kapan aku akan di sana. aku juga tidak tau, apa mama akan betah jika melihat ku lebih lama. " kata ayana ke pada diri nya sendiri.


ayana pun masih dengan rutinitas nya. menyiapkan pakaian yang akan diri nya bawa, cukup beberapa helai pasang saja, alat make up serta alat alat lain nya, seperti carger hp, laptop dan lain lain.


setelah selesai mengemasi barang barang nya, ayana pun memilih untuk berjalan ke kamar mandi berniat untuk membersihkan tubuh nya terlebih dahulu.


El yang masih berada di kantor nya, masih di sibukkan dengan semua pekerjaan nya yang menumpuk , alex sebagai sekretaris nya pun tidak tau ada di mana. setelah alex membuka pintu ruanga nya El terakhir kali saat bima berada di satu ruangan dengan El. hingga sekarang pun alex masih belum muncul batang hidung nya di depan El, alex pun sama sekali tidak masuk ke kantor, saat di hubungi nomor nya selalu sibuk.


" kemana pergi nya si tukang kepo itu , hingga sekarang belum menampakkan wajah nya di depan gue , liat aja nantik lu lex. gue kasih lu tugas segamban biar kapok lo . " gerutu El tidak jelas kepada alex.


alex yang sedang berada di cafe pun tidak juga datang ke kantor. sebab alex saat ini sedang sangat sibuk menajalankan tugas dari tuan nya bima. alex sebagai tangan kanan kepercayaan tuan bima nya pun lebih memilih menjalan kan perintah tuan nya bima , alex tau jika diri nya datang menghampiri El saat ini, diri nya bakal di siksa habis habisan. lebih baik alex menyelamatkan diri lebih dulu. alex di beri tugas oleh bima untuk menyiapkan segala hal tentang pernikahan nya. karna pernikahan nya bima tinggal memakan waktu sehari saja. alex yang di beri tugas tersebut pun. menjalankan nya dengan penuh semangat .


di tempat ayana.


ayana yang sudah cantik dan harum pun. bergegas berniat untuk meninggalkan apartemen nya ,namun langkah nya ayana terhenti sebab alamat nya papa bima masih belum di kirim kan oleh mama nya.


ayana pun kembali melihat benda pipih milik nya untuk memastikan kepastian bahwa sang mama sudah mengirim kan alamat nya. namun saat di lihat oleh ayana, benda pipih milik nya sana sekali tidak ada pesan masuk baik pemberitahuan apa pun dari sang mama.


" kenapa mama belum mengirim kan alamat nya. apa mama lupa, " gumam ayana pelan.


ayana terdiam sesaat. tiba tiba ayana teringat akan El. " paman kan adik nya papa bima. aku tanya sama dia saja, aku akan menghubungi nya sekarang. " kata ayana pelan. ayana pun mengutak atik benda pipih milik nya hendak menghubungi El. tetapi ayana berhenti sejenak dari niat nya ,sebab ayana teringat bahwa diri nya sama sekali belum mendapat kan nomor hape milik nya El.

__ADS_1


"ah bodoh. aku kan belum ada nomor nya. mana bisa aku menghubungi nya. aa dasar bodoh " rutuk ayana kepada diri nya sendiri.


" apa aku datangi saja ke tempat nya. aa. . tapi gak ah. paman kan lagi sensi. nantik yang ada malah aku yanh kenak kata kata pedas nya lagi. emm. . tunggu pesan dari mama aja deh, siapa tau mama lupa sesaat dan sebentar lagi akan mengirim nya. lebih baik aku tunggu saja di sini baru berangkat. " kata ayana berbicara sendiri.


lisa yang saat itu telah selesai menghubungi anak nya pun lupa mengirim kan alamat calon suami nya tersebut kepada ayana, lisa melupakan nya karna suara bima berteriak memanggil manggil nama nya dari luar.


" lisa. . lisa. . " panggil bima yang sedang mencari lisa.


lisa yang berada di kamar nya pun segera berjalan ke luar. " ada apa sayang. " tanya lisa saat sudah berada di ambang pintu, karna saat itu pintu kamar nya lisa tidak tertutup.


bima yang melihat sosok lisa pun berjalan mendekati lisa ." apa kamu sudah selesai menghubungi anak mu sayang. ? " tanya bima kepada lisa .


" sudah sayang, ada apa ? " tanya lisa kembali kepada bima .


lisa terdiam sebentar. " iya sayang. aku lupa, saat aku mau mengirim kan nya, aku mendengar suara kamu memanggil manggil nama aku tadi. maka nya aku keluar melihat mu, ku pikir ada apa. " jelas lisa kepada bima.


" hahahaahaha, ma'af sayang. baik lah, aku tunggu kamu di ruang makan kita makan siang bersama. " ajak bima kepada lisa untuk makan siang bersama.


" em, baik lah sayang. kamu duluan saja, aku akan menyusul. aku mau mengirim alamat rumah ini dulu ke anak ku, setelah itu aku akan menyusul mu ke ruang makan. " kata lisa lembut kepada bima.


" em, " jawab bima singkat. dan bima pun berjalan menuju ke ruang makan dengan sendiri nya. lisa yang melihat bima berjalan menjauh dari posisi nya pun mulai mengutak atik benda pipih milik nya untuk mengirim kan alamat rumah nya bima kepada ayana.


setelah selesai lisa melakukan nya. lisa pun mulai berjalan menuju ke ruang makan untuk menyusul bima makan siang bersama. ayana yang sudah menunggu beberapa saat pun akhir nya menerima pesan dari sang mama. pesan singkat yang berisi kan alamat nya papa bima. dan dengan semangat ayana pun mulai bergegas ingin menuju ke sana dengan menggunakan layanan taksi online yang sudah ayana pesan setelah mendapat kan pesan singkat dari sang mama nya.

__ADS_1


ayana yang sudah turun di lantai bawah gedung apartemen nya pun terpaksa menunggu taksi online pesanan nya datang. dan beberapa lama waktu berlalu, baru lah tiba taksi online pesanan nya ayana. ayana pun segera masuk ke dalam taksi online tersebut, dan taksi online itu pun berjalan membelah jalanan yang ramai menuju ke kediaman nya bima.


" tolong antar saya ke alamat ini yah pak " kata ayana kepada tukang taksi online tersebut sambil mengulurkan tangan nya ke arah depan agar sang supir taksi tersebut dapat membaca alamat yang tertera di layar benda pipih milik nya ayana.


" baik nona " jawab sang supir taksi dengan ramah. karna sudah tau tujuan nya kemana. sang supir taksi tersebut pun mulai menambah kecepatan nya sedikit agar lebih cepat sampai.


ayana pun duduk dengan santai di kursi belakang menikmati pemandangan kota paris lewat jendela taksi tersebut.


El yang masih di kantor pun, sudah mulai bosan berada di kantor sendirian. tidak ada alex atau pun bima, hanya El sendiri saat ini di lantai paling atas ini.


" huuuft. . apa aku pulang saja sekarang. " gumam El pelan sambil melihat ke arah jam yang tergantung di dinding ruangan nya.


setelah melihat ke arah jam, El terdiam.


" em. baik lah, ayo kita pulang " kata El kepada diri nya.


El pun mulai beranjak dari posisi nya, berjalan keluar dari ruangan nya dan tiba di parkiran kantor El pun langsung memasuki mobil mewah nya ,mengemudikan mobil mewah milik nya menuju ke kediaman nya bersama sang kakak.


posisi arsen saat ini berada di kantor nya. arsen yang sudah mulai putus asa pun menjadi histeris, sebab anak buah nya sama sekali belum menemukan di mana ayana berada hingga sekarang.


" dasar kalian anggota yang tidak berguna, mencari satu orang saja di kota ini kalian tidak becus. " amuk arsen penuh amarah kepada para anak buah nya .


para anak buah arsen pun hanya bisa menelan saliva mereka kasar secara masing masing, " gleg " . nana sang sekretaris nya arsen sama sekali tidak mendapatkan amukkan dari arsen sebab nana sedang berada di ruang rapat menggantikan arsen memimpin sebuah rapat dengan beberapa klien dari negara lain.

__ADS_1


sedangkan posisi amber saat ini, masih sibuk di bagian dalam kediaman nya bima membantu menata semua pernak pernik untuk pernikahan nya bima dengan lisa. sedangkan alex sibuk di bagian luar kediaman nya bima. lisa sudah tau siapa amber di kediaman nya bima, dan apa hubungan nya dengan El adik nya bima. namun bima belum memperkenal kan lisa secara sah kepada amber, rencana nya bima. bima akan mengatakan nya hari ini saat semua anggota keluarga sudah berkumpul. niat bima ingin memberitahukan nya lebih awal saat bima kembali dari jakarta waktu itu, namun suasana keluarga nya bima lagi dalam kondisi buruk karna kurang nya komunikasi satu sama lain antara adik nya El dengan amber , itu kenapa bima mengurungkan niat nya saat itu juga. amber dan lisa hanya saling tau informasi masing masing dari mulut nya bima , bukan perkenalan secara langsung. dan saat lisa sudah tinggal di kediaman nya bima beberapa hari belakangan ini, amber hanya berada di kamar nya dan hanya keluar saat amber ingin saja dan sangat sulit untuk mendekati nya , seakan akan amber sedang menjaga jarak dari lisa. itu lah yang di pikirkan lisa saat ini, namun karna tidak ingin ambil pusing, lisa pun bersikap sewajar nya tidak ingin terburu buru karna semua hal tersebut juga butuh proses dan waktu.


__ADS_2