
ayana dan El masih berada di kamar ayana. El sama sekali tidak berpaling Dari hal yang ada di hadapan nya saat ini, siapa yang akan menolak jika melihat hamparan yang indah tepat berada di depan mata saat ini, dan begitu juga dengan El pasti nya sebab diri nya adalah lelaki yang sejati.
glek. El menelan saliva nya secara kasar.
" paman kenapa mendorong ku, sakit tau . ! " bentak ayana merasa kesal sambil menggerakkan tubuh nya dan hendak ingin bangkit.
karna melihat ayana yang ingin bamgkit tersebut dari atas tempat tidur nya, membuat El tidak bisa membiarkan ayana lepas kembali dari diri nya . El yang tidak bisa menahan nya lagi pun langsung memberikan sebuah se rangan yang tidak terduga kepada ayana.
" akkkh. " teriak ayana terkejut karna tubuh nya kembali terjatuh.
" paman mau apa. ? awaas. aku mau bangun. " teriak ayana kuat karna merasa risih dan juga takut dengan posisi mereka berdua saat ini.
ayana yang berada di bawah kungkungan nya El pun merasa tidak menentu perasaan nya, ada perasaan was was dan bahagia , detak jantung nya juga entah kenapa bisa berdetak dengan cepat.
deg deg.
pandangan wajah mereka hanya tersisa satu senti saja lagi sehingga hembusan nafas mereka yang terhembus saling terasa di wajah mereka masing masing semakin membuat rasa yang aneh di antara mereka berdua . El melihat wajah ayana dari dekat . detak jantung nya pun semakin berpacu tidak menentu.
"wajah yang cantik " gumam El pelan namun masih bisa di dengar oleh ayana.
" cantik? siapa? " tanya ayana meyakinkan pendengaran nya sekali lagi dan bertanya agar diri nya tidak merasa keGRan sendiri.
__ADS_1
" kamu, siapa lagi, karna ada kita berdua di sini. " jelas El singkat karna sudah terpana dan tergoda akan pesona nya ayana.
El pun mulai mengikis jarak pandang di antara mereka , melihat ayana yang malu malu tersebut El pun tidak membuang buang waktu lagi sebab sudah ada sesuatu yang aneh dalam diri nya . dua gundukkan milik ayana tersebut yang sangat me nantang di mata El yang terlihat begitu manis. juga tidak luput dari pandangan nya El saat ini.
El memberikan sebuah ciuman yang lembut di bibir tipis milik ayana saat wajah mereka sudah tidak ada jarak lagi. El melu mat nya dengan lem but dan penuh akan pe rasaan , detak jantung mereka saling berpacu dan saling merasakan pe rasaan satu sama lain.
" apa aku salah jika aku jatuh cinta pada paman? aku sadar jika perasaan ku ini lebih dari rasa kagum. " gumam ayana dalam hati nya yang telah sadar akan perasaan nya saat diri nya pergi meninggalkan kediaman bima hari ini. walau pun belum lama tapi hati nya seperti nya tidak bisa berbohong dan tidak bisa menahan rasa rindu. baru sehari ayana tidak bertemu dengan paman nya perasaan rindu semakin ada dan terus ada, dan malam ini ayana sudah membuktikan nya sendiri. kedatangan El ke sini membuat diri nya bahagia dan senang.
" perasaan ini sungguh hangat di hati ku, apa aku sudah jatuh cinta pada nya? ketika diri nya pergi dari rumah , aku begitu kesal dan marah karna sempat berfikir jika diri nya akan pergi bersama pria baji ngan itu. setelah meyakinkan dan memeriksa nya dengan mata ku sendiri aku merasa lega, tidak ada tanda tanda laki laki baji nga itu di sini, itu kenapa aku memilih untuk masuk ke kamar nya untuk meyakinkan sekali lagi dan itu sudah membuat hati ku merasa lega sekarang, perasaan ku sudah terganti kan dengan rasa rindu dan bahagia .
mereka bermonolog dalam hati mereka masing masing sambil saling membalas ciuman dengan lem but. El memberikan ciu man yang pa nas dan bergai rah , ayana menerima nya dengan senang hati hingga kedua tangan nya pun sudah melingkar di le her nya El.
" pa. . maan. . " racau ayana karna ulah nya El yang memberikan sen tuhan sen tuhan yang aneh bagi ayana, El pun tidak tinggal diam .
mendengar nama nya di panggil semangat El semakin bertambah. El semakin menje lajahi tu buh nya ayana ke mana mana . El pun mulai mem buka paka ian ayana dengan lem but karna has rat yang di tahan nya semakin ber gejolak.
suara ayana semakin tidak terkendali karna sen tuhan sen tuhan yang di berikan oleh El di se luruh tu buh nya dan tentu nya juga El dengan sangat bangga memberikan warna merah nya di mana mana . ayana sangat me nikmati nya hingga saat tubuh nya sudah tanpa sehe lai be nang pun ayana sudah tidak sadar lagi karna rasa waras di diri nya telah di butakan oleh rasa yang sangat sangat aneh menurut ayana.
El bermain di mana mana . , El semakin di buat menggila dan begitu pun dengan ayana. mereka sudah sama sama kehilangan rasa waras tersebut . El semakin tergerak dan tidak lupa pula tangan sebelah El bekerja di salah satu gundukkan milik ayana, El mere mas nya dengan lem but.
tanpa rasa malu El pun mulai memberikan kecu pan demi kecu pan di tu buh nya ayana di setiap jarak di tu buh nya ayana tidak luput dari pantauan dan gerakkan nya El. , El mene lusuri tu buh ayana dengan memberikan ciu man yang hangat pasti nya dan hingga kemana mana.
__ADS_1
karna rasa waras di diri nya ayana sudah hilang ayana hanya bisa pasrah saja di perlakukan seperti apa saja oleh El. ayana sama sekali tidak memberikan perlawanan hingga El sangat mudah melakukan nya . El kembali bermain main tanpa batasan dan larangan hingga ke mana mana.
" aaakh El, , . . . " racau ayana kembali.
timun besar milik nya El sudah siap untuk di mainkan . , ayana yang melihat itu pun melotot tidak percaya. karna tidak ingin membuat ayana takut El memberikan ciuman lem but terlebih dahulu di bi bir ayana .
" hiks hiks. . " tangis ayana pecah.
" ma'af sayang, aku akan hati hati. " kata El mencoba meyakinkan dan dengan lem but dan pe lan El mencoba nya kembali. karna sekali percobaan pertama kali tadi masih gagal mencoba gua lembah milik nya ayana. El pun mencoba nya sekali lagi dengan tenaga yang sudah di atur nya .
" hiks hiks hiks. . paman. . " gumam ayana merasakan sakit .
" ma'af sayang. ma'af. " kata El dengan nada lembut dan sedikit tidak tega. dan mereka berdua pun jadi buka kado nya di waktu malam tersebut.
# cetak nih si El. wkwkwkwk ☺
enak yah El .
😂🤣🤣
jangan lupa like, komen dan vote yah.
__ADS_1
sehat sehat dan semangat selalu. .
terima kasih. 😎