
setelah selesai melakukan prosedur tempat tinggal nya. ayana merasa lega. akhir nya dia dapat mengistirahatkan badan nya secepat mungkin.
ayana mendapat kan kamar di lantai 6, sedang kan bima dan lisa di lantai 3 di kamar yang berbeda. serta Elard berada di lantai paling atas.
mereka sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.
amber terlihat terpuruk. dia merasa akan segera hancur. jika saja Elard tau tentang ini semua. amber tidak tau di mana elard saat ini. sebab sudah beberapa hari dia tidak pulang ke rumah begitu pun juga bima kakak ipar nya tersebut.
" bagaimana ini yaaa tuhaaan, kenapa kau berikan cobaan pada ku sebesar ini. rumah tangga ku akan menjadi taruhan nya di sini. bagaimana aku akan menjelaskan semua nya kepada Elard. bantu aku. . hiks. . hiks. . siapa pun. hiks hiks. . " amber menangis dengan pilu dan terisak isak.
dia tidak tau harus mengambil langkah seperti apa. dan kepada siapa dia akan berbagi cerita ini. rasa nya sesak jika di pendam sendirian. sulit bernafas menghadapi ini sendirian. sedang kan sang suami tidak tau kemana batang hidung nya.
alex yang sedari tadi merasa khawatir terhadap nyonya nya amber. memilih untuk meninggalkan semua urusan nya di kantor dan memilih untuk pulang ke rumah nya Elard. hanya untuk sekedar melihat bagaimana keadaan nyonya nya saat ini.
alex benar benar merasa khawatir . entah perasaan ini salah atau benar. dia tidak tau, yang jelas sekarang dia hanya mengkhawatirkan kondisi nya amber . apa kah nyonya itu baik baik saja atau malah sebalik nya.
dia pun bergegas keluar dari kantor menuju parkir dan mengendarai mobil milik nya dengan kecepatan sedang menuju ke kediaman nya Elard.
__ADS_1
amber masih dalam keadaan yang terpuruk. termenung seperti patung tidak bergerak. hanya isak tangis yang terdengar di dalam kamar itu.
alex yang sudah menempuh beberapa menit di perjalanan akhir nya sampai dengan selamat di kekediaman nya Elard. alex pun terburu buru turun dari mobil nya. dan langsung masuk ke dalam rumah itu.
alex berlari menuju ke arah kamar nya amber. belum terlalu sampai di depan pintu kamar nya amber. alex berhenti sebentar dan melangkah dengan pelan sebelum sampai tepat di depan kamar nya amber.
dia mencoba untuk mendekat kan telinga sebelah kiri nya untuk mendengar suara dari dalam kamar milik nyonya. namun alex tidak bisa mendengar apa pun suara dari dalam. semua tanpa hening tanpa pergerakkan.
alex pun mulai berfikir dan bertanya tanya sendiri.
" apakah nyonya baik baik saja di dalam. atau malah sebalik nya. kenapa tidak ada suara yang terdengar dari dalam. . atau jangan jangan nyonya nekad, ,oh tidak tidak tidak, itu tidak mungkin lebih baik aku pastikan terlebih dahulu. " kata alex yang mencoba menepis semua pikiran buruk nya yang akan terjadi.
" nyonya. ini saya alex. saya izin masuk nyonya.. "
Alex masuk dengan pelan pelan karna suara nya tadi tidak mendapat kan jawaban akhir nya alex masuk lebih dalam ke dalam kamar nya amber.
alex sudah berada di dalam kamar nya amber. namun dia tidak menemukan tanda tanda amber hanya kamar yang sudah dalam keadaan berantakan.
__ADS_1
alex melihat sekeliling dengan seksama, mana tau ada di temukan nya darah atau semacam hal yang mencurigakan , alex juga tidak menemukan hal yang ada di dalam pikiran nya itu dan akhir nya alex menghembuskan nafas lega nya.
" huuuuft. . syukur lah nona amber tidak bertindak nekat. "
namun perasaan lega itu hanya sebentar di rasakan oleh alex sebab mata nya saat ini sedang menatap ke arah pintu kamar mandi yang terbuka seperempat .
alex pun memilih berjalan ke arah kamar mandi dengan pikiran pikiran buruk yang masuk lagi ke dalam otak nya alex.
sampai di depan pintu kamar mandi itu. alex mendekat kan lagi langkahnya dan masuk lebih dalam lagi. alangkah terkejut nya alex melihat pemandangan yang ada di depan mata nya saat ini. alex tidak bisa berkata kata, nyonya amber nya berada di dalam kamar mandi dengan keadaan pingsan dan dalam keadaan yang sangat buruk.
alex segera mendekat dan membungkuk kan badan nya untuk menggendong tubuh nyonya nya yang terlihat sudah memucat. yah amber melakukan tindakan gila saat itu karna otak nya berhenti berfikir dengan waras sejenak.
maka terjadi lah hal yang di luar kendali.
Alex segera membawa tubuh amber yang sudah berada di dalam pelukan nya dengan gerakkan cepat menuju ke arah mobil nya. untuk membawa amber ke rumah sakit mendapat kan perawatan.
alex mengemudikan mobil nya dengan kecepatannya yang tinggi, karna alex tidak ingin amber kenapa kenapa dan tanpa alex sadar keluar lah kata kata dari mulut nya yang seharusnya tidak dia ucap kan.
__ADS_1
" amber. . kamu harus bertahan, aku tidak mau kamu kenapa kenapa,.aku tidak mau kamu meninggal kan aku sendirian. "
alex berkata tanpa sadar sambil memegang tangan kanan nya amber dengan genggaman yang tidak terlalu kuat. mengemudikan mobil nya dengan hati hati dan dalam kecepatan tinggi.