
" oo paman " panggil ayana sekali lagi dengan mendekat kan wajah nya ke depan wajah nya El.
dan El pun terkejut baru sadar dari lamunan nya, dan lebih kaget lagi karna wajah ayana sudah berada di depan mata nya ,
"ah i. . ya, khem. " kata El dengan gugup dan langsung memalingkan wajah nya ke arah samping, sebab detak jantung nya sekarang sedang berfungsi tidak normal.
" sungguh manis " monolog ayana dalam hati.
" ada apa? " tanya El menatap ke arah nya ayana, dengan memundurkan kaki nya satu langkah ke belakang, karna jarak mereka berdua terlalu dekat, dan itu membuat jantung El semakin tidak karuan. karna El bisa mencium aroma harum dari tubuh nya ayana saat ini.
dan itu semakin membuat El menjadi tidak karuan. bahkan akan menjadi mara bahaya jika sang tongkat besi nya bangun tiba tiba di situasi saat ini, membuat kepala nya menjadi sakit dan harus bersolo karir di kamar mandi. " sungguh tidak lucu " batin El.
" gak ada paman, cuma dari tadi aku manggil manggil paman. paman gak dengar, maka nya aku samperin paman. ternyata paman lagi melamun. " jelas ayana lalu dengan perasaan berani entah dari mana ayana langsung menggandeng tangan kiri nya El untuk berjalan menuju ke meja makan.
" ayo paman, kita sarapan. aku sudah masak dan setelah ini kita akan berangkat ke bandara bukan. " jelas ayana kembali .
__ADS_1
" hmm. " jawab El singkat tanpa bersuara.
setelah sampai di meja makan El semakin tidak bisa menahan selera nya sebab masakkan ayana sekarang sangat sangat menggoda perut nya yang kelaparan sedari tadi.
aroma yang membangkitkan nafsu makan. membuat El tidak sabaran untuk segera mencicipi masakan ayana yang telah ayana masak.
" bentar yah paman, aku ambilkan. " El telah duduk di kursi, ayana pun mulai melayani El dengan lembut dan sabar. mengambilkan nasi untuk El, serta lauk pauk untuk El. tidak lupa pula minuman kopi susu untuk El. ayana sudah menyiapkan semua nya. baik makanan atau minuman untuk El.
"nih paman, ayo coba. apakah masakan ku ini sesuai dengan selera paman. oya, dan aku juga sudah membuat kan kopi susu untuk paman. silahkan di coba paman ku sayang. " jelas ayana kembali dengan nada lembut.
ayana melakukan semua nya karna ada keinginan tersendiri. ayana berlaku lembut kepada El hari ini, agar El mau menemani ayana pulang ke paris dengan selamat. melayani El dengan baik dan itu pasti akan membuat El merasa berhutang budi ayana.
ayana melihat El yang mulai makan makanan nya, dan pada suapan pertama El mengunyah nya dengan pasti dan pelan. yah mungkin untuk menguji rasa masakan tersebut di lidah nya enak atau tidak.
" bagaimana paman? " tanya ayana penasaran dengan pujian apa yang akan terlontar dari bibir nya El.
__ADS_1
" biasa saja, mungkin karna aku lapar maka nya terasa lumayan. kalau aku kasih nilai 1 sampai 10. jawaban nya ada di angka 4 untuk rasa masakkan mu. itu sudah jawaban ku yang jujur. jadi berbangga lah. " kata El dengan gengsi yang tinggi. padahal masakkan ayana saat ini pas banget banget sesuai dengan selera nya.
El pun melanjutkan makan nya tanpa menoleh ke arah ayana, ayana hanya melonggo mendengar pujian dari El barusan. " padahal semua orang yang mencoba masakkan ku akan bilang enak dan tidak tertandingi oleh para chef. kok paman beda yah, apa iya keahlian memasak ku menurun. apa secepat itu, hm. tapi kok aku gak yakin yah. apa paman berbohong. tapi untuk apa paman berbohong dalam memberikan jawaban. ah sudah lah. lebih baik aku makan saja. " kata ayana dalam hati sambil melihat ke El yang sedang asik memakan makanan yang ayana masak dengan lahap.
" paman serius dengan jawaban paman? " tanya ayana kembali karna merasa tidak yakin.
" hm. " jawab El singkat dan menganggukkan kepala nya pelan, sebab ingin mengeluarkan suara El tidak bisa karna mulut nya sedang penuh dengan makanan.
" oh. oke paman, aku akan belajar lagi jika begitu. " kata ayana yang sedikit lesu.
" gagal total dong rencana aku. huuuft" kata ayana dalam hati.
berencana untuk memanfaat kan El dengan masakan di pagi hari, untuk menjaga nya selama di perjalanan membuat ayana menjadi murung. karna sudah mendengar kan pujian langsung dari El. ayana tidak ada ide lagi.
ayana makan dengan tidak bersemangat. melihat itu pun El bertanya tanya dalam hati, perubahan expresi wajah ayana yang tiba tiba.
__ADS_1
" kenapa dia? " tanya El dalam hati.
ayana dan El masih sibuk untuk menikmati sarapan bersama. dan El pun tidak sadar jika dia sudah nambah berkali kali. ayana yang tidak memiliki semangat lagi itu pun tidak menghiraukan apa pun yang El lakukan.