
Elard yang sudah berada di jakarta. dan sudah dalam keadaan rapi dan wangi ingin menghubungi kakak nya bertanya kapan pertemuan itu di lakukan.
nada dering tersambung.
" hallo kak. kapan pertemuan itu di langsungkan . aku sibuk jika lama lama berada di kota ini pekerjaan ku akan tertunda. " kata El, "
tetapi sebenar bukan itu alasan nya El. El hanya ingin berlibur sesaat menghilang kan rasa sesak di dada nya menjauhi segala urusan apa pun untuk saat ini.
" hmmm. 2 hari lagi El, tepat nya hari minggu. lokasi nya akan aku kirim kan. "
" hm. oke. " kata El singkat."
" El kau ha. . "
belum selesai bima berbicara El telah memutuskan sambungan telvon itu tanpa izin dari sang kakak.
tut. tut. tut. panggilan berakhir.
" aiiish anak ini. aku belum selesai berbicara malah sudah di matikan. awas kau bocah. " kata bima kesal."
El memilih untuk keluar dari hotel itu untuk mencari makanan mengisi perut nya yang sudah kelaparan .
sebenarnya El dan kakak nya tinggal di satu hotel yang sama tetapi berbeda lantai. El berada di lantai paling atas yang ada rooftop nya sedangkan bima kakak nya memilih di lantai tiga hotel itu. mereka hanya tidak mengetahui nya saja dan tidak saling bertanya satu sama lain.
El harus menunggu selama dua hari untuk datang ke pertemuan itu. sebenarnya El sangat penasaran tapi dia tahan untuk menjaga Image nya di depan sang kakak.
__ADS_1
" ada apa kira kira. kenapa kakak menyuruh ke jakarta. hmmm, , aku penasaran . apa aku tanya saja langsung . . " El berfikir dengan ide nya barusan namun sesaat kemudian dia menggeleng gelengkan kepala nya tanda tidak setuju dengan ide konyol nya itu."
" tidak tidak. . dan tidak. aku tidak akan bertanya. . . aah sudab lah lebih baik aku menunggu selama dua hari ketimbang image ku hancur di depan kakak. " kata El."
ayana yang masih dalam sesi ciuman itu pun mulai kehabisan nafas. melihat ayana yang sudah kehabisan nafas arsen melepaskan sesi ciuman panas itu.
mereka saling tatap. tatapan arsen saat ini yang menatap ayana dengan penuh cinta dan sayang membuat jantung nya ayana berdetak kencang.
" yah. perasaan ini. perasaan ini yang sudah hilang dari mu arsen. aku ingin kau kembali seperti dulu. arsen yang lembut dan penuh cinta untuk ku. " batin ayana sambil membalas tatapan nya arsen."
melihat arsen yang hanya diam yang masih betah dalam posisi ini sambil terus memandang wajah nya ayana. ayana memberanikan diri untuk bersuara dan ingin bertanya kepada arsen tentang siapa wanita yang ada bersama nya waktu di cafe itu.
" arseeen. sebelum nya aku minta maaf. bukan nya aku tidak percaya pada mu. hanya saja aku ingin kejujuran mu arsen. " kata ayana pelan."
" apakah kau mempunyai wanita lain di belakang ku arsen. aku ingin kau berkata jujur pada ku. " kata ayana penuh penekanan."
arsen yang mendengar pertanyaan ayana membuat amarah nya kembali menyala. tatapan nya kembali tajam seperti ingin menusuk mata nya ayana saat ini juga.
arsen langsung terduduk. begitu pun juga ayana. posisi mereka sekarang berubah menjadi duduk bersamaan di atas sofa itu.
" kata kan sekali lagi. aku tidak mendengar nya dengan jelas. " kata arsen menatap ke arah depan."
ayana yang mulai takut pun hanya bisa mundur sedikit. dan memberanikan diri untuk bertanya lagi.
" apa kah kau mempunyai wanita lain di luar sana ar. . . "
__ADS_1
belum sempat ayana menyelesaikan kata kata nya. arsen langsung melayangkan tangan nya untuk menampar pipi kanan nya ayana dengan sangat kuat hingga pipi mulus itu berbekas merah tanda tangan nya arsen dan mengeluarkan sedikit darah di sudut bibir manis nya ayana. ayana meringis menahan sakit.
dia terkejut. dua kali arsen manampar nya di tempat yang sama. ayana mengangkat tangan kanan nya untuk memegang pipi nya yang terasa panas dan sakit .
" auuuuh . . iiish. " kata ayana pelan."
ayana masih tertunduk ke bawah . ingin menangis rasa nya percuma , ayana berusaha untuk tidak menangis . arsen mendekat ke ayana dan memegang tangan kanan ayana dengan cekraman yang kuat. membuat ayana meringis kesakitan untuk kedua kali nya.
" iiiis. . sa. . kit arsen. lepaskan kau menyakiti aku ar. .seen. "
melihat ayana kesakitan arsen hanya tertawa. ayana langsung merinding seketika. menjadi sangat takut dan semakin takut.
" kau sakit. . bagaimana dengan aku ayana. kau menuduh ku mempunyai wanita lain diluaran sana. sedangkan apa yang kau pikirkan tentang ku itu salah. " bentak arsen kuat kearah ayana."
" haa. . salah. bagaimana jika apa yang aku katakan itu fakta arsen. " tantang ayana sambil menghempaskan tangan arsen dengan kasar karna genggaman tangan arsen semakin sakit."
ayana bangkit dari duduk nya dan mengambil tas yang berada tidak jauh dari mereka karna terjatuh tadi.
ayana mencari cari hp milik nya dan dapat. ayana mengeluarkan hp milik nya dari dalam tas dan mengutak atik hp itu untuk menunjukkan foto arsen dengan wanita lain yang berada di cafe itu.
ayana mendekati arsen dan memberi hp itu kepada nya.
"kau lihat sendiri arsen. apa ini palsu atau kenyataannya . " kata ayana meninggi."
arsen terkejut bukan main. siapa yang berani berani mengambil foto nya diam diam.
__ADS_1