
saat El sudah selesai memasak dan membawa nya ke kamar, mereka berdua pun makan dengan mesra di kamar nya ayana, ayana juga memuji makanan yang El masak sangat enak. waktu berlalu dengan sangat cepat bagi dua sejoli yang sedang kasmaran. El pun tidak pulang ke rumah. El hanya ingin menghabiskan waktu nya bersama ayana di apartemen nya ayana.
esok pagi yang cerah.
"eeugh " lenguh ayana saat diri nya sudah terbangun dari tidur indah nya. ayana membuka mata nya dan melirik ke arah samping untuk melihat apa kah pujaan hati nya masih disini bersama nya atau sudah pergi.
saat menoleh ke samping. ayana merasa bahagia dan senyuman yang indah dan manis terbit di bibir manis nya ayana, karna apa yang diri nya ingin lihat ternyata masih berada di samping nya tertidur dengan lelap.
yah, El masih berada di samping nya ayana tertidur dengan lelap dan terlihat sangat tampan di pandangan nya ayana saat ini.
" kenapa dia sangat tampan, saat mata nya terpejam pun aura ketampanan nya tidak berkurang, tuhan benar benar tidak adil. " gumam ayana pelan sambil melihat dengan lekat wajah nya El dari jarak yang dekat.
" apa kau ingin ku cium. jangan menggoda ku pagi pagi begini. " kata El pelan dengan suara khas bangun tidur nya.
ayana sangat terkejut ternyata wajah yang di lihat nya sudah terbangun dari tidur nya, dan diri nya malah ketahuan menatap dengan lekat wajah yang tampan tersebut oleh sang pemilik wajah tampan itu.
" paman kapan bangun. ? " kata ayana merasa malu.
" barusan, aku terbangun karna merasakan sensasi yang aneh di area wajah ku dan ada yang melihat ku dengan tajam, kenapa?? apa aku sangat tampan. hhmm, yah itu pasti dan karna wajah tampan ini lah kau jatuh hati pada ku . benar bukan. !! " kata El dengan penuh percaya diri yang tinggi .
" ck, sombong dan terlalu narsis " kata ayana meledek.
" hahahha, akui aja sayang. " kata El kembali menggoda.
" iya yah terserah paman. " kata ayana pasrah dan tidak ingin berdebat di pagi hari ini, ayana tidak ingin mood nya menjadi buruk.
grep. tanpa aba aba El menarik tubuh ayana dan memeluk nya dengan erat, El sangat nyama dengan keadaan ini. hati nya juga berdebar debar tidak menentu.
" aakh " teriak ayana merasa terkejut karna ulah El.
" jangan peluk erat erat paman, nafas ku sesak. " kata ayana memohon.
__ADS_1
" baik lah. akan aku longgar kan sedikit. " kata El mengalah dan tetap masih di posisi yang sama. El memeluk tubuh ayana dan posisi mereka saat ini sedang saling berhadapan.
" paman. " panggil ayana.
" hhm. ada apa? " tanya El.
" hhm, , apa kita sudah resmi berpacaran, ? " tanya ayana meyakinkan sekali lagi sebab rasa nya seperti mimpi.
" tentu sudah, kenapa? apa kau masih ragu? atau ada hal yang menganggu pikiran mu? " kata El penasaran.
" hmm, aku hanya merasa bersalah dan aku hanya takut jika ketahuan sama papa dan mama tentang hubungan kita ini. " kata ayana dengan nada lirih nya.
" hey hey sayang, jangan bicara begitu, ini bukan salah kau atau aku, kita sudah jatuh cinta. takdir membuat kita bersama, jika kau merasa bersalah kepada amber, itu karna sikap nya yang mengabaikan ku. dia tidak mencintai ku, yang dia pikirkan hanya masalah perusahaan nya dan diri nya saja, dia tidak perduli pada ku, selama ini aku bertahan dan setia selama lima tahun dan aku bertahan selama itu tanpa ada balasan dan kebahagiaan. pernikahan kami hampa dan kami hanya bisa saling menyakiti. dan masalah kakak ku dan kakak ipar, itu biar aku yang pikirkan. kau tenang saja sayang oke. ada aku. aku akan melindungi mu . " jelas El panjang lebar untuk membuat ayana percaya akan cinta nya.
" hhmm. baik lah paman, aku akan percaya sama paman. " kata ayana dengan yakin.
" tapi sayang, jangan panggil aku paman. " pinta El dengan nada manja nya.
" nah gitu kan enak di dengar. makasih sayang. " kata El merasa bahagia.
El pun memberikan ciuman yang hangat di kening nya ayana. mereka pun mulai bangkit dari posisi tidur mereka. mereka berniat untuk bersiap siap melakukan aktifitas sebelum sang mentari menghilang dan berganti dengan rembulan yang indah nanti nya.
ayana pun mandi lebih dulu setelah ayana selesai bergantian dengan El pula . ayana yang sudah selesai mandi dan sudah bersiap itu pun memilih untuk berjalan ke dapur berniat untuk membuat kan sarapan untuk mereka makan.
ayana sudah selesai membuat sarapan dan sudah menyusun nya di atas meja. El yang sudah mandi merasa segar itu pun berjalan langsung menuju ke dapur.
" ayo cinta ku, kita sarapan. " kata ayana dengan manja dan lembut nya menatap ke arah El yang sedang berjalan ke arah nya.
" hm. apa yang kamu buat sayang? " kata El bertanya.
" hanya nasi goreng di campur telur. " kata ayana singkat.
__ADS_1
" harum. pasti rasa nya enak. " kata El memuji masakan nya ayana.
El pun sudah duduk di kursi nya dan begitu pun dengan ayana. mereka duduk berdampingan , ayana mengambilkan sarapan untuk El. ayana melayani El dengan baik dan telaten. El yang melihat itu pun menarik senyuman bahagia di bibir nya , El melihat dan merasakan perhatian ayana yang tidak diri nya dapat dari amber, wanita yang berstatus sebagai istri nya selama lima tahun ini, dan mungkin saja masa depan pernikahan nya dengan amber akan berbeda karna ada nya ayana di sisi nya.
beberapa menit mereka menikmati waktu sarapan mereka berdua. dan akhir nya mereka telah selesai .
" apa kegiatan mu hari ini sayang?? " tanya El kepada ayana dan sudah menatap dengan lembut ke arah ayana.
" hhm, rencana nya aku ingin ke toko sayang, karna sudah lama aku tidak ke sana. " kata ayana.
" baik lah, tapi bagaimana dengan laki laki bajingan itu? apa dia masih ada menganggu mu? jika ada apa hubungi aku cepat. " kata El dengan nada tidak suka dan merasa khawatir.
" entah lah sayang, aku gak tau dia di mana tapi yang jelas dia tidak ada menganggu ku lagi setelah kejadian terakhir tersebut. aku juga bertanya tanya sih, tapi ya sudah lah. mungkin dia udah jera, dan aku juga lupa bertanya pada pak supir yang kemarin itu, bagaimana selanjut nya sebab aku gak pernah ketemu sama pak supir itu lagi. kalau sayang jumpa tolong tanyakan, oke. " jelas ayana panjang lebar kepada El.
" oke. tapi ingat jika ada apa apa hubungi aku. " kata El dengan nada memohon nya karna merasa sangat khawatir kepada ayana. takut jika ayana dalam bahaya dan diri nya tidak bisa tepat waktu menyelamatkan. tapi dengan sepenuh hati El akan menjaga dan melindungi ayana dari apa pun dan siapa pun. karna El berfikir jika ayana kenapa kenapa diri nya pasti tidak akan sanggup untuk menerima nya, mungkin hidup El akan hamcur jika ayana sampai kenapa kenapa.
" baik lah sayang, terima kasih. " kata ayana menurut.
karna sudah tidak ada lagi yang ingin di kerjakan, ayana pun memilih untuk bersiap siap, sebab diri nya akan ke toko. El yang juga tidak ada pekerjaan alias malas ke kantor. memilih untuk mengantar ayana ke toko nya.
setelah selesai bersiap siap mereka pun berlalu dari apartemen tersebut. karna mereka berada di gedung yang sama tidak menyusahkan El untuk bolak balik ke apartemen milik nya saat ingin mengambil baju atau masalah lain nya nanti.
lama di perjalanan sambil bersenda gurau, akhir nya mereka sampai di depan toko nya ayana. ayana pun turun dari mobil nya El.
" aku masuk dulu sayang, kamu hati hati. nanti aku hubungi. " kata ayana lembut dan berpamitan untuk masuk ke dalam toko nya .
" oke. aku akan tunggu di apartemen. aku tidak ke mana mana. " jelas El.
" oke, bye. " balas ayana singkat.
" hm. " balas El singkat lalu berlalu dari sana dan ayana pun masuk ke toko nya.
__ADS_1
ayana hanya berharap jika hari ini berjalan dengan baik tanpa ada yang mengusik. El pun kembali membelah jalanan menuju ke apartemen nya.