Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 87


__ADS_3

waktu yang di tunggu pun akhir nya tiba. semua para pekerja di kediaman nya bima sudah sibuk memulai aktifitas mereka untuk membuat makan malam untuk atasan mereka .


satu persatu menu yang enak itu sudah tertata dengan rapi di atas meja makan. semua nya terlihat enak dengan menu yang serba lengkap. ada sayur mayur. ada ikan dan daging. juga ada makanan penutup yang menggiurkan.


setelah semua nya selesai kepala pekerja tersebut pun mulai memanggil tuan nya bima dan yang lain untuk makan malam.


kepala pekerja tersebut yang bernama bibi rahma pun berniat untuk menemui tuan nya di dalam kamar nya. sebab tuan dan nyonya lisa berada di kamar yang sama malam ini dan itu atas kemauan nya bima.


tok tok tok. " tuan dan nyonya makanan nya sudah selesai. waktu nya makan malam tuan dan nyonya. " kata bibi rahma dengan sedikit berteriak.


" hahahaahahahaha," bima tertawa karna melihat reaksi lisa barusan lalu menjawab perkataan dari bibi rahma.


" iya bi, terima kasih. tolong panggil kan yang lain " jawab bima yang juga berteriak dari dalam.


lisa yang saat ini berada di pelukan nya bima bersembunyi hanya bisa merasa malu. karna takut terlihat oleh orang lain apa yang sedang mereka lakukan.


" untung saja bibi gak masuk. kamu sih mesum " kata lisa dengan nada kesal nya.


" hahahahaahhaa. gak pa pa sayang, jika bibi masuk mah biar aja kan kita besok udah sah loh. apa yang mesti di takuti dan di maluin sih. " jawab bima enteng.


" iiis, kamu nih yah. udah ah. aku mau makan, lapar. " kata lisa sedikit galak namun sebenarnya lisa sedang menahan malu, dan lisa pun mulai berlalu dari posisi nya untuk keluar dari kamar nya bima dan di susul oleh bima dari belakang. mereka berjalan menuju ke ruang makan,


FLASBACK ON.


bima dan lisa yang saat itu masih berada di ruang keluarga masih menikmati acara nonton mereka dengan santai di sofa. namun tiba tiba kemudian bima menarik sebelah lengan nya lisa berjalan entah ke mana.


" mau kemana kita " tanya lisa bingung.


" ikut saja " jawab bima singkat.


" eem, bentar lagi kita mau makan malam lo sayang, kamu mau ajak aku ke mana. " kata lisa dengan bingung dan bertanya tanya.


" ikut aja sayang, nantik kamu juga bakal tau. " jawab bima kembali. mereka pun berjalan dengan posisi bima menjadi pemimpin nya sedangkan lisa hanya bisa mengekor dari belakang sebab sebelah lengan nya masih di pegang dan di bawa oleh bima. saat mereka berjalan tersebut dari sana lah bibi rahma melihat mereka berjalan menuju ke lantai atas. dan menduga bahwa tuan dan nyonya tersebut menuju ke kamar tuan nya.


" kenapa kita ke sini sayang dan kenapa pula pintu nya kamu kunci, em. atau jangan jangan kamu mau ngasih aku kejutan yah, maka nya kita ke sini. " tanya lisa bingung , dan mencoba menerka nerka nya, sebab mereka berdua sudah berada di dalam kamar nya bima dengan pintu kamar nya sudah di kunci dari dalam oleh bima.


" tidak ada kejutan, dan aku tidak membuat kejutan apa pun untuk mu sayang. " jawab bima dengan serius.


" lalu untuk apa kamu mengajak aku ke sini. ayo keluar. sebentar lagi kita akan makan malam. " seru lisa kepada bima dan berniat untuk melangkah dari posisi nya, namun belum sempat lisa bergerak bima langsung menahan nya dengan memeluk tubuh nya lisa dengan erat. lisa yang mendapat pelukan yang tiba tiba dari bima hanya terkejut dan tersentak.

__ADS_1


" kamu kenapa sayang. apa kamu ada masalah. cerita sama aku " kata lisa yang mulai khawatir karna bima tiba tiba bersikap seperti ini.


bima tidak bersuara. bima hanya menggeleng gelengkan kepala nya sebagai jawaban dari pertanyaan lisa barusan. lisa yang mulai tidak tenang itu pun melerai pelukan mereka. lisa mendorong tubuh bima dengan pelan. lisa memegang ke dua sisi pipi nya bima dengan ke dua tangan nya dan memandang wajah bima dengan lekat dengan jarak tubuh mereka yang dekat.


" kamu kenapa coba ce. . . . "


belum selesai lisa bicara, bima langsung me-***** bibir nya lisa dengan tiba tiba, gerakkan yang tiba tiba namun lembut itu membuat lisa terkejut. namun sesaat kemudian lisa membalas nya karna ikut terbuai permainan bibir dari bima yang membuat tubuh nya lisa berdesir hebat.


sesi ciuman tersebut masih berlanjut dengan saling membalas, bima dan lisa tidak mau mengalah satu sama lain. deru nafas mereka saling memburu. mereka saling me-***** dengan buas nya. mereka menikmati sesi ciuman panas tersebut. hingga tangan bima pun mulai merayap mengelus punggung nya lisa dengan lembut. tangan nya lisa sudah berpindah ke leher nya bima tanpa mereka sadari lagi karna terlalu menikamti ciuman panas itu.


mereka mulai terlena akan buaian kenikmatan yang terjadi, hingga terdengar suara ketukan dari pintu kamar nya bima, dan itu dari bibi rahma yang memanggil mereka untuk makan malam. membuat dua sejoli itu pun tersadar dan membuat lisa langsung menunduk bersembunyi di bagian depan tubuh nya bima saat itu refleks karna terkejut.


bima tertawa sebentar saat itu dan baru lah menjawab perkataan dari sang bibi rahma .


FLASBACK OFF.


dan di sini lah mereka sekarang, duduk santai di ruang makan seperti tidak terjadi apa apa .


bima, lisa yang sudah duluan menunggu yang lain nya tiba, dan tidak lama setelah itu tiba lah alex dan ayana. mereka duduk bersebelahan, bima dan lisa juga duduk bersebalahan dengan posisi mereka berempat saling berhadapan .


tidak lama setelah itu juga tiba amber yang berjalan sendirian menuruni tangga. bima yang melihat itu pun bertanya kepada amber.


" di mana Elard am. "


amber pun duduk di sebelah lisa. kursi di sebelah ayana yang tersisa kosong.


bima pun berkata " ya sudah. kita makan saja dulu, "


" iya kak " jawab amber.


" baik tuan. " jawab alex.


lisa dan ayana hanya diam dan mengikuti saja. mereka pun asik memulai makan, ada yang mengambil menu makanan ini. ada yang mengambil menu makanan itu, lisa yang melayani bima dengan sigap mendapat kan pujian dari bima . " terima kasih istri ku yang cantik dan baik hati " lisa yang mendengar pujian tersebut tiba tiba merasa malu dan wajah nya terasa panas. tindakan lisa yang lihai tadi tiba tiba menjadi kaku karna mendengar pujian dari bima .


" hahaahhaahaha, hebat pujian kakak , bukan main. " amber tertawa geli karna mendengar pujian yang keluar dari mulut nya bima, dan juga melihat gerakkan wanita yang di sebelah nya menjadi kaku. karna jarang jarang bima memberikan pujian kepada orang lain. jika orang tersebut adalah orang yang istimewa maka sifat manja dan romanstis bima akan keluar. jika tidak maka sikap sopan dan berwibawa lah yang bima pancar kan .


" hahaahahahaha, bisa aja kamu am , oh yah. setelah selesai makan kakak ingin mengatakan sesuatu , semua nya harap menunggu sebentar selesai kita makan nantik. " kata bima kepada yang lain nya , .


yang lain pun menjawab dengan berbeda beda jawaban tetapi tetap setuju dengan perkataan bima barusan. sedang asik asik makan mereka di kejutkan dengan suara kursi yang di tarik. kursi yang di sebelah ayana bergerak dan pelaku nya adalah Elard. El terpaksa turun ke bawah karna merasa perut nya sudah kelaparan.

__ADS_1


" tuan " panggil alex menyapa.


El diam tidak membalas alex dan bahkan El pun tidak melihat ke arah nya alex. " aku akan mendiamkan kau alex, aku merajuk, aku tidak butuh kau. " gumam El dalam hati nya.


" apa tuan marah, aah. pasti lah iya alex alex, malah bertanya sendiri pula. kau sudah menghilang berhari hari bahkan tidak memberi kabar kepada nya. haaaa, pasti berat lagi ke depan nya ini, drama apa yang akan tuan lakukan nanti untuk menghukum ku. " guman alex di dalam hati nya.


ayana yang menikmati menu makan malam nya tiba tiba tidak bisa menelan makanan nya karna duduk bersebelahan dengan El , membuat ayana merasa tidak nyaman karna ingatan terakhir kali mereka bertemu kembali terlintas di pikiran ayana saat ini.


beda hal dengan amber yang tadi tidak berselera makan karna tidak ada El, namun kemudian karna kedatangan El, amber menjadi berselera makan dengan raut wajah yang ceria dan bersemangat. tidak lupa pula senyuman manis terus terpancar dari bibir nya amber yang senantiasa menatap ke arah El berulang kali.


alex melihat nya dengan jelas. cemburu. sudah pasti dan jelas alex rasakan saat ini. " aku harus bertahan, aku harus bisa menahan nya agar tidak meluap keluar. jika tidak maka semua nya akan kacau, dan jika terjadi kemungkinan terburuk nya adalah hubungan mu dengan dia akan menjauh alex, kuat kan dirimu dan bertahan lah. " gumam alex di dalam hati nya. yang sedang mencoba menahan gejolak amarah di dalam dada nya karna rasa cemburu nya.


El tidak merespon apa apa di sekitar nya. bahkan menoleh ke arah ayana pun El tidak melakukan nya. El hanya fokus untuk makan mengisi perut nya.


selang beberapa lama, semua nya sudah selesai dengan rutinitas makan di meja makan tersebut. El yang sudah selesai makan pun memilih untuk berdiri berniat untuk kembali ke kamar dengan cepat namun gerakkan nya di hentikan oleh sang kakak.


" El, duduk. "


El duduk berbalik menatap ke arah kakak nya. " ada apa, aku ingin ke kamar "


" kakak hanya ingin berbicara sebentar setelah itu kita baru bubar.


" em. " jawab El singkat, El duduk dengan santai.


" besok saya akan menikah, saya akan menikah dengan wanita yang ada di samping saya, nama nya adalah falisha faradilla, kalian bisa memanggil nya nyonya lisa atau kakak lisa, terserah kalian saja dan saya harap kalian semua bisa menerima nya. " kata bima menjelaskan status lisa.


" baik tuan, semoga tuan dan nyonya bahagia " jawab alex langsung ,


" iya pa, ma. semoga hubungan kalian bahagia dan awet sampai tua " do'a ayana tulus.


" selamat kak, semoga sampai kakek nenek " jawab amber.


El diam, tidak memberi respon dari mulut nya, tetapi El berdo'a dari hati nya untuk sang kakak.


" semoga wanita itu adalah pilihan terakhir untuk kakak, selalu membuat kakak bahagia. selalu menemani kakak apa pun kondisi nya. aku hanya ingin kakak bahagia, kini hingga nanti . aku menyayangi kakak. " do'a El dalam hati nya untuk bima.


karna tidak ada respon lagi. bima pun berbicara kembali. " lisa akan menjadi kakak ipar mu amber, El. aku harap kalian bisa menerima dia , dan satu hal lagi. perempuan yang ada di sebelah El itu adalah anak nya. kalian bisa menganggapnya sebagai keponakan kalian berdua. "


amber melihat ke arah ayana dan memberikan senyuman manis nya " hai keponakan ku, aku tante amber, dan ini suami ku Elard. kamu bisa panggil dia om atau paman , sesuka hati mu saja bagaimana nyaman nya. " kata amber menyapa dengan ramah sambil menunjuk ke arah El memberi tahukan tentang hubungan mereka kepada ayana.

__ADS_1


" iya tante amber, terima kasih " balas ayana dengan ramah. El tidak merespon, hanya menoleh sesaat lalu berdiri. " aku duluan " El pun berlalu.


amber hendak menyusul El yang berjalan. karna amber berniat untuk berbicara ke pada El. tinggal lah yang lain nya. alex pun memilih pergi begitu pun dengan ayana. bima dan lisa pun juga mulai menyusul berlalu dari ruang makan menuju ke tempat mereka masing masing.


__ADS_2