Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 43


__ADS_3

" selamat pagi" sapa dokter serta suster bersamaan. mereka berdua pun mendekat ke arah nya ayana dan El.


" bagaimana kondisi nya nona ? apa masih ada yang tidak merasa enak ? " tanya sang suster.


" hm. . aku sudah lebih baik " jawab ayana sambil tersenyum ramah.


" baik lah kalau begitu nona . biar dokter kembali memeriksa nona kembali, "


" baik lah " jawab ayana singkat.


" silah kan dok. " kata suster kepada dokter nya sambil mengulurkan tangan kanan nya ke arah ayana.


dokter pun mendekat ke arah nya ayana. memeriksa ayana dengan seksama. setelah selesai memeriksa ayana dokter itu pun berkata. " nona sudah baik baik saja, jika hari ini ingin pulang juga boleh karna panas nya sudah turun dan suhu tubuh nona sudah normal ." jelas sang dokter.


" wah. serius dok? " tanya ayana dengan semangat.


" hmm. " jawab sang dokter dengan singkat.


ayana melihat ke arah nya El dengan mata penuh harap agar dia di perboleh kan pulang, sebab ayana sudah tidak betah berada di rumah sakit berlama lama.


El yang melihat itu pun hanya bisa mendengus pelan. " huuft. baik lah, kau akan pulang. namun kau harus sarapan dulu, setelah sarapan kita baru akan pulang. " jelas El kepada ayana.


ayana pun tersenyum dengan lebar menatap ke arah El " terima kasih paman "

__ADS_1


" hmm. " jawab El singkat.


dokter dan suster pun memilih untuk keluar dari sana.


" hm. baik lah kalau begitu kami permisi dahulu. mari sus " kata sang dokter.


" selamat nona atas kesembuhan mu, kami permisi. " sambung sang suster.


" terima kasih dokter. terima kasih suster. " kata ayana.


" sama sama " jawab dokter dan suster secara bersamaan.


ceklek. pintu terbuka oleh sang dokter, dokter dan suster pun menghilang dari ruangan nya ayana.


selang berapa lama datang lah suster lain. yang mengantar kan sarapan untuk ayana


ceklek . pintu kembali terbuka. sang suster masuk dan mendekat ke arah nya ayana.


" selamat pagi nona, ini sarapan nya . setelah sarapan langsung minum obat ini yah . semoga cepat sembuh. saya kembali permisi. " kata sang suster sambil meletakkan sarapan dan obat nya ayana di atas meja di samping tempat tidur ayana tersebut. dan langsung berlalu keluar.


" terima kasih. "


" sama sama. " jawab suster.

__ADS_1


mereka kembali tinggal berdua.saling diam dalam hening. dan tak lama. " khem. mari sarapan " kata El menatap ke arah nya ayana dan duduk di kursi sofa memakan sarapan nya sendiri dengan nikmat tanpa menghiraukan tatapan tajam dari ayana.


ayana yang melihat itu pun hanya melonggo dan nenatap El dengan rasa kesal . " sial. kenapa hati ku berdetak untuk nya barusan . padahal dia cuek gitu orang nya. dan sangking dingin nya. beli sarapan enak hanya untuk nya sendiri sedangkan aku harus makan ini. " kata ayana dalam hati menatap ke arah El lalu beralih menatap ke arah sarapan nya.


sarapan ayana yang di antar oleh suster tadi adalah hanya sebuah bubur putih biasa. serta obat yang di bilang cukup besar. ayana langsung menelan saliva nya kasar saat melihat bentuk obat tersebut.


melihat tidak ada pergerakkan dari ayana El menatap ke arah ayana. " makan lah sarapan mu. setelah itu kita pulang, cepat " kata El dan langsung kembali memakan sarapan nya.


" sial. dasar tua bangka. " gumam ayana pelan. namun dapat terdengar oleh El jika ayana bergumam walau tidak terlalu jelas .


" apa kau bilang. ? " tanya El menatap tajam ke arah nya ayana.


" tidak ada paman. mari makan. " kata ayana sambil mengambil mangkok bubur nya dengan gerakkan cepat.


mereka sarapan dengan diam. ayana pun mau tidak mau harus memakan bubur tersebut agar tenaga nya kembali normal dan bisa cepat pulang.


setelah selesai sarapan. ayana pun meminum obat nya dengan susah payah namun akhir nya berhasil juga. El melihat semua gerak gerik ayana tanpa terkecuali namun El tidak berinisiatif untuk membantu apa pun. El hanya duduk di sofa setelah sarapan.


ayana yang melihat paman nya hanya berdiam diri saja tidak ingin membantu nya pun tak ingin ambil pusing. ayana melakukan nya dengan sendiri.


tak lama benda pipih milik El berbunyi tertera nama amber di layar nya. El hanya berdecak kesal. " ck. untuk apa dia menghubungi ku. apa dia baru ingat akan diri ku. terlambat " kata El pelan namun dapat di dengar oleh ayana namun tidak terlalu jelas.


El mendiamkan benda pipih milik nya dan di letakkan nya di atas meja. beberapa kali benda pipih nya berbunyi namun El hanya diam tidak memberi respon. dan tak lama terakhir berbunyi. suara pesan masuk ke benda pipih milik nya El.

__ADS_1


El pun kembali mengambil benda pipih milik nya, El membuka kode nya dan terdapat pesan masuk dari amber untuk diri nya.


__ADS_2