
El yang sudah berada di dalam kamar. sama sekali tidak ingin keluar saat ini, El masih tidak mau untuk bertatap muka dengan amber. pintu kamar pun sudah di kunci dari dalam oleh El agar tidak ada siapa pun yang bisa masuk ke dalam. El melakukan rutinitas hanya di dalam kamar tanpa ingin di ganggu . El yang sudah merasa lengket di seluruh tubuh nya pun memilih untuk mandi terlebih dahulu.
alex, amber. bima dan lisa sudah selesai makan. mereka semua pun bubar masing masing menuju ke tempat yang mereka inginkan. amber yang tadi nya merasa sedih. , tiba tiba kembali bersemangat lagi. amber berfikir El akan kembali ke kamar mereka dulu. sebab amber melihat El berjalan ke arah lantai dua dan menaiki tangga. amber masih berfikir positif saat ini dan suasana hati nya kembali ceria.
alex yang tidak ingin kehilangan fokus nya pun mencoba untuk menepis rasa lara nya untuk sebentar, walau dada nya serasa sesak dan perih saat ini tetapi alex sama sekali tidak bisa berbuat lebih, bahkan untuk bertindak ceroboh saja alex harus berfikir untuk beberapa kali, sebab alex harus mengerjakan tugas nya dengan baik agar tuan nya bima tidak kecewa kepada nya. alex pun yang sudah selesai makan tadi pun kembali melanjutkan aktifitas nya di luar rumah.
bima dan lisa memilih untuk menuju ke ruang keluarga untuk menonton siaran TV. dengan di temanin dua gelas teh hangat serta cemilan yang sehat yang sudah tersaji di atas meja hias tersebut.
amber yang sudah tidak sabar untuk menuju ke kamar nya pun berjalan dengan terburu buru, amber sangat merindukan El sekarang. amber hanya ingin memperbaiki hubungan mereka sekarang. walau terdengar egois tetapi begitu lah yang di rasakan oleh amber , amber tidak ingin kehilangan El. sebelum diri nya dan El berpisah amber bertekad untuk memperbaiki nya.
di lain sisi.
ayana yang sudah menempuh waktu beberapa lama di perjalanan, akhir nya sampai di kediaman nya papa bima. mobil taksi tersebut sudah terparkir tepat di depan halaman yang luas rumah nya papa bima. dan tanpa membuang waktu lagi, ayana memberikan uang yang sepantas nya kepada ke dua supir taksi tersebut dan juga ayana memberikan bonus kepada mereka berdua . ayana memberikan mereka bonus karna mereka sudah bertanggung jawab dan menuntaskan pekerjaan mereka hingga selesai.
ayana yang sudah turun dari dalam mobil taksi online tersebut pun, membawa barang nya dan berjalan mendekat ke arah pintu masuk rumah tersebut.
tok tok tok . ayana mengetuk pintu rumah nya bima beberapa kali. ayana menunggu beberapa saat, tidak ada jawaban. ayana pun kembali beralih menekan bel yang terletak di samping pintu tersebut beberapa kali. karna seperti nya dengan mengetuk pintu tidak memberikan hasil karna para penghuni rumah belum juga membuka kan pintu saat ayana mengetuk pintu nya dengan kuat beberapa kali.
saat sudah menekan bel rumah bima. ayana pun kembali terdiam untuk menunggu respon dari dalam rumah. dan benar saja. pintu rumah tersebut terbuka dari dalam.
" cari siapa nona " tanya pekerja di sana.
" eem, saya ayana. anak dari mama feli. papa bima nya ada. " kata ayana memperkenalkan diri nya dan juga hubungan nya dengan pemilik rumah ini.
" ooh. iya iya. saya juga sudah dapat pesan dari tuan bima. nona ayana mari masuk, tuan dan nyonya ada di dalam. " sambut pekerja tersebut dengan ramah kepada ayana, pekerja itu sudah tau siapa feli di rumah ini, karna tuan nya sudah memberitahukan berita nya kepada semua pekerja di rumah ini apa status feli dan ayana .semua pekerja tersebut pun mendengar kan nya dengan jelas dan menjalankan tugas sesuai perintah dari sang atasan mereka.
sang pekerja tersebut membawa ayana menuju ke ruang keluarga untuk bertemu dengan tuan nya dan nyonya nya. bima dan lisa masih asik menonton siaran TV tanpa tau siapa yang sedang melangkah mendekat ke arah mereka , hingga mereka berdua pun di kejutkan oleh suara dari pegawai tersebut yang ingin memberikan kabar tentang kedatangan nya ayana.
" tuan. . nyonya. . nona ayana sudah datang. " kata pekerja tersebut kepada bima dan lisa dengan hormat.
bima dan lisa pun menoleh ke arah suara yang berkata seperti itu. bima dan lisa pun berdiri bersamaan. " oh ayana, sudah datang. sini sini duduk di sini " kata bima dengan ramah. sedangkan lisa masih berdiam diri tanpa bersuara.
ayana masih berdiri di tempat nya. ayana hanya ingin melihat bagaimana reaksi dari sang mama nya. apakah mama nya akan memperbolehkan diri nya untuk duduk di dekat papa bima atau tidak. apakah mama nya akan menyambut nya dengan ramah atau sebalik nya. ayana masih terdiam karna sibuk dengan pemikiran nya yang berkecamuk saat ini.
" ayana " panggil bima sekali lagi. memecahkan keheningan dan membuyar kan lamunan ayana sesaat.
" aa, iya om " jawab ayana gugup.
__ADS_1
lisa yang mendengar suara bima pun mulai lagi dengan sifat nya. " hay sayang, sudah sampai. kenapa tidak menghubungi mama. sini sini. ayo duduk. kamu pasti lelah kan. " kata lisa tidak tulus dan hanya sekedar basa basi.
" kenapa panggil om. panggil saya papa. besok saya dan mama mu sudah sah menjadi suami istri. jadi jangan panggil om lagi. " kata bima berbicara lebih dulu dari ayana untuk mengingat kan ayana untuk panggilan nya tersebut.
" iya o.. . eeh. . pa " jawab ayana terbata bata dengan pandangan ayana yang mencuri ke arah mama nya lalu beralih ke arah nya bima.
" ayo sini duduk. kenapa gak di jawab pertanyaan mama " kata lisa dengan biasa saja. tidak ada rasa rindu atau pun kasih sayang di perkataan nya tersebut.
" ma'af ma, hape aku mati. batrei nya habis, lupa aku cas. " jawab ayana beralasan dengan senyuman manis yang tulus tetapi perih di dalam. padahal benda pipih milik nya masih terisi daya yang cukup. ayana hanya tidak ingin membuat suasana menjadi kacau jika diri nya menjawab dengan jujur. apa lagi di sini juga masih ada papa bima.
" hahahahaaha. sudah sudah. kamu pasti lelah. pergi lah ke kamar mu. apa kamu sudah makan? " kata bima dengan lembut kepada ayana.
" sudah pa, tadi aku sudah makan di jalan. " jawab ayana dengan bohong, padahal sungguh lapar dan haus rasa nya yang di rasakan oleh ayana sekarang. tetapi ayana masih menahan nya karna mama lisa.
" em, ya sudah. kamu istirihat saja dulu. nanti waktu makan malam kita berkumpul " kata bima kembali.
" terima kasih pa, " jawab ayana dengan senyuman manis nya.
" papa adalah lelaki yang baik. semoga mama bahagia bersama nya. " gumam ayana dalam hati nya.
bima pun memanggil salah satu pekerja nya untuk menuntun ayana ke kamar nya. setelah pekerja tersebut datang. " ayana ke kamar dulu pa. ma. terima kasih " kata ayana sebelum berlalu dari posisi nya tersebut.
" iya, istirahat lah " jawab lisa singkat.
ayana pun berlalu dari sana berjalan menuju ke kamar nya yang di tuntun oleh pekerja tersebut, setelah jalan beberapa menit sampai lah ayana di kamar nya. sang pekerja tersebut membuka pintu kamar itu dengan lebar, dan mereka berdua pun mulai masuk ke dalam untuk melihat isi nya. " Kamar yang besar dan nyaman. bersih dan juga wangi. " kata ayana pelan dan tidak di dengar oleh sang pekerja itu.
mereka berdua berhenti melangkah, pekerja itu pun berbalik menghadap ke arah nya ayana . " jika ada yang nona butuh kan bisa panggil kami kapan saja. " kata pekerja itu dengan sopan.
" em terima kasih, emm. boleh saya minta tolong. ambil kan air minum untuk saya. " kata ayana dengan sopan pula dan sedikit tidak enak di hati karna diri nya masih baru di sini tetapi sudah bisa menyuruh menyuruh. begitu lah rasa yang di rasakan ayana saat ini.
" baik nona. akan saya ambil kan. saya permisi nona " jawab pekerja itu dengan sopan.
" terima kasih sekali lagi. " kata ayana.
" sama sama " jawab pekerja tersebut, dan mulai berlalu, dan tinggal lah ayana sendiri di kamar itu.
" semoga betah dan baik baik saja untuk ke depan nya. " guman ayana pelan ,
__ADS_1
ayana pun mulai menata barang barang nya ke tempat yang semesti nya , di lain tempat amber yang sudah berada di depan pintu kamar nya, tiba tiba merasa gugup untuk berhadapan dengan El.
" apa dia akan marah. apa dia akan membenci ku. aku harus apa. aku bingung. " gumam amber pelan yang merasa bingung dan takut saat ini.
" huuuuuft. aku harus hadapi. semua nya harus di perbaiki. jika tidak sekarang kapan lagi amber. ayoo . . berani kan dirimu " gumam amber pelan menyemangati diri nya sendiri.
dan dengan keberanian yang sudah terkumpul amber membuka pintu kamar nya. amber melangkah masuk ke kamar nya. namun amber terkejut, kamar nya masih sama seperti tadi pagi diri nya tinggalkan. tidak ada penghuni atau siapa pun di dalam kamar nya saat ini.
" kemana dia. apa dia di kamar mandi " gumam amber bertanya sendiri karna tidak melihat sosok El di kamar nya.
amber pun berjalan ke kamar mandi untuk memastikan nya. tok tok tok " El. kamu di dalam " kata amber bertanya.
hening, tidak ada jawaban.
amber pun mulai membuka pintu kamar mandi. amber terdiam. amber tidak melihat El di dalam kamar mandi. amber pun mulai bergerak mencari El di kamar nya. namun juga tetap tidak menemukan El. amber pun memilih keluar untuk mencari El.
" jika dia tidak di sini, ke mana dia. " gumam amber pelan.
amber yang sudah berada di ambang pintu berhenti sebentar, " apa dia tidur di kamar lain. " gumam amber pelan.
amber pun mulai mencari di semua kamar yang ada di lantai atas tersebut, semua pintu tidak terkunci dan ridak ada tanda tanda dari El di dalam nya, amber pun beralih ke satu kamar lagi , kamar yang berada di ujung lorong yang amber tuju saat ini.
ceklek. " terkunci " gumam amber.
" El berada di sini. kenapa dia tidur di sini. bukan di kamar yang biasa nya. " gumam amber kembali.
tok tok tok " Elard. ini aku amber. apa kamu di dalam. tolong buka pintu nya, kita harus bicara. " kata amber sedikit berteriak.
hening, tidak ada jawaban, El yang mendengar ada suara yang mengetuk pintu nya tadi berniat untuk membukakan pintu, namun saat El mendengar nama amber El mengurungkan niat nya dan kembali duduk di sofa sambil memainkan laptop nya.
El diam tidak merespon sama sekali. bahkan kentut El pun tidak berbunyi saat amber bersuara di luar.
" Elard. apa kamu sudah tidur. keluar lah kita harus bicara. jangan menghindar seperti ini, aku mohon dengarkan penjelasan ku. Elard. " kata amber dengan nada memohon dan air mata yang senantiasa untuk jatuh.
tetap tidak ada jawaban. amber menghela nafas nya pelan .
" haaa, aku tau kamu belum tidur El, ma'af mengganggu . besok kita harus benar benar membahas nya. aku pergi . aku minta ma'af El. sungguh " kata amber dengan nada putus asa nya dan mulai berlalu dari sana. amber memilih mundur untuk saat ini, jika di paksakan. diri nya dan El akan semakin menjauh.
__ADS_1
El tetap diam tidak merespon, El hanya mendengarkan saja dari dalam. " sudah terlambat amber, hati ku sudah hancur, tidak bisa tersusun rapi lagi " gumam El menghembuskan nafas nya dengan kasar.
suasana kembali hening, itu menandakan bahwa amber sudah pergi, El pun merasa lega dan kembali fokus ke laptop nya.