Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 121


__ADS_3

saat sampai di gedung apartemen, ayana dan El lebih memilih untuk menghabiskan waktu di apartemen nya El yang berada di lantai paling atas.


mereka menghabiskan waktu malam tersebut dengan sangat mesra. tentu saja juga menghabiskan waktu di atas tempat tidur itu juga tidak terlewatkan bagi mereka yang sedang kasmaran , meraup kenikmatan tiada henti.


esok pagi.


" eeugh " lenguh ayana bangun dari tidur nya, ayana nelirik ke arah samping nya, ayana sama sekali tidak melihat sosok El. ayana pun melirik ke arah jam.


" APA JAM TIGA SORE. AKU KETIDURAN, CK " teriak ayana kaget karna melihat jam di dinding.


" wajar jika paman tidak ada. apa paman di luar. hm kenapa dia tidak membangunkan ku, aaakh. " racau ayana dan berteriak merasakan sakit dan pegal di area punggung dan pinggang nya saat mulai bergerak berniat untuk turun dari tempat tidur nya.


" paman maniak. tubuh ku sakit semua. " racau ayana kembali.


mau tidak mau ayana mulai bergerak dari posisi nya walau merasakan sakit di sekujur tubuh nya. ayana harus bangkit untuk membersihkan seluruh tubuh nya dari rasa lengket dan gerah.


ayana pun mulai berjalan menuju ke kamar untuk mandi dan bersiap siap ke luar dari kamar nya tersebut.


setengah jam berada di dalam kamar mandi ayana pun akhir nya selesai, ayana keluar dari dalam kamar mandi dan mulai bersiap siap memakai pakaian nya. saat sudah merasa siap ayana pun keluar dari kamar tersebut berniat untuk mencari keberadaan sang puja'an hati.


ceklek. pintu kamar di buka oleh ayana, ayana mulai berjalan keluar dari kamar nya. ayana melihat ke mana mana , namun tidak menemukan keberadaan nya Elard. ayana pun berniat menuju ke arah dapur berfikir jika sang paman berada di sana. ayana berjalan sambil memanggil manggil.


" sayaang. kamu di mana? " teriak ayana sedikit kuat.


" sayang. "


" paman. "


" paman Elard. " teriak ayana akhir nya karna sudah merasa kesal sebab orang yang ingin diri nya cari tetap tidak ketemu bahkan orang yang ingin di cari nya saat ini sama sekali tidak terlihat di mana pun.


" kemana paman? aku sudah mencari ke mana mana tapi paman tetap tidak ketemu, apa paman keluar? " gumam ayana bertanya tanya sendiri dan merasa penasaran kemana sang paman.


tanpa membuang buang waktu lagi ayana kembali ke kamar untuk mengambil benda pipih milik nya berniat untuk menghubungi sang paman.


nada dering tersambung.


" hallo saya. . " perkataan ayana terhenti karna suara dari wanita di seberang sana dengan nada marah nya berbicara .


"siapa kau? ada hubungan apa dengan suami ku. ? KATAKAN CEPAT!! , hee, apa kau simpanan suami ku. , tinggalakan suami ku atau kau akan menyesal. " teriak wanita itu,


" KATAKAN ****** JANGAN DI. . " suara wanita itu berteriak dengan keras di seberang sana sambil berkata kasar dan penuh akan emosi lalu bunyi tut tut dari seberang sana di telinga nya ayana.


ayana memegang benda pipih milik nya dengan erat dengan kedua tangan nya, perasaan takut, gelisah dan was was bercampur menjadi satu. ayana semakin bertanya tanya dalam benak nya apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


" apa paman sedang bersama tante amber? tapi bagaimana bisa? aa, , pantas saja paman tidak ada di sini ternyata paman sedang bersama dengan istri nya . bodoh nya aku, haaa. ******, ahahahaha kamu ****** ayana, , hiks hiks hiks. " racau ayana sambil menangis karna perkataan ****** masih terngiang ngiang di telinga nya dan hati nya saat ini.


ayana tidak memiliki semangat lagi, rasa lapar yang mendera tadi hilang dalam sekejap, ayana memilih untuk kembali ke gedung apartemen nya dan memilih keluar dari gedung apartemen nya El saat ini. sesampai nya di apartemen milik nya ayana masuk ke dalam kamar nya langsung dan mengunci pintu nya dari dalam agar tidak ada yang masuk dan menganggu kesendirian nya. ayana menangis sejadi jadi nya, meratapi nasib nya yang sangat sial akan masalah percintaan.


sedangkan di sisi El


FLASBACK ON.


drt drt drt drt. bunyi getaran dari benda pipih milik nya El. El yang merasa terganggu pun meraih benda pipih milik nya tersebut yang berada di atas lemari kecil yang tepat berada di sebelah tempat tidur mereka berdua.


El melihat nama yang tertera di layar .


" amber. ck , mau apa dia lagi. " gerutu El merasa kesal dan mood nya sudah mulai rusak di pagi hari ini .


tanpa membuang buang waktu dan El pun tidak menunda waktu lagi akhir nya memilih mengangkat panggilan tersebut walau dengan hati yang berat.


" ada apa? katakan cepat. aku tidak ada banyak waktu " kata El dingin.


" aku sudah di rumah. bisa kita bicara, aku tunggu di rumah. " kata amber tanpa basa basi lagi.


" oke. " jawab El singkat.


lalu panggilan El matikan secara sepihak tanpa kata kata manis dan lembut untuk istri yang sudah menemani nya selama lima tahun tersebut .


sedang kan amber di sisi sana hanya bisa menghela nafas nya kasar setelah mendengar panggilan yang sudah di matikan oleh El.


" aku keluar dulu sayang. ma'af aku meninggalkan mu, aku juga tidak tega membangunkan mu. semoga masalah hari ini cepat selesai dan kita bisa segera menikah. aku mencintai mu sayang. cup. " racau El menatap ayana yang masih tertidur dengan nyenyak lalu memberikan ciuman yang hangat di kening nya ayana lalu El pun berlalu dari apartemen nya menuju ke rumah utamanya.


tiba di rumah utama nya El masuk dengan cepat, saat sudah masuk ke dalam rumah nya El melihat amber sudah duduk di kursi ruang keluarga . dengan tatapan dingin dan tajam nya El pun duduk saling berhadapan dengan amber di ruangan keluarga tersebut.


hening sesaat.


" apa kau hanya ingin diam saja, jika iya aku akan pergi, buang buang waktu aku kesini. " kata El dengan dingin nya.


" hee, kamu mau pergi kemana El? ini rumah mu dan aku istri mu. , kenapa kau harus pergi? " kata amber dengan nada kesal nya.


" ck. , jangan basa basi dan banyak drama, katakan saja apa mau mu menyuruh aku datang ke sini. jelaskan sekarang juga atau tidak sama sekali. !! " kata El dingin lalu sedikit dengan nada kesal nya.


" hahahahaha, , wah wah, , kau sungguh sudah berubah El, tidak ada El yang baik, El yang penyayang dan El yang lemah lembut pada ku lagi, haa, , tapi baiklah, aku akan bicara tentang niat ku menyuruh mu kemari. aku tidak ingin kita berpisah atau pun bercerai, aku mencintai mu dan aku harap kau mau memberikan kesempatan untuk hubngan kita. dan aku minta ma'af karna sudah membuat mu susah selama lima tahun ini, aku hanya ingin kita mulai dari sekarang menjadi suami istri yang sesungguh nya dan normal. aku akan berubah dan akan hanya memprioritaskan diri mu, aku akan berhenti bekerja dan fokus di rumah mengurus diri mu dan anak kita kelak. " kata amber panjang lebar. amber terdiam dan menatap ke arah El.


El yang mendengar amber berbicara sedari tadi hanya sibuk dengan aktifitas nya sendiri, El malah mengeluarkan benda pipih milik nya, melihat nya sebentar berharap ada pesan atau telvon dari sang kekasih, namun saat di lihat layar Hp nya masih seperti semula , El pun meletakkan Hp nya tersebut di atas meja yang ada di depan nya sambil masih mendengarkan amber berbicara.


" apa kau gila, sebegitu mudah nya kau berkata seperti itu setelah semua nya terjadi. bulshit amber, perkataan mu tidak ada yang bisa aku percayai, haa, kau bilang kau mencintai ku, tapi sayang nya cinta ku udah mati untuk mu, tidak ada lagi cinta untuk mu di hati ku. , aku sudah mengatakan nya waktu di hotel waktu itu, dan baru sekarang kau ingin meluruskan nya, kemana kau beberapa waktu ini haa. setelah aku berubah menjadi dingin dan acuk kepada mu kau baru berusaha untuk meraihku lagi, sorry. semua sudah terlambat, dan aku akan tetap menceraikan mu, aku ingin tetap berpisah dengan mu dan tidak ada nego sama sekali. karna rasa ku untuk mu sudah hambar dan mati, dan kau tau akan alasan nya kenapa. " terang El tidak mau kalah.

__ADS_1


" tidak El aku tidak mau cerai dengan mu , aku minta ma'af jika aku sudah menyakiti mu, aku tidak sengaja El, aku juga di jebak tapi aku tidak tau siapa yang melakukan nya , maka nya aku bisa bermalam dengan laki laki itu, dan karna masalah itu aku selama ini menolak mu, bahkan saat malam pertama kita aku juga menolak mu, aku tau aku salah tapi aku takut untuk jujur. ma'af hiks hiks hiks , aku sudah mencintai mu dari awal tapi karna kejadian ini aku takut untuk berbicara, aku takut melihat reaksi mu akan bagaiamana saat kau sudah tau yang sebenarnya akan kurang nya diri ku ini . " racau amber menjelaskan sambil menangis terisak.


" haaa, kau pikir aku hanya mencintai tubuh mu, apa ketulusan yang aku berikan tidak bisa membuat mu menilai sikap dan sifat ku pada mu seperti apa selama kita bersama, apa kau pikir aku ini laki laki bajingan yang hanya akan memandang selaput tipis itu, haa, kau salah menilai ku amber, kau sama sekali tidak mengenal ku dengan baik. ternyata cinta yang ku berikan untuk mu hanya bualan semata di mata mu haa, sekarang aku sudah yakin dengan keputusan ku untuk bercerai dengan mu karna kau sama sekali tidak pernah percaya padaku dan kau berfikir hanya dari sudut pandang mu saja dan hal itu sudah membuat kita saling meyakiti seperti ini selama lima tahun. " kata El penuh luka dan keyakinan untuk berpisah.


" hiks, , hiks, ,tidak, ,aku tidak mau . , El aku mohon. . . " racau amber kembali sambil semakin menangis.


" tunggu sebantar aku akan ke kamar mandi, kita lanjut kan nanti. " potong El cepat .


"hm " jawab amber.


El pun pergi dari posisi nya berjalan menuju ke kamar mandi, dan El pun lupa akan Hp nya yang tinggal di atas meja.


drt drt drt. bunyi Hp El.


amber melirik sekilas, drt drt drt. karna rasa penasaran amber mengambil Hp nya El.


deg. jantung amber mendadak terhenti dan sekamin berdetak cepat saat membaca nama yang tertera di layar tersebut.


" my love " gumam amber merasakan sakit dan sesak di dada nya


amber dengan cepat langsung mengangkat panggilan tersebut. saat sudah mengangkat nya amber malah mendengar suara wanita dan itu membuat hati nya memanas.


" Hallo saya. . " perkataan wanita di seberang sana terhenti karna amber memotong nya dengan cepat.


"siapa kau? ada hubungan apa dengan suami ku. ? KATAKAN CEPAT!! , hee, apa kau simpanan suami ku. , tinggalakan suami ku atau kau akan menyesal. " teriak amber tidak terima.


" KATAKAN ****** JANGAN DI. . " belum selesai amber berbicara Hp yang di tangan nya sudah di ambil lebih dulu oleh seseorang dari belakang.


" siapa yang be. .Elard. " kata amber dengan nada terkejut nya karna sudah memutar tubuh nya menghadap ke belakang, amber malah bersitatap dengan El.


" iya aku. kenapa kau begitu lancang, siapa yang kau sebut ****** haa " bentak Elard tidak terima jika amber mengatakan ayana sebagai ****** .


" wanita murahan yang menjadi simpanan mu itu, berapa kau bayar dia untuk memuaskan hasrat mu, pasti ******. ." amber terdiam dan terkejut bukan main karna suara bentakan El barusan.


" stop, jangan panggil dia ******, yang ****** di sini adalah kau, "


deg .jantung amber terhenti berdetak sesaat.


" saat aku menyentuh nya dia masih bersegel tidak seperti mu, kau dan dia berbeda, yang di sebut ****** di sini adalah kau tepat nya bukan dia, "


deg, semakin sakit dan sesak saja rasa nya di dada amber.


" ingat aku tidak main main dengan perkataan ku barusan, tunggu semua nya terkendali aku akan segera menceraikan mu. jangan cari gara gara dengan ku amber, jika kau berani mengusik atau mencari tau siapa dia aku tidak akan tinggal diam. ingat itu. " kata El dengan dingin dan tatapan tajam nya lalu berlalu dari sana untuk kembali menuju ke apartemen nya. El merasa khawatir akan kondisi nya ayana saat ini.

__ADS_1


saat melihat El berlalu amber terduduk lemas di sofa tersebut sambil menangis sejadi jadi nya.


" apa aku sebegitu rendah nya di mata mu, hiks,, hiks, ,kenapa sesakit ini, , hiks, ,kak bima, , hiks hiks. . " racau amber semakin menjadi isak tangis nya dalam rumah besar tersebut dan hanya sendirian.


__ADS_2