
arsen yang sudah berlalu dari apartemen nya ayana dan sedang dalam perjalanan menuju sebuah cafe. karna sebelum arsen tiba di parkiran dia telah menghubungi amber untuk bertemu di tempat biasa sekarang juga. arsen mengambil benda pipih nya dari dalam jas nya lalu menghubungi amber.
nada dering tersambung.
" hallo. ada apa? . " kata amber.
" kita bertemu sekarang di tempat biasa jangan pakai lama karna ada yang mau aku pastikan langsung ." kata arsen kesal.
karna arsen penasaran siapa yang berani berani nya mengambil foto nya secara diam diam dan mengirim kan nya kepada ayana.
dan arsen fikir semua hal ini ada hubungan nya dengan amber. arsen mengira semua yang terjadi saat ini pertengkaran nya dengan ayana pemicu nya adalah amber.
arsen yang sedang di ikuti itu tidak mengetahui jika ayana sudah tepat berada tidak jauh di belakang mobil nya sendiri. ayana berhasil menyusul arsen dengan kecepatan tinggi tadi dan akhir nya terkejar juga.
mereka pun tiba di sebuah cafe ternama . dengan arsen yang terlebih dahulu sampai dan memarkir kan mobil nya di parkiran dan di susul oleh ayana kemudian . ayana masih sibuk mencari tempat parkir untuk mobil nya.
Sedangkan amber yang mendapat kan telvon dari arsen tadi sedang berada di luar rumah untuk berjalan jalan. mau tidak mau amber harus kesana dengan cepat.
setelah arsen sampai lebih dulu. ayana menyusul. amber ternyata juga sudah sampai di sana dan sedang mencari parkiran. ayana dan amber dalam posisi yang sama dan memarkirkan mobil mereka dengan bersebelahan .
ayana dan amber sama sama keluar setelah mematikan mesin mobil nya.
__ADS_1
ceklek. suara pintu mobil mereka berdua terbuka. mereka berjalan dan berpapasan. mereka saling pandang sesaat dan terdiam lalu setelah itu mereka saling memberi senyuman manis ke masing masing. amber dan ayana pun berjalan kemudian dengan amber yang lebih dulu berjalan di depan ayana dengan langkah kaki yang terburu buru.
amber telah masuk ke cafe itu. dan langsung duduk tepat di hadapan nya arsen.
" ada apa lagi arsen . kenapa kau menghubungi ku lagi. aku tidak melanggar perintah mu dan saat ini aku sedang menjalankan nya. " bohong amber. "
arsen yang tadi nya tertunduk melihat kearah gelas minum nya sebelum amber datang. setelah mendengar suara ocehan nya amber. arsen langsung mengangkat kepala nya dan langsung menatap tajam kearah nya amber.
" apa kau tidak berbuat tingkah saat ini amber. " tanya arsen geram.
" apa maksud mu arsen. aku tidak mengerti , sungguh. " jelas amber.
arsen dan amber tengah asik bercerita tidak tau jika saat ini ayana sudah masuk ke cafe itu dan sedang mencari cari keberadaan nya arsen.
ayana pun melihat apa yang ingin dia lihat. ayana tidak datang menghampiri mereka. ayana memilih untuk tetap diam di tempat nya yang tidak jauh dari posisi duduk nya arsen saat ini.
ayana melihat dengan kedua bola mata nya sendiri bagaimana arsen bertemu dengan wanita lain di luar tanpa dia ketahui. dan wanita itu adalah wanita yang sama. wanita yang bertemu dengan nya di parkiran tadi. jika tau dia adalah wanita itu. ayana tidak akan memilih untuk tersenyum kepada nya. dan ayana berfikir bahwa sang wanita sangat familiar di mata nya.
ayana menahan rasa sesak dan sakit di dada nya. jantung nya berpacu dengan cepat. langkah apa yang akan dia ambil. tiba tiba buliran bening jatuh membasahi pipi mulus nya. air mata nya jatuh tiba tiba. ayana tidak kuat lagi dan dia harus mengambil langkah yang jelas untuk diri nya dan juga arsen.
ayana mengambil benda pipih nya dari dalam tas lalu menghubungi nomor arsen.
__ADS_1
nada dering tersambung .
" hallo. kamu di mana arsen. " tanya ayana pelan.
" aku sedang di kantor. ada apa ayana. ? . " tanya arsen pelan dan lembut.
" hee. apa kah kau yakin dengan jawaban mu itu. " jawab ayana meremehkan.
" tentu saja. memang kenapa? ." tanya arsen bingung . karna tidak biasa nya ayana bersikap seperti ini.
ayana tertawa pelan dari seberang panggilan sana.
" coba kau lihat ke arah belakang arsen. ku harap kau tidak terkejut. dan ini semua nya telah menjadi bukti bahwa kau laki laki bajingan. aku mau kita putus dan tidak ada kata penolakan dari mu. terima atau tidak aku tidak menginginkan mu lagi arsen. terima kasih bajingan. " kata ayana dengan pilu.
arsen memilih menoleh ke arah belakang dan arsen sungguh sangat di buat terkejut. karna kehadiran ayana yang tidak dia sangka sangka. benda pipih itu masih berada di telinga mereka masing masing dan masih dalam keadaan terhubung.
"selamat tinggal bajingan. " kata ayana di ujung kata nya. ayana lalu langsung mematikan sambungan itu dengan sendiri nya.
Arsen melotot dan langsung berdiri untuk mengejar ayana. karna ayana setelah panggilan itu terputus langsung membalikkan badan nya untuk pergi dari sana.
tetapi sebelum berdiri dan mengejar ayana. arsen terlebih dahulu mengumpat ke arah nya amber dengan kata kata yang kejam.
__ADS_1
" dasar wanita ******. tunggu balasan mu. " kata arsen penuh penekanan karna menahan emosi.