Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 108


__ADS_3

waktu terus berjalan hingga tidak terasa waktu makan siang sudah hampir terlewat. ayana yang masih nyenyak tidur itu pun sama sekali tidak memperdulikan waktu makan siang sudah tiba atau belum, sebab diri nya masih betah berada di alam mimpi.


sedangkan El yang berada di kamar nya tengah asik membaca buku di kaget kan dengan sebuah suara ketukan dari pintu luar kamar nya.


tok tok tok .


" tuan menu makan siang nya sudah selesai tuan. waktu nya makan siang. " jelas caca dari luar kamar nya El.


El pun menghentikan aktifitas membaca nya lalu melirik sekilas ke arah jam.


" baik lah aku akan turun. " balas El singkat sambil mulai merapikan buku buku yang sudah selesai di baca nya sama sebuah buku yang masih berada di tangan nya. El menyusun buku buku tersebut kembali ke tempat nya agar terlihat rapi.


setelah mendapat jawaban yang pasti dari tuan nya , caca pun segera berlalu dari sana turun ke lantai bawah dan kembali mengejarkan pekerjaan yang lain yang ada di luar rumah , sebab rutinitas masak memasak sudah selesai sedari tadi.


FLASHBACK ON.


sebelum ke tempat El, caca lebih dulu memanggil ayana untuk menyuruh nya makan siang. namun dari dalam tidak juga ada jawaban. karna caca merasa cemas tidak ada jawaban nya dari ayana, caca pun memberanikan diri membuka pintu kamar nya ayana tanpa izin terlebih dahulu berniat untuk mengetahui bahwa nona nya di dalam baik baik saja .


ceklek.


" nona " panggil caca ramah.


caca yang sudah masuk ke dalam kamar nya ayana pun melihat nona nya dalam keadaan tertidur dengan nyenyak di atas tempat tidur nya.


" huuuft. nona tidur . untung saja . " gumam caca pelan sambil melihat seluruh kamar serta tubuh nya ayana yang berada di atas tempat tidur tersebut.


caca berdiri di sisi samping tempat tidur nya ayana, caca melihat ke bagian sisi dada nya ayana yang terkena siraman kopi panas yang caca bawa tersebut tadi pagi . walau pun apa yang caca lihat tidak terlihat dengan jelas, caca sangat tau jika rasa nya pasti menyakitkan apa lagi di area sisi tersebut .


raut wajah caca kembali menjadi sendu dan kembali merasa bersalah .


" ma'af nona ayana. saya sungguh tidak sengaja. " gumam caca pelan. karna tidak ingin menganggu tidur nona nya yang nyenyak , caca pun memilih untuk berlalu dari sana meninggalkan kamar nya ayana dan berniat menuju ke kamar nya tuan El.


FLASHBACK OFF.


dan di sini lah caca berada di area samping rumah untuk membersihkan taman dan merawat bunga agar terlihat lebih cantik.


beda hal dengan El yang sudah berjalan keluar dari kamar nya menuju ke ruang makan, El melihat ke area ruang makan tersebut sama sekali tidak ada tanda tanda nya ayana berada . saat El sudah tiba di dekat meja makan pun sama sekali tidak ada tanda tanda nya ayana, El hanya sendirian di sana bahkan para pekerja di bagian dapur pun sudah tidak ada di tempat mereka.


" ck. " umpat El kesal.


dengan berat hati pun El memulai makan siang nya dengan sendirian tanpa ada yang menemani. .


saat beberapa lama El menghabiskan makan siang nya, El memilih untuk menuju ke kamar nya berniat untuk menghubungi alex, sebab si alex tidak pernah ada lagi singgah atau menginap di sini semenjak sang kakak nya sudah berlalu berbulan madu.


namun baru beberapa langkah melangkah menuju anak tangga langkah kaki El terhenti karna pikiran nya tersita akan sosok ayana yang tidak terlihat, karna biasa nya ayana lah yang duluan tiba di sana dari pada diri nya. El hanya penasaran dan juga bertanya tanya bagaimana dengan luka yang di dera ayana .


walau dengan rasa gengsi yang tinggi di hati nya El tetap melangkah kan kaki nya menuju ke kamar nya ayana.

__ADS_1


" aku hanya ingin melihat dia baik baik saja atau tidak, tidak lebih. karna mau bagaimana pun dia adalah keponakan ku dan kakak sudah menyuruh ku untuk menjaga nya, yah tidak lebih. " gumam El dalam hati nya namun bercampur rasa gelisah dalam setiap langkah kaki nya, El menuju ke kamar nya ayana.


tok tok tok tok. " ayana " panggil El sambil mengetuk pintu kamar nya ayana .


hening tidak ada jawaban.


tok tok tok " ayana " panggil El sedikit tinggi.


hening kembali . tok tok tok.


sudah tiga kali El mencoba untuk mengetuk pintu kamar nya ayana namun tidak ada jawaban .


" ****, kemana anak itu atau jangan., jangan. . oh sial. jangan sampai. " gumam El pelan yang masih berada di depan pintu kamar nya ayana.


tanpa menyita banyak waktu El membuka pintu kamar nya ayana dengan tergesa gesa tanpa izin terlebih dahulu karna rasa khawatir dan gelisah sudah merayapi isi kepala dan hati nya El akan hal yang menimpa ayana.


braak. suara pintu ayana di buka paksa dan kasar.


" ayana. " panggil El dengan nada cemas nya.


ayana masih tidak bergeming sama sekali oleh suara berisik yang di buat oleh El , entah karna mimpi nya yang seru + indah atau karna memang ayana yang susah bangun ( entah lah 😂🤣) .


El yang sudah masuk ke kamar nya ayana melihat ke sekeliling kamar nya ayana, El mulai melangkah kan kaki nya untuk masuk lebih dalam lagi hingga pandangan El terhenti ke sebuah tempat tidur yang besar, di mana di sana terlihat sosok nya ayana yang tertidur dengan nyenyak tanpa berdosa.


" ck, percuma aku merasa khawatir dan jantung ku berdetak tidak karuan, tuh bocah malah enak enak'an molor, " rutuk El merasa kesal.


dan tanpa sadar tubuh El bergerak menduduk kan pantat nya di sisi samping tempat tidur di samping nya ayana.


El memandang dengan lekat setiap lekuk wajah nya ayana, mulai dari kening, mata, hidung. pipi dan pandangan El jatuh pada sebuah hal yang menggoda iman nya, yaitu bibir tipis nya ayana yang terlihat indah dan menggoda di mata nya El.


gleg. El menelan ludah nya secara kasar.


dengan secara spontan sebelah tangan nya El terulur untuk mencoba megelus pipi nya ayana . ayana yang merasa terusik dari tidur nya tersebut pun mulai merasa risih karna merasa kan sentuhan sentuhan yang menjalar di area pipi nya.


ada perasaan geli dan aneh di area pipi nya, mau tidak mau ayana pun membuka mata nya sedikit untuk melihat apa yang terjadi di pipi nya karna sudah merasa risih. El yang sedang asik dengan kelakuan nya tersebut tidak menyadari bahwa ayana sudah membuka mata nya dengan sedikit terbuka.


" paman, ngapain paman elus elus pipi aku, ?? oooh. heheehheeh jangan salah kan aku paman, karna paman yang masuk duluan ke kamar aku. aku akan memanfaatkan nya dengan senang hati. " gumam ayana dalam hati nya karna mendapatkan kesempatan.


dengan gerakkan cepat sebelah tangan nya ayana langsung memegang sebelah tangan nya El yang sedang asik mengusap ngusap pipi nya tersebut dengan lembut. ayana memegang sebelah tangan nya El dengan erat hingga El tidak bisa melepaskan nya dan juga El merasa terkejut. El terdiam sesaat dan mereka saling pandang satu sama lain.


deg. jantung El terhenti berdetak karna terkejut.


tanpa aba aba ayana bergerak membenarkan posisi nya untuk segera duduk mencari posisi ternyaman nya dan genggaman mereka masih berlangsung . ayana yang ingin memanfaatkan situasi ini pun tanpa menyita waktu lagi memulai aksi nya.


ayana menarik tangan El yang di genggam nya dengan kuat hingga El tertarik ke arah depan mendekati wajah nya ayana. El terdiam seribu bahasa, mereka masih saling pandang hingga ayana pun mulai mendekat kan wajah nya ke arah El.


El terkejut, sebab bibir mereka beradu. . ayana mencium nya. ayana memberikan ciuman di bibir nya El dengan lem but. dan dengan gerakkan perlahan kedua tangan nya ayana mulai berjalan menuju leher nya El dan melingkar di sana. El yang mendapat sesa pan lem but itu pun mulai terbawa suasana yang di buat oleh ayana sendiri.

__ADS_1


mereka masih dalam suasana ciuman dan saling membalas dengan lem but. karna sudah mulai terpancing El pun mulai menggerakkan sebelah tangan nya entah kemana mana di tubuh nya ayana.


El mulai mencari kesenangan nya, hingga. " aaakhh , , eeeuuugh. " suara desah milik ayana keluar dari bibir nya saat El menyentuh salah satu gunduk kan milik nya dengan lem but.


El mere mas salah satu gunduk kan yang di miliki oleh ayana dengan lem but, suara suara desah ayana pun mulai tidak terkendali. El semakin terpancing hingga le her ayana pun menjadi sasaran empuk bagi El. El bermain di sana hingga meninggalkan beberapa jejak di le her nya ayana. ayana juga semakin terpancing , mereka berdua sudah sama sama memiliki gairah, sebelah tangan El masih merayap rayap entah kemana mana di seluruh tu buh nya ayana.


hingga " aakkkh sakit. " teriak ayana karna tanpa sengaja El malah menyentuh luka siraman kopi panas tersebut di bagian sisi dada nya ayana yang berada di tengah tengah dua gundukkan tersebut.


El spontan terkejut dan langsung menarik tubuh nya dengan cepat. " hiks, ,hiks, ,hiks, , sakit paman " racau ayana sambil menangis karna merasakan sakit dan pedih .


El masih terkejut dengan apa yang terjadi lalu beberapa detik El tersadar dan baru ingat akan luka nya ayana , saat mendengar ayana menangis El merasa tidak tega lalu dengan cepat diri nya bergerak berlari keluar dari kamar nya ayana menuju ke kamar nya untuk mengambil obat oles.


ayana masih menangis, saat El pergi dari kamar nya pun ayana masih menangis. " hiks hiks hiks, paman jahat. " gumam ayana pelan karna diri nya berfikir jika El meninggalkan nya saat sudah tidak ingin lagi padahal nyata nya tidak.


beberapa saat kemudian akhir nya El kembali lagi ke kamar nya ayana, El masuk dengan tergesa gesa tanpa tau apa yang akan terjadi. saat sudah masuk lebih dalam El melihat pemandanga yang menggoda pada diri ayana. , bagaimana tidak tergoda sebab saat diri nya masuk ayana sudah melepas baju bagian atas nya dan hanya menyisakan penutup berwarna hitam di bagian dua gunddukan tersebut .


gleg. El menelan saliva nya kasar.


El masih melangkah kan kaki nya mendekat ke arah nya ayana namun pandangan nya El tidak beralih dari dua gundukkan milik ayana. ayana masih dalam keadaan menangis hingga El duduk di samping nya. El mencoba mengatur nafas nya saat merasa sudah tenang El mulai memberanikan diri untuk bersuara.


" sudah jangan menangis, ma'af. . paman tidak sengaja, paman keluar sebentar untuk mengambilkan ini " kata El dengan tenang sambil menunjukkan obat salep tersebut ke ayana dan mencoba menjelaskan agar ayana berhenti menangis. dan benar saja ayana berhenti menangis dan El merasa lega.


" sini paman obati " kata El.


lalu ayana pun mulai mendekat ke arah nya El, posisi mereka saling hadap. dan tanpa ragu lagi El mulai mengobati luka ayana yang berada di area sisi dada nya tersebut dengan lem but . El sedikit menundukkan tubuh nya agar bisa mengolesi luka nya ayana dengan teliti dan terlihat dengan jelas, wajah nya El dan area sisi dada nya ayana berjarak sangat dekat hanya beberapa senti saja, sehingga hembusan nafas El bisa di rasakan oleh ayana dan hal itu membuat ayana semakin merasa aneh di seluruh tubuh nya di tambah detak jantung nya berdetak dengan cepat .


" iiisssh, sakit paman pelan pelan. " racau ayana merasa sakit.


" iya, ma'af " balas El pelan. El pun fokus kepada luka nya ayana . sesaat berlalu El pun sudah selesai mengolesi obat di luka nya ayana. dengan detak jantung yang tidak karuan juga.


El kembali duduk dan tanpa El sadari ayana mendaratkan sebuah ciuman di salah satu pipi nya.


deg. deg jantung El kembali senam sehat.


" terima kasih paman " kata ayana lembut.


" em " balas El cepat lalu El dengan sigap berdiri. tingkah El sudah kaku wajah nya juga memerah. El menjadi salah tingkah, " olesi obat ini setiap hari agar cepat mereda " kata El kepada ayana lalu El memilih pergi dari kamar nya ayana menuju ke kamar nya.


saat El berlalu ayana hanya melihat punggung El yang mulai menjauh. " ma'af paman , mungkin ini salah tapi aku sendiri juga gak tau dengan keadaan ini. " gumam ayana.


" apa mungkin aku sudah jatuh hati pada mu, , tapi gak mungkin dengan waktu secepat ini. " gumam ayana dalam hati nya dan masih bertanya tanya tentang perasaan nya.


sedangkan El yang sudah tiba di kamar nya hanya bisa mengatur deru nafas nya karna jantung nya masih belum stabil berdetak.


" ada apa dengan ku?? " tanya El bingung.


hinggga mereka berdua pun sibuk bertanya tanya dengan perasaan masing masing .

__ADS_1


jangan lupa like, komen. favorit yah. 😘😍😍😘😘


__ADS_2