
esok pagi yang hanya terlihat oleh banyak nya awan, pagi ini sama sekali tidak ada cahaya dari sang mentari, mungkin sang maha langit tau jika hati wanita yang bernama ayana tengah di landa gundah yang sangat berat.
ayana telah bangun dari tidur nya, ayana melirik ke arah jam, jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi . saat ingin mengumpulkan kesadaran nya ayana mendengar ada sebuah ketukan dari luar kamar nya.
tok tok tok.
" sayang, ini aku. apa kamu sudah bangun? aku sudah siap kan makanan, ayo kita sarapan. ayana? apa kamu masih tidur? sayaaang. " racau El pagi ini yang berusaha untuk membujuk ayana agar mau membukakan pintu kamar nya.
hening tanpa balasan atau pun suara dari dalam sana.
" apa dia masih tidur. ? " gumam El berfikir keras dan bertanya tanya sendiri. sedangkan ayana yang ada di dalam sana malah jatuh ke dalam lamunan nya kembali.
tok tok tok. ketukan kembali terdengar di telinga nya ayana, namun ayana hanya diam saja.
" kenapa paman bisa ada di sini? haa, sejak kapan paman di sini?? bagaimana denga tante amber semalam! apa mereka ribut malam itu? akkh, kepala ku sakit memikirkan nya. " gumam ayana dalam hati nya dan semakin jatuh dalam lamunan nya. hingga suara dari luar pun tidak terdengar oleh ayana karna terlalu dalam nya lamunan tersebut.
__ADS_1
saat keheningan melanda di antara mereka berdua.
TOK TOK TOK. suara pintu kamar ayana yang di ketuk dengan keras oleh El. lamunan ayana pun terganggu, ayana sama sekali tidak bergeming hingga terdengar di telinga nya suara teriakan dari sang paman yang mulai murka.
" AYANA. AKU TAU KAMU SUDAH BANGUN, BUKA PINTU NYA ATAU KAU AKAN MENYESAL KEMUDIAN. JANGAN PANCING AKU UNTUK BERBUAT YANG NEKAT DAN MERUGIKAN MU NANTI NYA . BUKA PINTU NYA SAYANG, ATAU KAU INGIN MELIHAT AKU MRNGGILA. DALAM HITUNGAN KE TIGA JIKA TIDAK KAU BUKA JUGA, AKAN AKU DOBRAK PINTU INI DAN KAU HARUS SIAP SIAP SAYANG, AKU AKAN MENGHUKUM MU KARNA SUDAH MEMBUAT AKU MERASA KHAWATIR. " amuk El sedikit murka.
" ck, kenapa paman main ancam ancam segala sih. gak asik main nya. " rutuk ayana kemudian dan juga merasa was was. dan mau tidak mau ayana pun bergerak dengan lihai dari tempat tidur nya agar segera bangun dan membuka pintu kamar nya sebelum sang paman bereaksi menjadi pahlawan kepagian yang mendrok pintu.
" baik lah kita mulai, satu. . dua. . ti. . " perkataan El terhenti karna pintu kamar tersebut sudah di buka oleh ayana dari dalam.
mata ayana sudah kembali menjadi berkaca kaca. pikiran pikiran yang buruk masih terus mengisi pikiran nya ayana saat ini . apa lagi di pagi ini diri nya malam mendapatkan perlakuan yang sangat manis dari orang di cintai nya, jika cinta nya tidak bisa bersama dengan diri nya, bagaimana ke depan nya. ?? ayana sempat berfikir apakah perlakuan di pagi hari ini akan selalu menyertai diri nya di pagi pagi seterus nya. air mata yang masih di pelupuk mata nya ayana sudah sangat siap untuk jatuh, namun sebisa mungkin ayana menahan nya, ayana tidak ingin menangis di hadapan nya sang paman. ayana pun mulai mencoba untuk menormalkan perasaan nya kembali agar sang paman tidak banyak bertanya.
" hekhem. " ayana sedikit berdehem untuk menghilangkan rasa canggung dan hening sesaat tersebut.
" sejak kapan paman di sini? " tanya ayana basa basi dan dengan senyuman palsu nya ayana menatap dengan lekat mata sang paman nya. El melihat mata yang melihat nya dengan intens tersebut. El menatap dengan dalam, El bisa melihat ada rasa takut, putus asa dan tidak rela di bola mata nya ayana, karna isyarat mata tidak pernah dan tidak akan bisa berbohong.
__ADS_1
" sedari semalam, aku tidur di sofa, siap siap lah, aku sudah membuat sarapan kita sarapan bersama. ayo sayang. setelah sarapan aku akan jelaskan, dan kamu jangan berfikir yang tidak tidak, percaya lah aku hanya untuk mu dan cinta ku hanya untuk mu juga, jika kita ingin bersama maka berjuang lah bersama sama, karna cinta itu terjalin antara dua orang insan yang saling berbagi rasa cinta dan kenyaman bukan hanya satu orang. " jelas El kepada ayana lalu memeluk tubuh ayana tersebut dengan erat berniat untuk memberikan rasa nyaman, rasa percaya dan rasa semangat.
ayana pun mulai merasa tenang, rasa nya rasa percaya tersebut juga semakin kuat untuk tumbuh. ayana pun juga berniat pagi ini mulai berubah pola pikir nya, ayana tidak ingin memikirkan hal hal yang tidak berguna lagi, karna percaya akan takdir itu pasti membuahkan rasa bahagia yang tidak terkira. dan ayana juga sudah memantap kan diri nya untuk berjuang bersama dengan sang paman atas nama cinta selama lama nya bersama.
" aku akan berjuang. kamu juga akan berjuang dan kita juga akan berjaung. itu karna satu kata yaitu cinta. " kata ayana dengan penuh yakin dan semangat membara yang di miliki nya pagi ini. posisi mereka masih berpelukan hingga beberapa menit berlalu, saat sudah merasa puas pun El melerai pelukan mereka dengan lembut.
" ayo sarapan. " ajak El dengan lembut. dengan kedua tangan nya El berada di kedua sisi bahu nya ayana.
" ayo sayang. " balas ayana singkat. lalu mereka berdua pun berjalan menuju ke area dapur untuk menikmati waktu sarapan mereka. walau tidak bersiap siap di kamar nya ayana hanya bersiap siap di area kamar mandi belakang tersebut, ayana mencuci muka, tangan dan terakhir menggosok gigi nya, saat sudah selesai ayana pun duduk dengan anteng nya di kursi meja makan tersebut.
ayana dan El pun memakan sarapan mereka dengan perasaan yang berbunga bunga sedangkan di sisi lain, tepat nya di kediaman lama El, istri nya masih dalam keadaan yang sangat kacau. amber merasakan pukulan yang sangat hebat , hati nya sangat sakit, dada nya terasa sesak dan air mata juga tidak henti henti nya mengalir keluar dari semalam dan hingga sekarang. perasaan sedih dan sakit sangat mendominasi untuk amber sedari semalam.
" aaakkh, kau sangat jahat El. sangat jahat. apa tidak bisa kau beri aku kesempatan sekali lagi, aku mencintai mu. , , sungguh. " lirih amber terus meracau di pagi hari ini dan merasa tidak terima dan belum siap dengan rasa sakit ini.
👉 ma'af atas ketidaknyaman nya gusy, bab yang sebelum nya masih di revisi, mohon ma'af atas keterlambatan nya dalam up.
__ADS_1
terima kasih, sehat selalu dan semangat. 💪🙏👍😘😍