Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 98


__ADS_3

bima dan lisa yang sudah selesai beberapa saat yang lalu dengan menu sarapan nya pun memilih untuk kembali ke kamar mereka, sebab tidak ada pekerjaan hari ini dan mereka berdua juga sedang menyusun rencana untuk berbulan madu.


" bagaimana sayang, ? kamu ingin kemana? " tanya bima kepada lisa dengan nada lembut nya, posisi mereka saat ini sedang berada di sisi balkon duduk dengan santai menikmati udara segar saat sore hari.


" mmm, bagaimana kalau kita ke amerika sayang, aku ingin kesana. karna aku belum pernah kesana, aku ingin berkeliling di sana. " kata lisa dengan mata berbinar binar karna bahagia.


" oke sayang, kita berangkat sekarang atau besok? " tanya bima kembali.


" kalau hari ini saja, apa kamu bisa sayang, ? lebih cepat lebih baik. " kata lisa penuh pertimbangan.


" oke sayang, kita harus bersiap siap sekarang jika ingin berangkat hari ini juga, aku akan menghubungi alex untuk mengatur keberangkatan kita . " kata bima dengan senyuman di wajah nya .


" oke sayang, makasih. aku akan bersiap siap. dan cup. " lisa yang merasa bahagia karna kabar hari ini pun memberikan sebuah ciuman yang manis di sebelah pipi nya bima, bima yang duduk dengan santai itu pun terkejut karna mendadak mendapatkan serangan yang tidak terduga dari lisa.


lisa yang sudah memberikan kejutan untuk bima tersebut pun sudah berlalu dari posisi nya untuk bergerak bersiap siap. bima yang sudah sadar kembali pun memilih untuk mengambil benda pipih milik nya untuk menghubungi alex.


nada dering terhubung.


" lex, tolong urus keberangkatan ku hari ini dengan istri ku, aku ingin pergi bulan madu hari ini. " kata bima menjelaskan kepada alex.


" baik tuan, tujuan kemana tuan,? " tanya alex.


" amerika " jawab bima singkat.


" baik tuan, akan segera saya laksanakan segera. " jawab alex mematuhi perintah tuan nya sendiri.


" terima kasih lex, " kata bima dengan tulus.

__ADS_1


" sama sama tuan. " jawab alex. panggilan mereka pun berakhir.


alex yang saat ini sedang berada di kantor lebih tepat nya di ruangan nya sendiri , memilih untuk mengutamakan tugas yang di berikan oleh tuan nya bima dari pada urusan kantor.


alex memulai untuk fokus menatap layar leptop nya untuk memesan tiket ke amerika, agar bulan madu tuan dan nyonya nya berjalan lancar .


tak tik tak tik , suara keyboard leptop berbunyi karna di ketikan dari tangan nya alex, selang beberapa lama selesai lah tugas yang di berikan oleh bima kepada diri nya.


" aku akan mengatur semua nya untuk tuan, " gumam alex pelan , dan bergerak dari ruangan nya untuk keluar dan berniat untuk menghampiri tuan nya ke kediaman nya.


alex yang sudah berada di parkiran pun mengemudikan mobil pribadi nya menuju ke rumah tuan nya, sedangkan bima saat ini bersama dengan istri nya, membantu bersiap siap agar lebih cepat .


" biar aku tolong sayang, " kata bima dengan lembut. dan membantu lisa mengemaskan baju baju mereka ke dalam koper, lisa yang mendapat pertolongan dari suami nya pun merasa sangat bersyukur mendapat kan pasangan seperti bima. beda dengan mantan suami nya dulu, yang hanya dapat membuat luka dan derai air mata.


" terima kasih sayang, " jawab lisa dengan hati yang tersentuh di tambah senyuman yang tulus di bibir nya.


mereka berdua pun sibuk dengan mengemas barang barang mereka yang ingin di bawa untuk berbulan madu.


di posisi ayana dan Elard saat ini.


mobil yang di kendarai oleh Elard pun sudah tiba di kediaman nya, ayana yang masih sedikit syok masih dalam keadaan membisu tanpa berbicara kepada El.


ceklek. pintu mobil El terbuka oleh El ketika mobil mereka berhenti tepat di halaman kediaman nya.


ayana yang masih syok terdiam termenung, tidak sadar jika mobil nya sudah berhenti karna telah sampai . El yang sudah keluar berdiri di sisi samping mobil nya memperhatikan gerak gerik ayana yang masih berada di dalam mobil nya dari posisi luar.


" ck. kenapa dia tidak keluar, apa dia ingin tidur di sana . menyusahkan . " gumam El merasa geram.

__ADS_1


El pun bergerak dari posisi nya ke sisi ayana berada, ceklek. pintu mobil terbuka oleh Elard.


" apa kau tidak ingin keluar, " bentak El kepada ayana.


ayana yang termenung pun terkejut karna mendengar suara El barusan.


" a iya. ma'af . " jawab ayana gugup karna merasa tidak enak.


" masuk lah, " kata El kepada ayana.


" baik paman , terima kasih. " jawab ayana.


ayana pun mulai bergerak dari posisi nya keluar dari mobil, El yang melihat ayana yang hendak bergerak pun memilih untuk memberikan jarak dan mundur beberapa langkah ke belakang.


ayana pun sudah berjalan bergerak berlalu dari mobil nya El menuju masuk ke kediaman nya bima, El pun juga mengikuti langkah kaki nya ayana dari belakang dan memperhatikan gerak gerik nya ayana dari belakang.


saat sudah masuk ke dalam, ayana menghentikkan langkah nya. El pun juga mendadak berhenti.


" ada apa? " tanya El penasaran.


" tidak ada, aku hanya ingin bilang terima kasih paman , aku akan langsung ke kamar. " kata ayana dengan suara bergetar sebab bayang bayang tadi kembali teringat. ayana saat ini sungguh sangat ingin menangis. memikirkan permasalahan yang di hadapi nya, percintaan yang sungguh sangat menyiksa dan menyakitkan.


" ha, pergi lah istirahat. " balas El.


ayana tidak menjawab lalu bergerak dengan sendiri nya menuju ke kamar nya. sungguh saat ini ayana ingin menangis sejadi jadi nya. melepaskan sesak di dada. kenapa begitu tega berbuat seperti ini kepada nya, orang yang ada di hati nya. orang yang diri nya sayangi, kenapa begitu tega, bahkan berniat untuk menyakiti diri nya. begitu lah pemikiran ayana saat ini.


terima kasih untuk semua nya atas dukungan nya.

__ADS_1


love you 😘😘😘😍


__ADS_2