
rana masih sibuk mencari informasi tentang apartemen yang bagus dan juga dengan keamanan nya yang terkendali juga ketat, sibuk bertanya ke sana ke mari, mencari lewat sosial media. akhir nya peluh keringat rana yang sudah bercucuran itu pun dengan perjuangan yang tidak main main pun, rana berhasil mendapat kan sebuah apartemen yang sempurna, dengan cepat rana memberitahukan kabar gembira ini kepada ayana yang masih berada di dalam ruangan nya.
rana berjalan menuju ke ruangan bos nya dengan hati yang gembira karna berhasil menjalankan misi dengan sangat baik .
tok tok tok. suara pintu rungan kerja ayana di ketuk oleh rana. " ibuk, ini saya. " kata rana.
" masuk na " balas ayana.
" buk , saya sudah menemukan apaertemen yang cocok buat ibuk, apa ibuk mau " kata rana dengan antusias.
" oke, pindahkan semua barang barang ku ke apartemen tersebut. hari ini aku akan tidur di sana. lakukan dengan cepat dan aku minta sama kamu na, jangan kasih tau alamat ku yang baru pada siapa pun termasuk arsen. apa aku bisa percaya kepada mu na dalam hal ini. " jelas ayana dengan penuh harap. karna ayana hanya merasa takut jika di khianati dan ketenangan nya akan berakhir dengan cepat.
" ibuk jangan khawatir, saya akan tutup mulut. ini rahasia di antara kita " jawab rana dengan yakin. karna rana sangat menghormati ayana dengan segenap jiwanya.
" terima kasih rana " jawab ayana dengan tulus.
" sama sama ibuk, " rana pun berlalu dari rungan nya ayana, untuk melakukan tugas misi yang ke dua. yaitu memindahkan semua barang barang nya ayana ke apartemen yang baru.
ayana hanya duduk di ruangan nya memilih membaca berkas berkas dan dokumen dokumen yang ada di atas meja nya, semua nya sudah ayana pilih dan berikan tanda tangan tanda setuju, sebab berkas berkas atau dokemun dokemun ini, hanya bisa lulus jika ayana menyetujui nya.
dengan semangat tanpa lelah dan tanpa rasa menyerah, rana akhir nya berhasil menyelesaikan tugas misi yang ke dua tanpa kendala. rana pun mengambil benda pipih milik nya untuk menghubungi ayana .
nada dering tersambung .
" hallo buk " kata rana dengan semangat .
" hahahaha, iya hallo na. semangat bener, gak capek apa. " tanya ayana dengan lembut.
" heehhehee, gak lah buk. untuk ibuk apa sih yang enggak, khem khem " balas rana sedikit ngegombal.
" haahhaaha, saya masih normal na. gak luluh loh dengar gombalan kamu. " ledek ayana sambil menahan tawa.
" ah ibuk, gak asik ih. langsung di sekakmat " jawab rana dengan nada malas.
" hahahahahaahahha, jadi bagaimana, udah selesai " tanya ayana.
" sudah buk, ibuk bisa langsung ke sini aja. " jawab rana dengan yakin.
__ADS_1
" hm, nantik saja, saya masih mengurus dokumen dokumen ini, kamu kirim saja alamat nya " kata ayana.
" baik buk. " jawab rana singkat, dan panggilan pun berakhir.
rana pun mengirim alamat apartemen tersebut ke ayana melalu pesan singkat, ayana yang masih sibuk pun mengabaikan pesan tersebut sebab ayana yakin pesan itu adalah dari rana.
setelah menempuh perjalanan beberapa jam di pesawat akhir nya lisa sampai juga di kota paris dengan selamat, di kota paris saat ini sudah menjelang sore, dengan pemandangan yang cantik dan indah di mana mana.
lisa pun memberhentikan sebuah taksi, dan berlalu dari bandara untuk menuju ke hotel yang sudah lisa pesan jauh jauh hari. dan bima pun masih belum tau.
ayana yang sudah siap dengan pekerjaan nya pun berniat untuk pulang, sebelum bersiap siap untuk pulang ayana mengambil benda pipih milik nya untuk memesan taksi online.
ayanya pun keluar dari ruangan nya untuk menunggu di luar, karna hanya ayana sendiri lah yang tinggal di sana, semua pegawai nya sudah pulang lebih dulu, selang beberapa saat. tiba lah mobil taksi online yang ayana pesan , ayana pun berlalu dari toko nya.
" kemana nona " tanya sang supir.
" ke alamat ini pak, " jawab ayana sambil menunjukkan benda pipih nya kepada sang supir tanpa melihat terlebih dahulu,
sang supir pun mulai mengemudikan mobil nya menuju ke alamat yang di beritahukan oleh ayana , ayana yang merasa lelah pun tiba tiba tertidur di dalam taksi tersebut.
" nona nona. " panggil sang supir membangunkan ayana.
" nona kita sudah sampai " kata sang supir.
ayana yang mendengar suara asing tersebut pun langsung membuka mata nya dengan cepat, ayana melihat ada sosok laki laki di depan nya, karna belum sadar sepenuh nya ayana pun melihat sekeliling.
" huuuft , ternyata di dalam mobil " gunam ayana pelan karna sudah sadar sepenuh nya .
" kita sudah sampai nona ." jawab sang supir sekali lagi.
" eh, iya pak , ma'af, berapa tarif nya pak. " tanya ayana sedikit canggung dan malu.
" sekian sekian nona " jawab sang supir.
" baik lah pak, " kata ayana sambil mengambil beberapa lembar uang dan memberikan nya pada sang supir, ayana pun turun, dan masih belum sadar akan posisi nya saat ini ada di mana .
ayana pun masuk ke gedung apartemen tersebut. tap tap tap. langkah kaki nya ayana terdengar. namun tiba tiba ayana kembali teringat akan sesuatu dan merasa familiar dengan tempat ini .
__ADS_1
" aaaaaaaaaaakh, " teria ayana kencang .
" ****, ranaaaaaaa " teriak ayana kembali, untung saat itu tidak ada yang keluar karna mendengar suara teriakkan nya ayana .
" kenapa di apartemen ini, sia sia aku keluar, tetapi malah balik lagi ke sini. nantik ketemu sama paman gila itu lagi. " kata ayana menahan kesal karna ayana saat ini sedang berada di apartemen nya El. ayana kembali ke sana.
ayana mengambil benda pipih nya untuk menghubungi rana. nada dering tersambung.
" hallo buk " jawab rana.
" kenapa di apartemen ini, " tanya ayana dengan menahan kesal.
" ma'af buk. memang ada apa dengan apartemen itu " tanya rana penasaran.
ayana hanya terdiam. " rana tidak tau apa apa jadi buat apa aku marah kepada nya. " gumam ayana dalam hati nya .
" huuuft. tidak ada apa apa, nomor berapa dan lantai berapa " kata ayana.
" nomor delapan buk dan di lantai delapan buk juga buk . " jawab rana. .
" hm, terima kasih. tunggu , jangan di matikan. bagaimana aku bisa masuk kalau ID card nya tidak ada. " kata ayana kembali.
" oh masalah ID card nya ibuk bisa mintak ke ruangan pengawas buk, " jelas rana m
" oh, baik lah saya mengerti. terima kasih rana dan ma'af " jawab ayana merasa tidak enak.
" iya buk tidak apa apa, " jawab rana dengan tulus.
" terima kasih na " panggilan mereka pun berakhir.
ayana pun berjalan ke ruang pengawasan untuk mengambil Id card nya setelah dapat ayana pun menuju lift untuk ke apartemen nya yang berada di lantai delapan.
ting. pintu lift terbuka, ayana telah sampai di apartemen milik nya, dan menggunakan ID card nya untuk membuka pintu . setelah membuka pintu nya ayana pun masuk ke dalam, " tempat yang nyaman, " gumam ayana pelan.
" semoga aku betah di sini " gumam ayana kembali.
ayana pun berkeliling melihat melihat di dalam, ayana merasa takjub. " akhir nya aku punya tempat yang aman, aku tidak butuh paman pelit itu lagi " kata ayana sambil berkacak pinggang dengan bangga.
__ADS_1
karna sudah merasa lelah, ayana pun memilih kamar pribadi untuk nya beristirahat. ayana pun bersiap siap untuk mandi. beda hal dengan El yang masih terlelap di apartemen milik nya.