Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 84


__ADS_3

alex, amber. bima dan lisa menikmati menu makan siang mereka dengan damai, El yang masih menempuh perjalanan menuju ke kediaman nya pun masih belum sampai juga, El mengemudikan mobil nya dengan kecepatan yang sedang, El tidak ingin cepat cepat sampai di kediaman nya.


ayana yang masih terdampar di tengah jalanan karna kesialan yang menimpa diri nya pun tidak bisa berbuat banyak selain menerima nya dengan suka cita.


ayana sungguh sangat tersiksa sebab tidak ada nya air atau makanan di sekitar tempat nya berada saat ini, dahaga ayana sudah berada di ujung tanduk, tenggorokan nya ayana sudah merasa kering, perut nya juga sudah mulai kelaparan saat ini.


sang supir juga sudah merasa tidak betah, karna juga merasakan hal yang sama dengan ayana, terik matahari yang mulai menyengat pun tidak bisa mereka hindari lagi sekarang karna hari semakin berputar .


El yang tidak jauh dari posisi ayana pun melihat sebuah mobil berwarna hitam terparkir tidak bergerak yang agak di tengah jalan. El pun mulai mendekat ke mobil taksi yang di naiki ayana dengan kecepatan rendah, El berniat untuk melihat ke arah mobil taksi tersebut tetapi tidak bisa melihat sang pemilik mobil ada di mana, El pikir mobil tersebut memang sengaja di tinggal oleh pemilik nya karna mengalami kerusakan, El berfikir seperti itu karna kap depan mobil yang berwarna hitam itu sedang terbuka saat El melewati nya,


" kenapa mobil ini berhenti di sini , apa karna ada kerusakan. eemmm, kemana pemilik nya. apa sudah pergi, ck. ngapain juga aku perduli kan . bukan urusan ku juga. " gumam El dalam hati dengan memperhatikan nya dengan seksama dan dengan perasaan acuh tak acuh.


El tidak bisa melihat ke arah dalam mobil taksi tersebut sebab kaca mobil yang berwarna hitam, El sama sekali tidak bisa melihat ayana yang berada di dalam mobil taksi itu dan begitu juga dengan sebalik nya, ayana yang juga tidak bisa melihat ke dalam mobil yang sedang melewati nya saat ini .


ayana yang melihat ada mobil yang lewat pun berniat untuk memanggil nya untuk meminta tolong, namun saat ayana hendak ingin turun dari mobil taksi tersebut, mobil El pun sudah berlalu melewati posisi nya ayana , ayana yang melihat itu pun hanya bisa melonggo dan berniat untuk turun lalu ayana pun berteriak dengan kuat.


" tuaaaaan. tolong berhenti. " teriak ayana kencang yang sudah keluar dari dalam mobil taksi tersebut mencoba mengejar mobil yang sudah berlalu itu, ayana sama sekali tidak tau bahwa yang berada di dalam mobil tersebut adalah El.


" tuan, tolong berhenti. " teriak ayana sekuat kuat nya.

__ADS_1


sang supir yang juga melihat mobil El yang lewat itu pun sudah berusaha untuk mengejar nya, sang supir dan ayana saat ini sedang berpacu peluh untuk berlari mengejar mobil nya El. namun saat ini El tidak memperhatikan ke arah kaca di mobil nya dan juga tidak mendengarkan suara teriakkan dari luar mobil nya. dan El pun sudah berlalu dari posisi nya ayana tanpa berhenti atau berniat untuk menolong.


" haa haa haa " sesak nafas antara ayana dan sang supir taksi secara bersamaan yang sudah berhenti berlari karna merasa kelelahan.


" sial, " umpat ayana karna kesal.


ayana yang masih merasa lelah pun, memilih untuk kembali berjalan ke arah mobil taksi tersebut dengan perasaan yang jengkel dan ingin menangis, ayana berjalan dengan cepat karna terik matahari hari ini sangat terasa menyengat di kulit. sang supir taksi itu juga mengikuti langkah kaki nya ayana untuk kembali ke tempat mobil nya tersebut tanpa berbicara sepatah kata pun.


El yang sudah berlalu dari posisi nya ayana. menempuh beberapa meter perjalanan lagi pun hingga akhir nya sampai juga di kediaman nya yang mewah dan megah. , El memarkirkan mobil mewah milik nya di halaman rumah yang luas itu , dan tanpa membuang buang waktu lagi. El pun masuk ke dalam kediaman nya. El berjalan masuk ke dalam rumah nya tanpa mengeluarkan sepatah kata apa pun .


El yang sudah masuk ke dalam rumah nya. melihat pemandangan yang merusak mata nya. yah pemandangan antara kakak nya bima serta dengan calon kakak ipar nya yang saat ini sedang bermesraan di ruang makan.


lisa yang melihat ke datangan El pun memanggil nama El dengan pelan. " elard " , bima , amber dan alex yang mendengar lisa memanggil nama nya El pun seketika berhenti dari rutinitas mereka, dan ketiga nya fokus melihat ke arah lisa secara bersamaan.


bima. amber dan alex yang melihat lisa tidak bergerak pun hanya mengikuti arah pandang nya lisa ke arah mana. amber. alex dan bima pun melonggo tidak percaya dengan apa yang mereka lihat barusan.


" Elard " teriak amber merasa senang dan juga merasa tidak percaya ,


El hanya diam tidak merespon sapa'an amber, alex yang melihat raut wajah amber yang berubah menjadi ceria karna sudah melihat sosok El yang datang pun hanya bisa menghela nafas nya kasar namun pelan. jujur saat ini alex sangat cemburu melihat senyuman amber saat ini yang tertuju hanya kepada El, senyuman yang manis dan tulus. tetapi bukan untuk diri nya , alex menggenggam dengan erat kedua sendok yang berada di kedua sisi tangan nya. hati nya sakit dada nya tiba tiba merasa sesak. alex ingin berbuat lebih namun apa lah daya. diri nya bukan lah siapa siapa bagi amber.

__ADS_1


El pun berjalan mendekati kakak nya , El sama sekali tidak melihat ke arah amber sama sekali saat posisi El saat ini sudah berada di samping bima. " apa yang aku minta, sudah kakak lakukan. " kata El tanpa basa basi menatap ke arah bima dengan dingin.


" em, sudah , kamar paling ujung, jawab bima b .


" baik lah. aku ke kamar. " balas El singkat.


El pun berlalu dari sana tanpa melihat ke arah amber, amber langsung berubah raut wajah nya menjadi murung dan tidak bersemangat karna di cuekin oleh El , dan El pun juga tanpa menyapa calon kakak ipar nya, bahkan El pun juga tidak menyapa sang asisten nya yaitu alex. alex yang melihat perubahan mimik wajah nya amber hanya bisa menahan semua nya dalam diam. hari ini mood El sungguh sangat tidak baik. El melihat kakak nya yang bahagia barusan, terbesit rasa cemburu serta iri di lubuk hati nya El sesaat namun dengan cepat El menepis nya, melihat pemandangan yang sekilas El lihat saat hendak masuk ke dalam rumah tadi. El juga masih merasa kesal kepada alex yang tiba tiba menghilang tanpa kabar, dan tanpa mau membantu diri nya di kantor, padahal pekerjaan di kantor sangat lah banyak. El juga semakin bad mood karna harus melihat amber sekarang. dan tanpa ba bi bu lagi El berlalu dari sana menuju ke kamar yang sudah di sediakan oleh bima untuk El. El yang sudah sampai di kamar nya tersebut langsung merebahkan tubuh nya di atas kasur untuk menghilangkan rasa lelah di tubuh nya.


di lain sisi di tempat ayana.


" kenapa hidup ku selalu sial seperti ini, baik keluarga bahkan percintaan. dan sekarang aku malah terjebak di tempat seperti ini, bahkan satu pengendara saja tidak ada yang lewat. jalanan macam apa ini, aakkkkkh. " ayana terus berkata dengan nada yang tinggi mengeluarkan rasa kesal di dada nya. ayana tidak perduli jika sang supir melihat diri nya bertingkah seperti ini, sebab ayana sungguh tidak tahan lagi, dengan rasa haus dan rasa lapar yang mendera.


ayana yang menunggu beberapa lama di sana, hingga beberapa saat tiba lah mobil taksi penggantinya , ayana yang melihat itu pun merasa bahagia sekali.


" akhir nya, penderitaan ku telah lenyap. " teriak ayana dengan spontan nya karna terlalu senang melihat mobil taksi online tersebut.


sang supir dan teman nya yang baru datang tersebut. hanya bisa menggeleng gelengkan kepala nya pelan, melihat tingkah laku dan raut wajah ayana yang seperti anak kecil yang mendapatkan hadiah yang besar.


dan tanpa ba bi bu juga ayana sudah berlalu dari posisi nya yang menyakitkan sesaat tadi dengan sang supir yang juga ikut menebeng bersama mobil yang di naiki ayana.

__ADS_1


__ADS_2