Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 78


__ADS_3

El yang sudah tiba di kantor langsung berjalan menuju ke ruangan nya, El masih belum melihat ke hadiran nya alex.


El yang sudah masuk ke ruanga nya langsung duduk di kursi kebesaran nya, El mulai menggerakkan tangan nya untuk bekerja membaca dokumen dokumen yang terletak rapi di atas meja nya .


di tempat alex saat ini, alex yang sudah rapi dengan setelan nya bersiap menuju ke kediaman tuan nya bima, karna bima akan berangkat bersama alex ke kantor.


alex yang sudah tiba di kediaman nya bima langsung masuk ke dalam, bima dan amber tengah asik melakukan sarapan bersama di meja makan hanya berdua saja.


" tuan " panggil alex yang sudah sampai di dekat bima.


" hm, lex. ayo duduk kita sarapan bersama. " kata bima mengajak alex untuk sarapan bersama.


" ti, , dak tuan , saya sudah sarapan di tempat saya, tuan lanjut saja, saya akan menunggu. " jelas alex berbohong. padahal alex hanya masih merasa canggung kepada amber dan menatap ke arah amber dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. .


amber hanya diam tidak bersuara walau terkadang amber diam diam mencuri pandang ke arah alex .


" kenapa dia kaku sekali, apa aku ada berbuat salah. tingkah nya sangat mencurigakan. apa ada yang salah di wajah ku atau di tubuh ku. , tatapan nya sangat membuat ku tidak nyaman. laki laki yang aneh " gumam amber di dalam hati.


karna tidak ingin ambil pusing, amber pun melanjutkan sarapan nya. karna hari ini amber akan pergi ke kantor nya karna ada urusan mendadak.


bima yang sudah selesai sarapan pun memilih untuk bergerak, bima pun mulai berdiri dari posisi nya.

__ADS_1


" ayo alex. " kata bima mengajak alex untuk bergerak.


" baik tuan " balas alex dengan sigap.


namun sebelum itu bima berniat untuk mengajak amber untuk berangkat bersama. " apa kamu sudah selesai. ? " tanya bima ke pada amber yang masih sibuk dengan sarapan nya.


" hm. belum sih kak, memang ada apa? " tanya amber kembali.


" kakak mau mengajak mu berangkat bersama, tapi jika kamu berkenan. " jelas bima mengajak tanpa paksaan.


amber diam sejenak. lalu mulai menjawab nya. " gak usah kak. aku bawa mobil sendiri saja, ntar kakak mutar nya juah. kan kantor kita gak se arah. " jelas amber dengan lembut.


" iya kak dan makasih. kakak juga hati hati. " balas amber dengan senyuman.


bima dan alex pun sudah berlalu dari posisi nya dan tinggal lah amber seorang diri yang masih betah di posisi nya.


" haa. ma'af kak, bukan aku tidak ingin menghargai kakak karna telah memberikan perhatian kepada ku, namun aku merasa tidak pantas menerima semua kebaikan kakak , aku tau aku bersalah dan tidak sempurna baik sebagai adik ipar atau pun sebagai istri. jadi aku hanya ingin memberi batasan kepada diri ku agar aku tidak merasakan sakit yang teramat jika aku akan berpisah dari kalian kelak, karna sampai saat ini El masih memberi jarak kepada hubungan kami , entah sampai kapan El akan bersikap seperti ini, aku hanya memberi benteng kepada diri ku sendiri, agar aku bisa ikhlas melepaskan kalian nanti nya. walau aku tidak tau bagaimana untuk rasa ini ke depan nya, ma'af kak bima. aku benar benar minta ma'af, kakak terlalu baik pada ku yang rendah ini , seharus nya kakak bisa mendapatkan adik ipar yang bisa kakak bangga kan. bukan malah seperti ku , " gumam amber pelan dengan menahan sesak di dada. butiran bening milik amber pun menetes dengan sendiri nya. karna memikirkan nasib pernikahan nya ke depan.


amber pun mulai bergerak dari posisi nya untuk berangkat ke kantor. walau perasaan hati tidak tenang dan merasa sakit, amber harus menjadi seseeorang yang profesional dalam melakukan pekerjaan. senyuman yang manis harus selalu amber utarakan agar orang orang di sekitar nya tidak tahu isi hati nya yang sebenar nya ,


tidak berselang lama, tiba lah alex dan bima di kantor, alex memarkirkan mobil nya. sedangkan bima langsung masuk berjalan ke kantor.

__ADS_1


" selamat pagi pak bima" sapa seorang pegawai kantor yang berpas pasan dengan bima di koridor kantor.


" selamat siang " balas bima dengan senyuman ramah.


bima pun berjalan menuju ke lift khusus CEO dan sekretaris, bima menekan tombol di lift nya menuju ke ruangan nya. sedangkan alex masih berada di bawah koridor dan berjalan menuju ke lift yang tadi bima naiki.


selama menunggu, alex banyak mendengar tentang para pegawai kantor yang bercerita atau bergosip tentang ke dua tuan nya. yaitu Elard dan bima , para pegawai banyak memuji sikap tuan nya bima dari pada sikap tuan nya Elard .


yah kebanyakan para pegawai di kantor tersebut. lebih senang akan sikap ramah dan bijak nya bos mereka yang bernama bima , sedang kan El punya sikap yang dingin , kejam dan tegas . tetapi ada juga yang membela sikap nya El yang seperti itu dan kebanyakan nya adalah kaum hawa. karna sikap dingin nya El saat memimpin para pegawai kaum hawa itu menetap kan El sebagai pria yang misterius. kebanyakan gosip tersebut bertambah dengan seiring nya waktu, karna ke dua tuan nya itu tidak berniat untuk meluruskan sama sekali.


alex yang sudah masuk ke dalam lift pun hanya bisa menghela nafas nya. tidak butuh waktu lama alex pun sampai di lantai yang ingin di tuju nya tadi.


alex ingin masuk ke dalam ruangan nya, namun tiba tiba entah ke inginan dari mana, alex berjalan menuju ke ruangan El. mana tau tuan nya El sudah kembali. itu lah yang ada di pikiran nya alex saat ini. alex pun mulai melangkah kan kaki nya ke sana.


saat alex sudah membuka pintu ruangan El tanpa permisi, alex di kejutkan oleh dua orang sosok laki laki yang sangat dia kenal, siapa lagi kalau bukan tuan tuan nya. bima dan Elard. mereka berdua sudah berada di satu ruangan yang sama , dengan suasana yang mencekam.


" ada apa dengan mereka. apa aku salah langkah, gleg " gumam alex dalam hati saat melihat situasi yang ada di ruangan tersebut.


dan tanpa basa basi alex kembali menutup pintu ruangan nya El. " aku harus kabur " kata alex pelan setelah pintu ruangan nya El alex tutup dari luar dengan alex yang masih berdiri di ruangan El tepat di depan pintu nya.


alex pun mengambil langkah seribu untuk berjalan ke arah lift. karna alex berniat untuk kabur dari sana dan beralasan akan mengadakan rapat di luar, jika saat alex mendapatkan telvon dari tuan tuan nya tersebut. padahal nyata nya tidak ada sama sekali rapat di luar, alex hanya ingin melarikan diri dari tuan tuan nya saat ini karna jika sudah seperti itu alex yang akan jadi sasaran nya.

__ADS_1


__ADS_2