Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 76


__ADS_3

setelah menempuh beberapa jam di pesawat, akhir nya arsen tiba juga di kota paris, pada waktu tengah malam, arsen memilih untuk kembali lebih dulu ke apartemen nya karna sudah merasa lelah dan tubuh nya juga sudah merasa lengket, arsen dan nana serta para bawahan nya yang lain pun segera berlalu dari bandara tanpa membuang buang waktu, lisa dan bima pun sudah berpisah dari kegiatan romantis mereka dan melepas rindu, bima memilih untuk pulang ke kediaman nya, sebab jika bima menginap di tempat yang sama dengan lisa, mustahil bima akan bisa menahan godaan yang ada di dekat nya. karna ingin menjaga ikatan cinta nya dengan lisa, bima memilih untuk pulang.


amber yang masih belum bisa tidur pun, memilih bersantai di balkon kamar nya, melihat pemandangan malam yang indah berhias bintang bintang di langit malam yang indah.


amber masih fokus menatap langit, hingga amber di kejutkan dengan suara mobil yang masuk ke dalam halaman rumah. amber melihat ke bawah, rupa nya mobil kakak nya bima yang datang, amber pikir yang datang adalah mobil nya El, tetapi perkiraan nya amber salah.


amber pun memilih untuk keluar dari kamar nya menuju lantai bawah. untuk bertemu dengan kakak ipar nya.


tap tap. , langkah kaki bima yang terdengar, bima memasuki rumah dengan santai, saat ingin menaiki tangga bima melihat amber yang sedang ingin turun ke bawah,


" ada apa, kenapa kamu belum tidur, ? " tanya bima.


" hm, gak bisa tidur kak. kakak dari mana " tanya amber masih tetap berada di tempat nya.


" apa ada masalah? hingga kau tidak bisa tidur? " tanya bima penasaran.

__ADS_1


" gak ada kak, aku cuma rindu El saja kok. "


"hmmm. yah mau bagaimana lagi. dia sangat susah di hubungi. kamu sabar saja yah, semoga ajha El bisa cepat pulang. " jelas bima.


" oke kak, aku gak apa kok, aku cuma rindu. " jawab amber singkat.


" hm. baik lah kak masuk dulu. kamu tidur lah lagi , " jawab bima dan berlalu menuju ke kamar nya.


" mm. baik kak, aku ke bawah sebentar ambil minum " balas amber.


bima pun berlalu ke kamar nya untuk beristirahat. sedangkan amber memilih berlalu ke bawah untuk mengambil minum karna mendadak amber merasa haus.


El terbangun karna merasa lapar , memilih untuk menuju ke kamar mandi lebih dulu untuk membasuh wajah nya agar lebih segar, setelah selesai dari kamar mandi El pun berjalan keluar dari kamar nya, berniat untuk mencari makanan menghilangkan rasa lapar yang di dera nya.


" kenapa suasana nya kok terasa sepi " gumam El pelan.

__ADS_1


" ah sudah lah, mungkin dia lagi tidur. " gumam El pelan.


El berjalan menuju ke dapur untuk membuat makanan ala kadar nya, karna perut nya sudah sangat lapar. El pun mulai sibuk memulai kegiatan nya untuk membuat makanan. El hanya berkenan untuk membuat mie saja, karna proses nya cepat dan tidak repot, karna El saat ini sangat malas untuk membuat yang lain.


ayana yang sudah selesai mandi pun. sudah terlelap di apartemen baru nya, karna tempat nya yang nyaman, ayana terlelap dengan mudah.


amber masih berada di dapur, amber masih memikirkan El. " kamu di mana El, apa kamu memang tidak perduli lagi pada ku, bahkan untuk mengirim pesan dan menghubungi ku saja kamu sudah tidak melakukan nya lagi, aku harus apa. " gumam amber dengan penuh rasa sesak di dada. ingin rasa nya berterriak dengan keras, meluap kan sesak di dada namun amber tidak berdaya.


alex yang telah sampai di apartemen nya selesai jam pulang kantor, duduk di sisi tempat tidur nya sambil melihat foto amber yang ada di dalam dompet nya, alex menyimpan foto amber dengan ukuran yang kecil di dalam dompet nya untuk bisa alex lihat kapan saja, karna hal ini hanya bisa dia lihat dengan diam diam serta tindakan yang hati hati, perasaan alex saat ini masih sangat merindukan dan memikirkan amber, alex menahan sesak gejola di hati nya. ingin melampiaskan rasa nya dan berharap bahwa perasaan nya akan terbalas. namun alex harus bisa sadar diri di mana posisi nya.


" aku harus apa, . . haaaa " gumam alex pelan dan dengan helaan nafas yang berat.


amber dan alex sama sama berada di suasana yang berat, dan galau, sesak beradu di dalam dada karna tidak bisa meluapkan nya, perasaan yang berbeda satu sama lain. membuat mereka tidak bisa tidur satu sama lain di tempat yang berbeda pula.


setelah selesai masak, El pun langsung menyantap masakkan nya dengan lahap, El sama sekali tidak mengingat amber maupun ayana, yang jelas saat ini perut nya kenyang terisi karna sudah makan malam ini, El makan dengan lahap. suasana hati nya sudah tidak terlalu terbebani lagi, sebab dia sudah mencoba untuk menahan nya walau sementara . jika takdir berkata lain tentang hubungan nya dengan amber, El akan menjalani nya tanpa ada rasa yang tertinggal lagi.

__ADS_1


__ADS_2