
sesaat setelah suasana di antara mereka sudah tenang, El pun melepaskan pelukan mereka .
" apa kamu sudah tenang? jika sudah tenang kamu bersiap siap lah setelah itu biar kita bicara baik baik dengan kepala dingin kembali . hmm " kata El lembut kepada ayana sambil mengusap pelan kepala atas nya ayana.
" hm " jawab ayana singkat sambil mengangguk kan kepala nya .
ayana pun mencoba untuk bangkit hendak beranjak dari posisi nya, ayana berniat untuk berdiri dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. namun sesaat mencoba untuk bergerak ayana kembali meringis kesakitan.
" ssstt. "
" apa sangat sakit, ma'af sayang. " kata El lembut.
El yang mendengar suara kesakitan ayana pun langsung mulai bergerak dan berinisiatif untuk membantu , El dengan cepat memasang kembali celana pendek nya saja lebih dulu dan bagian atas tubuh nya terpampang dengan jelas. saat El ingin turun dari tempat tidur tersebut diri nya lupa jika masih ada ayana dan.
" AAAKKH. paman " teriak ayana karna merasa malu melihat tubuh sang paman nya yang tanpa sehelai benang pun.
"hahahahaha, kenapa kau berteriak, kau sudah melihat dan merasakan nya. " kata El meledek ayana.
" ck " umpat ayana merasa kesal.
" diam lah, aku akan membantu mu. jangan banyak bergerak atau akan semakin sakit. " kata El dengan penuh perhatian.
setelah selesai memasang celana nya El pun berjalan mendekat ke arah ayana mencoba untuk menolong.
" biar aku gendong kau ke kamar mandi sayang, aku akan membantu mu bersih bersih. " kata El sedikit menggoda ayana dan mengedipkan sebelah mata nya.
" aku gak mau. paman mesum. pasti paman ada maksud tertentu kan. pasti paman ada mau nya. " kata ayana menolak dengan tegas dan mencoba untuk menebak isi pikiran nya El.
" pikiran yang mesum, aku suka. hahahahah. " kata El asal dan tertawa lepas.
__ADS_1
tanpa menunda lagi El pun mulai mengulurkan kedua tangan nya untuk mengendong ayana dan berniat untuk mengantar kan ayana ke kamar mandi.
" iiiss, sakit paman . apa paman akan membunuh ku, apa gak bisa pelan pelan. " kata ayana memberontak karna merasa kan sakit di sekujur tubuh nya.
" rasa nya tulang ku mau patah, paman memang maniak, apa paman sampai habis memakan ku " kata ayana merasa kesal.
" hahahahah, kamu memang hebat dan sangat benar. aku memang sudah memakan mu tapi belum sampai habis, hmm. rencana nya aku ingin mengulang nya lagi. " kata El menggoda ayana, dan entah kenapa rasa nya sangat nyaman dan bahagia yang El rasakan saat ini.
" ck. itu mau nya paman dan itu untung untuk paman tapi buntung untuk ku. " teriak ayana sedikit kesal.
" hahahahaha " El tertawa lepas lalu.
" cup. " El memberikan ciuman singkat di kening nya ayana.
El berjalan dengan pelan menuju ke kamar mandi, saat sudah sampai El pun menurunkan ayana dengan sangat pelan di dalam bathup. El mulai mengisi nya dengan air hangat.
" lepas kan selimut nya. biar kau lebih nyama. " kata El menatap ayana dengan tatapan nakal nya.
" hm, sayang. sekarang kita sudah resmi memiliki hubungan yang spesial, jadi aku bebas berada di mana saja dan melihat mu kapan saja. " jelas El yang tidak mau kalah.
" buka selimut nya. " kata El dengan tatapan tajam nya.
" gak . " balas ayana singkat dan masih keras kepala dan semakin mempertahan kan selimut tersebut.
"ooh, kau menantang ku sayang, baik lah . " kata El penuh dengan senyum licik nya.
" aaakkh, paman gila. hentikan, paman mesum. " teriak ayana tidak karauan karna El mencoba menarik selimut tersebut dari tubuh nya ayana.
dengan perjuangan yang saling membalas. akhir nya El yang memenangkan rebutan selimut tersebut.
__ADS_1
" paman keluar. " teriak ayana karna tubuh nya sudah tidak menggunakan apa pun lagi. air yang hidup tersebut sudah mengisi bathup dan hampir penuh.
tanpa ba bi bu El pun masuk ke dalam bathup tersebut.
" paman kenapa ikut masuk juga. " kata ayana sedikit kesal .
" aku ingin mandi juga. " balas El acuh.
" haa. " hela nafas ayana yang sudah pasrah.
" hilang sudah waktu nyaman ku, paman akan melakukan nya lagi tubuh ku sungguh sakit semua " gumam ayana dalam hatinya.
" jangan begitu sayang, " kata El lembut sambil mengelus kepala ayana dengan lembut.
mereka pun memulai ritual mandi nya. mandi yang di jalani dengan sesi panas. yah El ternyata tidak melepaskan ayana waktu saat mandi tadi. El memang berniat hanya untuk memandikan ayana saja namun karna pemandangan yang di lihat nya El pun akhir nya tergoda juga. dan habis lah tubuh nya ayana di makan oleh El sekali lagi, uups. . bukan sekali lagi tapi sudah berkali kali. dan itu sangat membuat El kecanduan.
saat mereka sudah selesai mandi dan sudah selesai bersiap siap, ayana sudah terbaring di atas tempat tidur sebab punggung nya sangat sakit dan tubuh nya juga tidak ada tenaga, sangat lemas dan kelaparan pasti nya.
walau pun malam mereka tetap harus mandi untuk membersihkan tubuh dari sesi percintaan mereka yang ganas tersebut
" aku akan siap kan makan untuk mu. tunggu di sini. " kata El lembut lalu memberikan kecupan singkat di kening nya ayana, dan El pun berlalu dari kamar nya ayana menuju keluar berniat untuk memasak sesuatu yang bisa di makan.
ayana hanya bisa melihat punggung nya El yang berjalan menjauh dari posisi nya saat ini dan tinggal lah diri nya seorang diri di kamar nya.
" apa aku boleh bersama paman. ? apa akan ada yang bisa menerima hubungan kita, sedang kan status kita sekarang sudah terikat sebagai keponakan dan paman. " gumam ayana yang tiba tiba merasa bersalah.
ayana semakin larut dalam lamunan nya sedangkan El masih sibuk di dapur nya ayana untuk membuat kan makanan dengan suasana hati yang bahagia . El sama sekali tidak teringat dengan status nya dengan ayana. dan bahkan El pun tidak mengingat bahwa diri nya sudah menjadi suami orang. memang rasa bahagia itu bisa membuat seseorang menjadi lupa akan daratan .
# ma'af karna membaca nya terasa tidak nyaman dan nyambung yah. karna ada bab yang terus di tolak 😂 jadi harus di perbaiki lagi.
__ADS_1
jangan lupa like, berikan komentar dan dukungan nya yah.
terima kasih dan sehat selalu tentu nya semangat terus. 😎