Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 39


__ADS_3

ayana yang sudah selesai memasak pun tersenyum dengan manis. El yang masih berada di tempat nya yang tidak jauh dari posisi ayana pun terkejut karna melihat senyuman ayana barusan, dan entah kenapa jantung nya El berdetak tidak karuan.


" ada apa dengan diri ku. " kata El bergumam pelan sambil menggeleng gelengkan kepala nya.


ayana yang melihat ke El pun langsung memanggil paman nya tersebut. " paman, kesini mari kita makan malam bersama. " ajak ayana kepada El.


" hm. . apa masakkan mu itu enak. aku tidak mau mati keracunan ." ejek El kepada ayana.


" iiis paman, belum di coba uda protes . cobain dulu gih. duduk " kata ayana, ayana pun melayani El di meja makan. mengambilkan nasi serta lauk untuk El.


ayana memasak ayam saus pedas sama tempe bumbu yang di goreng. makanan yang sederhana namun terasa menggoda. El menelan saliva nya kasar sebab aroma masakkan ayana membuat perut nya semakin kelaparan .


ayana pun memberikan piring yang sudah berisi makanan tersebut kepada El. " silahkan di makan paman, jika habis boleh tambah " ledek ayana.


" makasih " jawab El singkat .


mereka pun mulai makan., El yang sudah memakan masakkan nya ayana langsung terdiam sebentar karna menikmati rasa nya. rasa nya benar benar enak dan pas di lidah nya El.


melihat sang paman hanya diam saja , ayana pun bersuara ingin bertanya. " bagaimana paman , enak gak? " sambil melihat ke arah paman nya.


" khem. enak, ini sangat enak naya. kamu pandai memasak. andai kamu jadi istri paman waah. pasti enak nih bisa makan seperti ini terus. " goda El kepada ayana.


ayana langsung terbatuk batuk karna mendengar kata kata paman nya barusan " apa paman sudah gila ha. " bentak ayana.


" tidak. kenapa memang, kan paman bilang andai. kamu yang bodoh. " ledek El kepada ayana.


" paaaamaaan. " teriak ayana kuat.


" ssssst. jangan berisik ,paman mau makan dengan tenang. " kata El

__ADS_1


" ck. paman narsis " ledek ayana sambil berdecak kesal.


mereka pun kembali makan dengan tenang, dan tanpa sadar El sudah nambah beberapa kali sampai ayana pun hanya melonggo melihat nya.


" doyan apa lapar paman ? " tanya ayana.


" gak dua dua nya, sayang di buang makanan nya. mubazir " kata El tanpa tau malu.


" ck. alasan " jawab ayana singkat.


selesai makan pun El kembali beranjak ingin ke kamar nya, sebelum berlalu El memberi perintah ke pada ayana. " bersihkan semua nya, jangan sampai ada yang kotor " El pun berlalu dari sana tanpa mengucapkan terima kasih.


ayana pun mulai emosi. " iya tua bangka " teriak ayana .


El pun kembali berbalik menatap tajam ke arah ayana. " jika melawan dan berkata kasar, silahkan angkat kaki dari sini. " dan kemudian El kembali berjalan menuju ke kamar nya.


ayana hanya bergumam pelan. " kenapa harus dia yang jadi paman gue. apes hidup gue, dapat paman tiri kayak dia begono . huuuuuuuft. " ayana bergumam pelan sambil membersihkan sisa makanan mereka berdua tadi.


" kyaaa. . bodoh nya kau ayana " rutuk ayana pada diri nya sendiri.


tidak ada apa apa di dalam kamar mandi ini selain sabun. handuk kecil atau kain yang lain nya juga tidak ada. ayana menjadi bingung. ingin memberitahukan paman nya tapi bagaimana cara nya, sedang kan ayana saat ini sedang tidak memakai apa apa.


" aaaakh. . bodoh bodoh. . harus bagaimana ayana bodoh. " rutuk nya kembali. lama berdiam diri di kamar mandi ayana pun mau tidak mau harus memanggil paman nya kemari .


" paman . . pamaan. . pamaaan. " teriak ayana dengan suara nya yang keras.


El yang berada di dalam kamar pun mendengar suara sayup sayup memanggilnya paman . El yang penasaran pun memilih untuk keluar dan benar saja suara yang dia dengar berasal dari kamar nya ayana.


El pun mendekat ke pintu nya ayana. mengetuk pintu itu El pun bersuara " ayana paman masuuuk, apa kau di dalam ? El pun membuka handel pintu dengan pelan " ada apa ayana? " tanya El dengan nada yang cukup kuat. namun tidak terlihat ayana berada di kamar. " di mana tu bocah " kata El kembali.

__ADS_1


mendengar suara paman nya pun ayana merasa bahagia, sebab ayana sudah kedinginan karna berada di kamar mandi selama 1 jam.


" di sini paman. di kamar mandi. " kata ayana.


" kau kenapa ayana. apa terkunci, jika iya akan paman dobrak. "


" jangan paman. jangan di dobrak, aku hanya bu. . " belum selesai ayana berbicara El tidak mendengar kan suara nya ayana, El hanya merasa khawatir tiba tiba dan langsung mulai mendobrak pintu kamar Mandi itu.


" brak. . " brak. "


mendengar suara pintu di dobrak ayana menyembunyikan diri nya di dalam bethup untuk menghindari bertabrakan dengan tubuh paman nya.


ayana duduk dengan tangan yang memegang kedua lutut nya untuk menutupi tubuh polos nya, walau tidak semua namun jadi lah dari pada tidak sama sekali.


" paman jangan di dobrak. paman aku baik baik saja, jadi stop jangan di dobrak paman . " kata ayana dengan suara yang kuat.


tapi kata kata ayana hanya tinggal wacana sebab El tadi sudah mengambil ancang ancang dan tidak bisa di rem dan " braaak " untuk terakhir kali dobrakkan pintu kamar mandi itu terbuka lebar.


" ayana. kamu kena. . " belum selesai El berbicara.


ayana sudah berteriak dengan kencang. " kyaaaaaaaa. paman keluar. "


El pun terdiam mematung karna melihat ayana dengan posisi terduduk dan menundukkan wajah nya di dekat lutut nya.


" ada apa ayana? " tanya El sekali lagi.


" apa paman tidak lihat kondisi ku saat ini. buka mata paman . bodoh. " bentak ayana.


El pun tersadar. " **** " umpat El seketika. karna melihat ayana dalam kondisi tanpa berpakaian .

__ADS_1


" maaf. " kata El pelan lalu keluar dari sana untuk mengambil sesuatu.


__ADS_2