
amber dan alex telah tiba di kediaman nya bima, amber langsung keluar dari mobil tanpa melihat alex, alex pun yang masih merasa canggung terhadap amber. memilih untuk berlalu dari sana menuju apartemen pribadi milik nya. kadang kadang alex akan menginap di rumah tuan nya bima. tergantung situasi dan mood yang di miliki alex . jika tidak menginap di rumah tuan nya bima, alex akan stay di apartemen pribadi nya. yang berada di tempat yang sama dengan El namun berbeda lantai. apartement milik El berada di paling atas sedangkan milik alex berada di lantai empat. tinggi gedung itu hanya sampai sepuluh lantai, dan setiap lantai sudah ada penghuni nya dengan sewa full satu lantai tersebut.
alex yang sudah tiba terlebih dahulu dari El langsung masuk ke apartement nya untuk beristirahat, sungguh tubuh nya sangat lelah serta lengket, sebelum beristrihat di tempat tidur nya, alex memilih untuk mandi terlebih dahulu.
dan tidak lama setelah itu, El dan ayana tiba di sana. di apartemen El, El dan ayana pun keluar dari taksi tersebut dan masuk ke dalam sana dengan di dului oleh El dan di susul oleh ayana di belakang.
tap tap tap. langkah kaki mereka berjalan di lobi bawah apartemen tersebut menuju lift, tombol lift di tekan oleh El dengan tombol paling terakhir. ayana hanya diam dan memperhatiakan dengan sekilas ke arah nya El. jika El menatap ke arah nya ayana. ayana dengan spontan membuang wajah nya ke sembarang arah.
karna perasaan ayana saat ini sangat bercampur aduk, ada takut. nyaman serta khawatir dan terkadang pikiran pikiran kotor itu mulai memasuki otak polos ayana , ayana yang sama sekali masih belum di jamaah oleh lawan jenis nya. merasa merinding riba tiba, pikiran kotor yang merajalela di otak nya tidak bisa membuat ayana menjadi fokus dan hanya melamun saja , melamun kan hal hal yang tidak pantas.
" no no ayana, buang jauh jauh. tidak mungkin aku dan paman melakukan hubungan itu, gila gila. " monolog ayana dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepala nya pelan. El yang melihat itu pun menggerutkan kening nya karna merasa binggung dengan tingkah ayana barusan.
" kau kenapa, apakah kau sedang memikirkan hal mesum " tebak El dengan tepat.
__ADS_1
ayana terkejut dan menatap ke arah nya El dengan tatapan tajam " iih paman sok tau, macam cenayang aja " jawab ayana cemberut.
" benarkah, " jawab El dengan sedikit membungkukkan tubuh nya ke arah ayana dengan tiba tiba , dan itu membuat jarak di antara wajah mereka berdua hanya tersisa beberapa centi saja , ayana sangat terkejut dengan tindakan yang paman nya itu lakukan hingga jantung ayana berdetak tidak karuan. dan ayana pun dengan spontan menahan aturan nafas nya.
Deg deg deg " ini terlalu dekat, paman aku mohon. tarik lah wajah mu itu, aku sangat malu dan jantung ku sungguh tidak kuat " monolog ayana dalam hati, dan sudah bisa merasakan wajah nya yang terasa panas,
El masih menatap wajah ayana dengan dekat dan tanpa sadar berkata " cantik " , ayana pun terkejut.
El tersadar, dan seketika kelabakan untuk menjawab pertanyaan ayana barusan. " aa, , kau salah paham , aku bukan menyebut kata itu untuk mu, aku bilang cantik untuk stiker yang ada di belakang mu itu. jadi jangan kege'eran " kata El dengan rasa malu nya. dan langsung menarik tubuh nya kembali untuk berdiri tegak.
" bodoh" gumam El pelan.
ayana pun menoleh ke belakang untuk melihat stiker apa yang ada di sana, " ooh, iya cantik " gumam ayana pelan.
__ADS_1
karna stiker di belakang ayana saat ini adalah stiker gambar anime wanita yang cantik. " haa. ternyata bukan untuk aku " monolog ayana dalam hati.
" hampir saja aku merasa berbunga bunga dan merasa senang, hahahahaha. bodoh, kenapa pula dengan itu, dia paman mu dan akan jadi keluarga mu ayana. jangan bertindak bodoh " monolog ayana dalam hati lagi.
" aah. bodoh bodoh. kenapa aku berkata dia cantik. kata kata itu keluar tanpa aku sadari, apa kah aku buta bisa berkata kalau dia cantik. cih. padahal lebih dari amber. ck ck ck. El, El. mata mu perlu di periksa seperti nya. " monolog El dalam hati sambil melirik sekilas ke ayana dan tiba tiba membandingkan nya dengan amber.
ting.
pintu lift terbuka, sampai lah mereka berdua di lantai paling atas khusus apartemen nya El, mereka berjalan beberapa langkah dan akhir nya sampai di pintu apartemen nya El, El pun langsung memasukkan pasword kode nya.
nit nit nit, ceklek. pintu apartemen El terbuka,.
El pun masuk ke dalam apartemen nya dan tidak berapa lama setelah itu di ikuti oleh ayana karna ayana sempat sedikit ragu sesaat. tetapi ayana kembali tersadar akan keadaan nya saat ini yang tidak punya tempat yang cukup aman dari jangkuan nya arsen.
__ADS_1