
ayana yang sudah tiba di kamar pun memilih untuk bersiap siap berniat untuk pergi ke toko nya, sebab sudah berhari hari ayana tidak ke sana.
tap tap tap. suara langkah kaki ayana yang berjalan keluar dari kamar nya menuju ke luar rumah, ayana berjalan dengan santai sebab tidak ada orang sama sekali yang terlihat oleh nya saat ayana hendak keluar.
ayana pun keluar dari rumah tersebut tanpa berpamitan . mobil yang di naiki ayana pun sudah keluar berjalan meninggalkan halaman rumah bima. ayana berangkat dengan di antar oleh sang supir di kediaman bima.
Elard yang sedang tidak mood pun memilih untuk mengurung diri nya di dalam kamar, tanpa ingin keluar atau pun pergi ke kantor .
lain hal dengan alex yang sudah gagah dan rapi dengan setelan jas nya, alex yang berniat berangkat ke kantor pun sudah berada di halaman rumah nya bima, alex pun mengemudikan mobil pribadi nya menuju ke kantor dengan hati yang cemburu.
amber yang masih sarapan tadi juga sudah keluar dari kediaman nya bima sebab mendadak diri nya mendapat kan telvon dari sang asisten nya. amber yang sudah mengangkatnya pun mengetahui bahwa di perusahaan nya sedang dalam masalah. itu lah kenapa amber berangkat tanpa berpamitan bahkan sarapan nya pun masih belum habis di makan nya.
bima dan lisa masih belum turun ke bawah sebab mereka berdua masih terlelap karna kelelahan. waktu masih terus berlanjut dan mereka menjalani waktu masing masing.
ayana yang telah sampai di toko nya pun. , saat ini sedang berada di ruangan nya.
" rana, bagaimana perkembangan toko kita? " tanya ayana kepada sang tangan kanan nya, yang saat ini mereka berada di tempat yang sama. setiba nya ayana sampai di toko nya, ayana sudah di sambut oleh para karyawan yang merindukan diri nya termasuk juga dengan rana.
" semua nya berjalan dengan lancar buk, tanpa ada hambatan. semua para pelanggan pun masih tetap memesan kue di toko kita, malahan semakin bertambah buk omset yang kita dapat dari bulan bulan sebelum nya. " jelas rana dengan semangat.
" ternyata kamu memang bisa di andalkan, terima kasih rana, kerja hebat. saya akan memberi bonus kepada kalian semua, tolong kamu atur yah ran. " kata ayana kepada rana dengan rasa yang tidak bisa di ungkap kan, sebab sudah mendapatkan karyawan yang bertanggung jawab serta jujur dalam menjalan kan toko nya.
" sama sama buk, saya sebagai perwakilan dari semua nya juga mengucapkan rasa terima kasih kepada ibuk, karna ibuk yang sudah membuat kami menjadi seperti sekarang dan selalu menghargai kami, ibuk sama sekali tidak membeda bedakan kami " kata rana dengan rasa haru nya karna memiliki bos yang baik hati.
__ADS_1
mereka berdua saling memberi senyuman karna merasa sangat bersyukur memiliki satu sama lain . dan sesaar setelah itu mereka kembali terdiam sesaat.
" em, ran. . apa arsen pernah kemari mencari saya. ? " tanya ayana bersuara memecahkan keheningan.
" ada buk, numun tidak lama setelah itu tuan arsen langsung pergi dari sini karna tidak menemukan ibuk di mana pun. " terang rana tanpa berbohong.
" tapi yah buk, yang saya lihat dari wajah nya tuan arsen ketika datang ke sini sangat menyeramkan pada waktu itu, wajah nya seperti orang yang menahan rasa amarah dengan mata yang melotot seperti ini. " terang rana sekali lagi dengan mencontoh kan bagaimana bentuk raut wajah dan mata nya arsen kepada ayana.
" hahahahaahhaaha, gak cocok wajah kamu ran. " kata ayana ngeledek raut wajah nya rana karna terlihat lucu.
" a ibuk, kan cuma memperagakan saja. " terang rana sekali lagi.
" hahahahaahahha, iya iya. ma'af " kata ayana merasa bersalah.
" tidak buk, walau kami semua nya di bentak saat itu karna ibuk tidak ada, tapi tuan arsen tidak melakukan tindak kekerasan kepada kami. " jawab rana dengan yakin agar bos nya tersebut tidak merasa khawatir.
ayana saat ini sangat merasa cemas dan khawatir sebab karna diri nya lari menjauh dari arsen orang orang yang berada di dekat nya yang akan menjadi sasaran oleh arsen, namun ternyata tidak dan ayana juga merasa lega karna mendengar penjelasan dari rana barusan.
" haa syukur lah ran, saya minta jika arsen datang kemari mencari saya, jangan katakan kalau saya sering ke sini. bilang saja saya berada entah di mana dan tidak tau kapan akan pulang. " terang ayana kepada rana agar tidak berkata jujur kepada arsen .
" beres buk, aman " jawab rana dengan yakin.
mereka berdua pun bercerita dengan ramah dan bercanda gurau di dalam ruangan nya ayana. sedangkan di tempat lain alex yang sedang dalam mood yang tidak baik pun, bekerja dalam keadaan yang tidak fokus sama sekali. sebab pikiran nya saat ini masih memikirkan perkataan yang ambigu dari amber sendiri. pemikiran pemikiran yang kotor tersebut melintas di otak nya alex.
__ADS_1
" haaa, apa mereka bersama malam itu, " gumam alex dengan pelan dan menghembuskan nafas nya dengan kasar.
" apa aku harus melepaskan cinta ini, aku tau ini salah tapi aku harus apa. tidak mudah untuk membuang dan melupakan cinta ini, kenapa. . kenapa. . " gerutu alex dengan rasa sesak di dada nya.
di posisi Elard. El masih betah di dalam kamar nya tanpa melakukan apa pun, tanpa bekerja. tanpa mengerjakan apa pun, El hanya bersantai di dalam kamar nya menikmati waktu kosong nya.
sedangkan bima dan lisa yang sudah mulai bergerak di atas tempat tidur nya pun , mulai membuka mata mereka masing masing karna rasa lapar sudah mulai menyerang perut mereka.
" mas, aku lapar, ayo kita bersiap siap untuk makan. " kata lisa dengan manja yang masih berada di atas tempat tidur dan begitu pun juga dengan bima.
" iya sayang, aku juga sudah lapar. ayo " kata bima dengan lembut lalu mulai bergerak dan membantu lisa untuk bergerak menuju ke dalam kamar mandi. mereka berdua pun sudah berada di kamar mandi untuk membersihkan tubuh karna merasa lengket sehabis pertempuran tadi malam.
" hahahahahaha, geli sayang. " kata bima tertawa karna merasa geli di pingganga nya sebab di gelitik oleh lisa, posisi mereka saat ini sudah duduk di dalam batthup dan berendam dengan air hangat untuk membuat tubuh mereka menjadi segar.
" hahahahahah. " tawa lisa, karna bima juga membalas ulah nya lisa barusan.
" haahhahaha " tawa mereka bersama sama karna saling membalas mengelitik sambil bercanda dan bergurau.
kebahagian sangat jelas terpancar di wajah bima dan lisa. berbeda hal dengan alex. amber, Elard , arsen dan ayana.
mereka berlima berada di fase hubungan yang masih belum jelas dan belum tau bagaimana akan terjadi di masa depan.
# ma'af atas keterlambatan dalam up, jika episode nya masih belum lengkap atau belum up. harap bersabar yah teman teman, sebab author masih merivisi nya karna masih dalam penolakan. jika masih belum lengkap cerita nya harap membaca dari episode pertama agar lebih menyambung yah. terima kasih dan mohon ma'af sekali lagi. 😘😘😘😍
__ADS_1