Menggoda Paman Tiri

Menggoda Paman Tiri
episode 80


__ADS_3

tidak berselang lama El membelah jalanan menuju ke apartemen nya, akhir nya sampai dengan selamat.


El pun masuk ke dalam apartemen nya. " kok tidak ada perubahan, terasa sepi. apa dia masih tidur. " gumam El dalam hati yang saat ini tiba tiba memikirkan ayana.


El pun berniat untuk menghampiri ayana, El pun berjalan mendekat ke arah kamar nya ayana.


tok tok tok. El yang mengetuk pintu nya ayana dari luar tanpa suara, beberapa kali El mengetuk tetapi juga tidak ada jawaban dari dalam.


" ayana " panggil El dengan terpaksa sebab tidak ada jawaban dari dalam juga. pikiran El pun terbang entah ke mana. pikiran buruk itu datang menghampiri pikiran nya El.


" apa dia sakit, kenapa tidak ada suara juga di dalam. apa aku masuk saja. " kata El pelan merasa khawatir.


El mau tidak mau pun membuka pintu kamar nya ayana tapi sebelum itu El pun bersuara untuk meminta izin. " ayana, paman masuk " .


setelah itu pun El membuka pintu kamar ayana dengan pelan. " ayana " panggil El sekali. tetapi tetap tidak ada jawaban dan El pun sama sekali tidak melihat sosok ayana di sekitar kamar tersebut. seakan tempat tidur itu tidak pernah ada penghuni nya karna terlihat rapi tidak berantakan sama sekali.


" hm, apa dia di kamar mandi " kata El mencoba menebak.


El pun masuk dengan lebih dalam ke kamar nya ayana, dan mulai mendekat ke kamar mandi untuk mengecek keberadaan nya ayana. apakah ada di dalam kamar mandi atau tidak.


" ayana, apa kau di dalam " tanya El bersuara.


hening. tidak ada suara sama sekali. El yang tidak sabaran pun mengetuk pintu kamar mandi tersebut dengan kuat. beberapa kali melakukan nya, tetap tidak ada jawaban dari dalam.

__ADS_1


" apa dia ketiduran di dalam. atau dia pingsan di dalam. " gumam El dalam hati sudah mulai merasa khawatir.


dengan perasaan yang tidak menentu, El pun dengan gerakkan cepat membuka pintu kamar mandi nya ayana. ceklek. El membuka pintu kamar mandi tersebut, El merasa terkejut sebab sosok yang dia cari sedang tidak ada di dalam. tidak ada orang di dalam kamar mandi. kamar mandi itu pun terasa bersih, seperti tidak tersentuh sama sekali bahkan handuk handuk yang ada di dalam kamar mandi tersebut pun tidak berubah pada tempat nya. semua nya tertata dengan rapi, baik handuk dan botol botol sabun di sana.


" ha. kemana dia " teriak El terkejut karna tidak melihat sosok ayana di mana mana. baik di dalam kamar mandi baik di kamar nya.


El pun berniat untuk mencari ayana di tempat lain nya, di setiap sudut di apartemen nya, El melihat nya dengan seksama. baik dapur. balkon. kamar mandi di luar, ruang tengah bahkan di dalam kamar nya sendiri. El tetap tidak menemukan sosok ayana di mana pun.


dengan perasaan bersalah dan merasa khawatir, El pun berniat untuk mencari ayana. El pun berjalan dengan cepat menuju ke arah pintu luar. El ingin mencari ayana di luar apartemen sebab El sudah mencari ayana di mana mana di dalam apartemen nya namun juga tidak menemukan sosok ayana.


namun saat hendak membuka handle pintu tersebut El tiba tiba mengurungkan niat nya untuk mencari ayana. sifat dingin El kembali menyerang nya.


" ah sudah lah. dia sudah besar kenapa aku mencari nya. aku tidak mengusir nya kan dia sendiri yang memilih untuk pergi. terserah dia mau kemana. jika dia tertangkap oleh laki laki gila itu, itu urusan nya bukan urusan ku. " kata El kembali tidak perduli kepada ayana, perasaan nya menjadi dingin tiba tiba.


di sisi ayana .


" aku harus lakukan apa yah. hmmm. apa aku masak kue saja, coba resep baru. " kata ayana pelan , ayana pun mulai bergerak untuk melakukan apa yang mau ayana lakukan saat ini.


ayana pun berjalan menuju ke arah dapur untuk membuat resep kue yang baru. ayana mulai mengambil benda pipih milik nya. untuk mencari resep kue apa yang belum ayana coba buat sebelum nya. ayana mencari dengan seksama dan akhir nya ayana menemukan satu resep yang sama sekali belum pernah dia coba buat sama sekali. ayana pun mencoba menonton link nya dan memperhatikan nya dengan seksama.


setelah selesai menonton dan ayana sudah merasa paham, ayana pun mulai bergerak untuk mempraktikkan nya dengan kemampuan yang dia miliki.


ayana pun mulai sibuk untuk membuat kue baru tersebut, menyiapkan semua alat alat nya bahkan bahan bahan nya. untuk semua bahan bahan nya sudah ada dan lengkap. jadi ayana tidak perlu repot repot untuk mencari keluar.

__ADS_1


ayana yang sudah selesai membuat kue pun akhir nya selesai dengan karya baru nya. ayana mencoba mencicipi nya.


" hm, enak. rasa nya sangat pas dan tidak terlalu manis dan tidak terlalu hambar, aku suka. ini bisa aku jual di toko dan menambah cuan masuk ku, hahahaahahha " kata ayana pelan sambil tertawa bodoh karna pemikiran nya barusan.


bima yang sedang berada di kantor mencoba untuk menghubungi lisa, nada dering tersambung.


" hallo sayang" jawab lisa menyapa.


" kamu di mana sayang. " tanya bima.


" aku masih di hotel sayang. kenapa " tanya lisa.


" tidak aku hanya bertanya. aku ingin memberikan pendapat ku, bagaimana jika kamu pindah saja dari hotel ke rumah ku sayang, biar aku tidak bolak balik dan aku bisa memantau kapan dan di mana saja, aku tidak tenang jika kamu berada di hotel sayang , sedangkan pernikahan kita tinggal 2 hari lagi. lebih baik kamu pindah dari hotel itu dan tinggal di rumah ku. itu membuat ku merasa aman sayang. " jelas bima kepada lisa.


lisa pun terdiam memikirkan pendapat yang di bilang bima barusan, " kamu benar sayang, baik lah. . aku akan pindah ke rumah mu hari ini. " balas lisa menerima pendapat dari bima dengan senang hati.


" terima kasih sayang, baik lah. aku akan menghubungi orang rumah ku untuk menyiapkan tempat untuk mu " balas bima dengan hati yang bahagia.


" baik lah sayang, kamu atur saja. baik lah aku akan bersiap siap terlebih dahulu untuk menyusun semua barang barang ku. " kata lisa dengan lembut.


" baik lah sayang, terima kasih " balas bima. panggilan mereka pun berakhir.


waktu pun telah berlalu dengan cepat. ayana dan El baik yang lain nya menjalani hari dengan biasa dan terus berjalan tanpa kendala. hingga pernikahan bima dan lisa pun tidak terasa tinggal dua hari lagi menjelang hari H nya.

__ADS_1


__ADS_2