
ayana yang sudah tiba di apartemen nya sampai dengan selamat, ayana juga sudah menyusun semua barang yang di bawa nya ke tempat semula dengan rapi . ayana tidak perduli dengan tanggapan mama dan papa baru nya tersebut tentang diri nya yang pergi dari rumah tanpa izin atau bilang kepada mereka.
ayana yang merasa gerah pun memilih untuk mandi lagi agar merasa lebih segar karna sehabis beres beres tadi tubuh ayana lumayan berkeringat.
setelah selesai dengan rutinitas mandi nya dan berendam beberapa menit, ayana pun memilih bersantai di balkon kamar nya. ayana duduk dengan santai di sana sambil menikmati cuaca yang sedikit mendung. ayana menatap ke arah langit yang sedang di penuhi dengan awan yang mendung.
" tuhan, kenapa rasa nya sepi. ketika aku ingin mendekat namun mama menolak semua yang aku berikan, kasih sayang bahkan rasa rindu ku pun mama gak mau menerima nya, haaaaa, , , lalu untuk apa aku di adopsi oleh nya?? , sungguh sakit tuhan. aku memiliki keluarga tapi cuma di atas kertas. ternyata nasib ku lebih menyedihkan dari ini. lebih baik aku hidup sendiri tanpa keluarga dari pada ada tapi tak di anggap seperti ini. hiks, , hiks. , hiks, , bunda, , aku rindu. . . bawa aku bunda. . . " racau ayana yang kembali merasa rapuh.
ayana menangis beberapa menit. hingga sudah merasa sedikit tenang ayana pun beranjak dari posisi nya menuju kamar nya dan mengambil tas nya, ayana berniat untuk membuat cemilan dan sekalian masak untuk diri nya sendiri namun semua bahan yang di perlukan tidak ada di kulkas, ayana pun terpaksa harus keluar dulu mencari bahan nya.
ayana keluar dari kamar nya dan berjalan keluar dari apartemen nya sambil memainkan benda pipih milik nya untuk memesan sebuah taksi online. sebenarnya ayana memiliki sebuah mobil pribadi namun entah kenapa akhir akhir ini ayana sangat malas untuk megemudi sendiri.
setelah sampai di bawah basement apartemen nya ayana menunggu beberapa saat, tidak lama setelah itu tiba lah sebuah mobil dan berhenti di hadapan nya ayana .
" dengan nona ayana? " tanya sang supir yang berbicara dari cela kaca mobil tersebut.
" benar pak, "
" ooh, oke naik non. " kata pak supir.
" bapak mobil yang saya pesan. ? " tanya ayana menyakinkan karna takut hal buruk akan menimpa nya lagi sedangkan diri nya dan paman nya saat ini lagi perang dingin, untuk berjaga jaga tidak ada salah nya kan , itu lah pikiran singkat ayana sesaat sebelum menaiki mobil taksi tersebut.
" benar non lihat ini. " balas sang supir sambil menunjukkan benda pipih milik nya sebagai bukti .
ayana pun melihat nya dengan jelas dan fokus agar tidak salah, dan akhir nya ayana percaya karna sudah melihat dari kode tersebut. ayana pun naik ke mobil taksi tersebut dan mereka berdua berlalu dari sana.
__ADS_1
" antarkan saya ke supermaket terdekat yah pak. " kata ayana ramah.
" baik nona. " balas pak supir singkat dan ramah juga.
pak supir mengemudikan mobil nya dengan fokus membelah jalanan menuju ke supermaket terdekar, beberapa menit membelah jalanan akhir nya ayana sampai di tempat tujuan. " ini pak bayaran nya, terima kasih. " kata ayana ramah lalu ayana keluar dari mobil taksi tersebut.
" terima kasih nona dan sama sama nona. " balas sang supir sebelum ayana turun dari mobil taksi nya.
sang supir pun berlalu dari sana dan ayana pun juga sudah masuk ke dalam supermaket untuk berbelanja kebutuhan nya. ayana mengambil keranjang dorong dan mulai memilih milih apa yang ingin diri nya beli dan butuh kan.
satu jam setengah ayana berbelanja, ayana memilih apa yang di butuh kan nya , ayana pun keluar dari supermaket saat sudah berada di luar ayana mencari tempat yang nyaman untuk bersantai lebih dulu agar diri nya bisa memesan taksi online. karna keasikan belanja dan memilih ayana lupa lebih dulu memesan nya.
ayana mengutak atik benda pipih milik nya. diri nya menunggu beberapa menit hingga berhenti lah sebuah mobil di hadapan nya.
ayana yang merasa itu mobil pesanan nya langsung bergerak menghampiri. " mobil pesanan saya pak?? " tanya ayana meyakinkan.
" benar pak. " jawab ayana singkat.
" silahkan naik nona. " kata sang supir ramah sambil melihat kan bukti nya.
" baik pak. balas ayana singkat.
ayana naik dengan rasa nyaman, mobil taksi tersebut pun berlalu dari sana. " antar saya ke apartemen XX pak. " kata ayana memberitahukan tujuan nya.
" baik nona. " balas sang supir ramah.
__ADS_1
mobil tersebut pun berjalan membelah jalan raya yang ramai, tidak lama menempuh perjalanan meuju ke apartemen nya ayana pun sampai dengan selamat .
" ini pak bayaran nya. terima kasih. " kata ayana ramah.
" terima kasih nona dan sama sama. " balas sang supir ramah.
ayana turun dari mobil taksi tersebut, berjalan masuk ke dalam apartemen nya. ayana yang sudah tiba di depan pintu apartemen nya pun langsung memasukkan kode milik nya.
ceklek. pintu apartemen ayana di buka oleh nya dan ayana pun masuk ke dalam. ayana langsung menuju ke arah dapur meletakkan semua barang bawaan nya ke atas meja makan.
ayana memilih untuk masuk ke dalam kamar nya berniat untuk mengganti pakaian nya karna sehabis dari luar dan ayana juga tidak lupa mencuci wajah nya lebih dulu. setelah selesai ayana pun menuju ke dapur nya untuk membuat cemilan sekalian makan siang dan malam untuk nya karna sebentar lagi waktu makan siang akan tiba.
ayana dengan lihat nya berkutat dengan alat alat dapur serta bahan bahan yang ada. dan tidak lupa pula ayana menyusun semua barang barang yang telah diri nya beli di supermaket tadi dengan rapi.
ayana memasak dengan lihai, ayana berencana memesak menu ayam semur untuk diri nya santap makan siang nantik, dan juga tidak lupa pula dengan cemilan yang ingin diri nya buat. ayana berniat untuk membuat cemilan yang sederhana saja yaitu bakso tahu krispy.
lama berkuat dengan alat masak di dapur akhir nya apa yang di kerjakan oleh ayana selesai juga, baik cemilan mau pun masakan yang akan diri nya makan nantik. ayana meletakkan semua nya di atas meja, menyusun nya dengan rapi, setelah merasa selesai dengan semua nya ayana pun membersihkan dapur nya agar terlihat seperti semula tidak berantakan.
selesai dengan tugas nya ayana memilih untuk membersihkan tubuh nya agar rasa lengket dan rasa gerah nya hilang dan berganti dengan rasa segar. setelah merasa wangi dan segar ayana keluar dari kamar nya. ayana kembali ke dapur nya untuk mengambil cemilan yang di buat nya tadi dan berjalan menuju ke ruang tengah untuk bersantai sambil menonton.
El yang sudah tiba di kantor pun langsung berjalan menuju ke ruangan nya. El adalah sosok yang tampan dan sempurna pasti nya. setiap saat El datang ke kantor nya pasti semua mata menatap nya takjub dan memuja, namun El tidak menghiraukan nya dan bahkan bersikap dingin dan kejam kepada orang orang yang tidak di anggap nya penting. beda hal nya dengan orang yang di sayangi dan di cintai oleh El, sikap nya El akan berubah 180 derajat menjadi lembut dan bahkan bucin .
El yang sudah tiba di ruangan nya langsung duduk dan memulai pekerjaan nya tanpa membuang waktu , El hanya ingin fokus dan segera menyelesaikan pekerjaan nya tanpa ada yang mengganggu baik dalam hal hati atau pikiran.
amber yang masih betah berada di amerika masih sibuk dengan pekerjaan nya , amber masih bertemu dengan klien nya untuk membahas kontrak dan sampai saat ini masih belum terlaksanakan karna ada saja halangan yang terjadi. dan karna hal tersebut amber semakin lupa akan masalah nya dengan El dan memberi kabar kepada El suami nya.
__ADS_1
beda hal dengan bima dan lisa yang berada di satu negara dengan amber, mereka berdua semakin lengket dan harmonis, dan rencana nya mereka akan menetap permanen di negara amerika tersebut, ( masih rencana 😁 ) dan tentu saja itu atas keinginan nya lisa dan bima pun menuruti nya dengan senang hati. asal diri nya dan lisa selalu bahagia dan melengkapi selalu oleh rasa cinta hingga tua mendera .
waktu semakin berlalu hingga makan siang, ayana pun memakan masakkan yang di masak nya tadi dengan lahap. dan rencana nya besok ayana akan ke kembali ke toko nya beda hal dengan si El yang melewatkan waktu makan siang nya dan asik dengan pekerjaan nya. alex dan El juga sama sama sibuk. beda hal nya , alex selalu sibuk di luar kantor menghadiri rapat dengan klien klien yang penting mau pun tidak , sedangkan El hanya di kantor mengurusi berkas dan dokemun yang penting. El memilih untuk tidak ikut dalam rapat rapat tersebut karna El merasa muak dengan orang orang yang mendekati nya karna ada mau nya saja. tidak ada rasa empati yang tulus bahkan ada yang berniat menggoda diri nya dan bahkan mencoba untuk menyodorkan anak nya kepada diri nya dan itu sungguh sangat membuat El merasa muak dan jijik . itu lah kenapa El meyerahkan semua rapat kepada alex selama ini, namun jika ada rapat yang harus di hadiri nya El terpaksa harus turun tangan juga dan alex tetap harus mendampingi El selama rapat berlangsung.