
El telah sampai di kamar nya dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya agar bisa dengan cepat untuk beristirahat di atas tempat tidur nya yang empuk.
begitu pun dengan ayana yang telah sampai di kamar nya. dia juga langsung menuju ke kamar mandi melakukan pembersihan pada seluruh tubuh nya yang sudah merasa lengket. dan segera bersiap siap untuk beristirahat karna hari sudah malam. hanya cahaya bulan yang menyinari alam dengan indah.
di lain sisi.
amber yang telah tidak sadarkan diri selama 24 jam akhir nya sadar kan diri, dan alex tetap siaga berada di samping nya amber tanpa lengah sedikit pun.
" eengh. . aku di mana? ." tanya amber dengan suara yang masih lemah.
" nyonya tenang saja. nyonya sekarang berada di rumah sakit. istirahat lah lagi nyonya. saya akan panggilkan dokter. " kata alex pelan sambil menenangkan amber.
amber hanya diam saja tanpa membalas perkataan alex sambil menatap ke arah langit langit lalu beralih menatap ke semua arah dan berhenti tepat menatap ke arah alex.
" a. .a. .lex. " kata amber terbata bata karna kondisi nya yang masih lemah.
__ADS_1
" iya nyonya saya di sini. " kata alex sambil tersenyum senang melihat amber yang telah sadar.
" di di. . mana E. .lard lex ? ." tanya amber.
DEG.
jantung alex seakan berhenti berdetak sejenak setelah mendengar pertanyaan nyonya nya barusan. alex bingung harus menjawab apa. harus kah dia jujur atau berbohong. dan kenapa tiba tiba hati nya terasa sakit seakan akan di tekan oleh benda yang berat. rasa nya sesak seperti kehilangan pasokan oksingen .
alex masih diam membisu tidak merespon perkataan amber barusan. alex bingung sendiri akan perasaan nya dan juga jawaban apa yang baik untuk di berikan ke nyonya amber.
alex terkejut dan tersadar dari lamunan nya langsung menatap ke arah nya amber.
" tuan El sedang berada di jakarta nyonya karna ada urusan pekerjaan yang mendadak. " jelas alex sedikit gugup.
amber yang mendengar kata kata alex hanya diam saja. amber tau jika alex berbohong kepada nya saat ini. entah itu demi kebaikan nya atau tidak namun ada sedikit kekecewaan dalam hati nya amber. jika bersikeras pun saat ini amber tidak mampu sebab keadaan nya yang masih lemah dan tidak mungkin bisa menyusul Elard ke sana. amber hanya menghela nafas dengan pelan.
__ADS_1
"huuuuft. .ya sudah lex. kamu bisa keluar saya ingin istirahat. " kata amber dengan nada pelan.
" tapi saya panggil kan dokter dulu yah nyonya, nyonya baru saja siuman ." jelas alex.
" tidak perlu lex. saya tidak apa apa. saya mohon kamu keluar, saya hanya ingin sendiri saat ini. "kata amber dengan perasaan yang pilu karna sang suami tidak ada di samping nya.
" baik nyonya. " kata alex singkat, dan mulai berdiri berlalu dari sana. alex tidak jadi memanggil dokter untuk kembali memeriksa kan kondisi nya amber sekali lagi.
alex tidak bisa memaksa sebab hubungan nya dengan amber hanya sebatas atasan dan bawahan tidak ada hubungan yang spesial dengan mereka. itu lah yang membuat hati alex merasa sakit.
alex yang berada di samping nya amber tanpa kenal lelah dan setia namun yang dia dengar malah membuat hati nya sakit. sakit saat amber tidak menganggap nya lebih dari hanya sekedar bawahan.
" huuuuft.. perasaan apa ini " rutuk alex dalam hati nya.
" ah sudah lah. jangan di pikirkan, sekarang nyonya amber sudah sadar dan semoga cepat sembuh. aku akan menunggu nya di sini dan setelah beberapa lama baru aku masuk untuk memastikan. mending aku cari makan saja, perut ku sudah mulai terasa lapar. " kata alex yang berbicara sendiri dengan pelan sambil melangkah pergi meninggal kan kamar rawat amber untuk mencari makan di luar.
__ADS_1
karna semenjak amber masuk ke rumah sakit alex sama sekali tidak teratur dalam makanan dan istirahat untuk diri nya sendiri. kadang kadang pekerjaan di kantor di bawa nya ke rumah sakit sambil bekerja dan bergadang untuk menjaga amber . amber tidak tau akan perjuangan dan pengorbanan yang telah alex beri untuk nya selama amber berada di rumah sakit. hanya sang dokter yang menjadi saksi mata menyaksikkan bagaimana hebat nya sifat sang alex kepada amber.