
waktu sudah menunjukkan pukul sebelas lewat, semua tamu undangan pesta juga sudah pada pulang ke rumah masing masing. tinggal lah para penghuni di rumah nya bima yang pada sibuk dengan pekerjaan dan kesibukkan masing masing. para keluarga yang lain juga sudah memasuki kamar mereka masing masing dan begitu pun juga dengan penggantin baru yang sudah berada di dalam kamar mereka untuk menghabiskan malam pertama. sebenarnya bima ingin mengadakan acara pernikahan nya di hotel bintang lima. namun lisa melarang nya dan memilih mengadakan nya di rumah. karna lisa berfikir terlalu letih dan capek bolak balik dari hotel ke rumah.
dan rencana mereka berdua pun, akan mengadakan rencana bulan madu setelah selesai acara pernikahan. mungkin satu atau dua hari lagi, lisa dan bima yang sudah berada di kamar pun bersiap siap untuk membersihkan tubuh mereka masing masing yang di dahulukan oleh lisa tentu saja.
" aku mandi duluan mas. mas nanti saja yah. tubuh aku udah lengket banget nih, kita gantian " kata lisa kepada bima tanpa melihat Ke arah nya dan sudah berjalan ke kamar mandi dengan terburu buru .
setelah di dalam kamar mandi lisa berdiri di sisi pintu tersebut sambil memegang sisi dada nya yang berdetak dengan cepat. " kenapa jantung ku seperti ini, apa kah aku malu atau takut, aakkh. jangan seperti anak remaja lisa, kamu sudah pernah mengalami nya. jadi jangan malu atau canggung. kamu pasti bisa, " gumam lisa pelan, lalu dengan suasana hati yang masih bergemuruh lisa segera mandi untuk membersihkan tubuh nya.
bima yang duduk di sisi tempat tidur itu pun menunggu lisa selesai mandi juga mengalami rasa kecemasan yang sama dengan lisa. walau sudah mengalami nya rasa canggung dan malu itu tiba tiba datang. " hahahaahaha, seperti anak remaja yang sedang jatuh cinta saja kau bima, ingat lah. kau sudah pernah mengalami nya, jadi jangan takut " gumam bima dalam hati.
selang beberapa lama keluar lah lisa dari dalam kamar mandi, lisa berjalan ke arah posisi bima saat ini dan berdiri tepat di hadapan nya bima " mas aku udah selesai, sekarang mas yang mandi, aku nunggu di sini. " kata lisa pelan dan malu malu.
" a iya, aku akan mandi. " jawab bima dengan cepat. dan langsung berdiri dari posisi nya dan berjalan dengan cepat menuju ke kamar mandi. bima yang masih merasa canggung pun berjalan dengan kaku, dengan kaki dan tangan bergerak dengan bersamaan, lisa yang melihat itu pun hanya bisa tertawa dengan pelan sambil menggeleng gelengkan kepala nya.
bima yang sudah selesai mandi pun, sudah berada di hadapan nya lisa, mereka saling berhadapan dengan hanya memakai handuk kimono yang berbalut di tubuh mereka. malam yang dingin tidak membuat mereka kedinginan, karna suasana di kamar tersebut terasa hangat bagi dua pasangan yang sah tersebut.
bima mulai mengikis jarak di antara mereka sedangkan lisa hanya berdiam diri karna merasa malu, bima memengang kedua sisi lengan nya lisa lalu mendekat kan wajah nya dan brrkata.
" kamu sudah siap sayang? "
lisa hanya menganggukkan kepala nya tanda setuju .
bima pun memulai aksi nya. bima memberikan sapu_an yang lembut di bibir nya lisa. lisa pun tanpa ragu merespon nya, perasaan mereka malam ini sama sama tidak bisa di tahan lagi. semua perasaan yang mereka rasakan saat ini mereka lepaskan tanpa ada rasa malu dan canggung, sebab semua nya berjalan dengan semesti nya . bima sudah menggerakkan tangan nya ke mana mana hingga lisa semakin menjadi jadi.
sapu_an yang di lakukan oleh bima membuat lisa bergerak seperti cacing kepanasan . bima yang melihat wajah lisa penuh dengan kepuasan itu pun tersenyum dengan tipis, itu tanda nya diri nya mampu membuat pasangan nya merasa puas dan bahagia, itu lah sejenak pikiran bima saat itu.
__ADS_1
" mas, aku mohon . " kata lisa dengan memohon kepada bima. karna bima masih belum juga melakukan dengan nya, karna bima masih sibuk memberikan sapu_an sapu_an yang ringan di seluruh tubuh nya lisa
" hahaahahha, sabar sayang jangan buru buru.
" siap siap sayang, " kata bima kepada lisa yang sudah tidak sabar lagi untuk bergerak.
suara de_sah keluar dari mulut kedua nya saat pendekatan tersebut sudah terjadi, bima diam sesaat untuk mengatur deru nafas mereka, saat sudah merasa siap bima pun mulai menggerakkan pingg_ul dengan gerakkan pelan. lalu lama kelamaan dengan gerakkan yang cepat, lisa yang menerima dorongan tersebut hanya bisa mengeluarkan suara suara de_sah nya.
mereka bermain tidak mengenal waktu , mereka mencari dan memberikan rasa yang setara satu sama lain dan hingga akhir nya suara ke_puasan dan rasa bahagia tersebut keluar dari mulut mereka secara bersama sama.
mereka berdua pun terkapar di atas tempat tidur karna sudah merasa lelah setelah mendapatkan apa yang mereka imginkan , lelah karna acara pernikahan, lelah karna sudah melakukan ritual malam pertama, bima dan lisa tertidur dengan sendiri nya di atas tempat tidur mereka dengan saling berpelukan. dan tidak lupa pula bima menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua yang po_los dengan selimut.
Elard yang sudah berada di kamar pun sama sekali tidak bisa memejamkan mata nya, sebab bayang bayang akan kejadian di taman dengan ayana tadi sore masih teringat dengan jelas di memori nya.
El yang merasa kesal sekaligus merasa resah pun memilih untuk duduk bersantai di balkon kamar nya dengan ditemani dengan minuman yang beralkohol rendah.
ayana yang merasa bosan di dalam kamar karna tidak kunjung juga bisa memejamkan mata nya, ayana pun memilih untuk berjalan jalan keluar dari dalam kamar nya.
ayana melangkah kan kaki nya menuju ke kolam renang setelah diri nya keluar dari dalam kamar, sinar rembulan yang menerangi bumi pun terlihat bersinar dengan terang, malam yang seharusnya gelap menjadi sedikit lebih bercahaya karna ada nya sinar rembulan.
air renang yang terkena pantulan sinar rembulan tersebut pun menjadi bercahaya dan terlihat indah. ayana pun memilih duduk di tepi kolam renang tersebut dengan memasuki ke dua kaki nya ke dalam air .
ayana duduk dengan santai di sana sambil menghirup udara malam yang sejuk, pemandangan yang indah sebab pantulan dari sinar rembulan yang ada di atas membuat pemandangan di bawah menjadi lebih indah, pemandangan seperti yang terjadi di buku buku novel, taburan bintang yang banyak membuat suasana di luar menjadi lebih indah dan tentram, ayana sungguh menikmati waktu nya di luar saat ini, tidak ada yang mengganggu nya atau pun mencari masalah dengan nya. malam ini malam yang damai menurut ayana.
El yang sedang duduk di balkon menikmati udara malam pun terkejut karna sebuah suara yang masuk ke dalam pendengaran nya, El pun mencari di mana sumber suara tersebut , El pun berdiri dari posisi nya dan berjalan ke arah depan balkon nya, saat penglihatan El sibuk mencari asal usul suara tersebut ke sana ke mari namun tidak kunjung ketemu, El pun menajam kan pendengaran nya.
__ADS_1
" seperti suara air, tapi di mana,? " gumam El pelan, karna di hadapan kamar nya saat ini, di bawah balkon nya El hanya ada pemandangan taman yang indah, bahkan kolam ikan pun tidak ada. El yang merasa heran dan tidak ingin ambil pusing itu pun berniat untuk kembali ke tempat duduk semula, namun gerakkan El berhenti saat pikiran nya tertuju ke area kolam renang,
" apa berasal dari sana. " gumam El pelan ,
El pun masuk ke dalam kamar nya lagi dan berjalan menuju ke balkon satu nya lagi, balkon yang berada di sisi samping kamar nya El. El berjalan dengan pelan mencoba mengintip tanpa suara, dan benar saja suara tersebut berasal dari sana.
El melihat sosok wanita yang sedang bermain air di tengah malam seperti ini, " apa dia gila bermain air di tengah malam seperti ini, apa dia tidak kedinginan . ck dasar bodoh " gumam El pelan namun masih betah melihat ke arah sosok wanita tersebut .
ayana yang tidak mengetahui bahwa ada yang melihat nya hanya asik bermain tanpa beban pikiran, malam ini saat berada di tepi kolam. semua hal yang menyesakkan di dada nya ayana sirna dengan sendiri nya, entah karna malam yang damai ini karna suasana nya yang tentram atau karna hal yang lain ayana sendiri pun juga tidak tahu dengan jelas. tapi yang pasti berada di tepi kolam renang pada malam hari ini adalah pilihan yang tepat menurut ayana.
ayana bermain dengan air kolam itu dengan rasa yang lepas di dalam dada nya hingga senyuman yang sangat sangat lepas dan bahagia tercetak di bibir nya ayana, senyuman yang sudah lama ayana pendam karna luka akhir nya keluar juga pada malam hari ini.
El yang melihat tingkah sosok wanita tersebut pun hanya bisa tertawa dengan pelan , El melihat sosok wanita itu dengan pandangan anak kecil yang melakukan nya.
" sungguh menggemaskan " gumam El pelan, dan tertawa dengan pelan namun terpancar rasa bahagia di senyuman El barusan.
malam ini di lalui dengan sebuah senyuman yang bahagia bagi ke dua insan tersebut. senyuman yang lega dan lepas karna hilang nya rasa sesak yang terikat di dada walau hanya sekejap. ayana dan El masih betah di posisi mereka saat ini hingga waktu berjalan, ayana yang masih asik bermain air, sedangkan El yang masih asik memantau pergerakan nya ayana. sebenar nya El sudah dapat menebak siapa sosok wanita tersebut, jawaban nya sudah ada di dalam pikiran nya El, namun El harus memastikan nya besok agar tidak terjadi nya salah paham karna salah mengira , entah kenapa saat melihat sosok wanita tersebut jantung dan tingkah El menjadi tenang dan damai , apa karna suatu kebetulan atau kah karna rasa penasaran. El pun juga tidak tau dengan pasti, namun yang jelas saat melihat wanita tersebut dada El menjadi tenang saat pertama melihat nya.
dan entah siapa yang duluan beranjak dari posisi mereka masing masing , kita saksikan di episode berikut nya. pantolin terus yah cerita author, terima kasih dan love you.
💪💪💪😘😘😘😍
beri like , dukungan dan komentar nya yah,
#jika cerita nya tidak menyambung dengan cerita sebelum nya, harap para membaca cerita ini membaca kembali sedari awal episode, sebab ada nya penolakan dalam up sebelum nya. author masih melakukan pembaruan. dan semoga kali ini bisa berhasil. dan mohon ma'af atas ketidak nyamanan nya yah. 🙏🙏🙏😢😢
__ADS_1
semangaaaat untuk kita semua. 💪💪💪💪💪