Menikah Dengan Majikan

Menikah Dengan Majikan
ketahuan


__ADS_3

 


putri yang ingin segera pulang niatnya dia urungkan setelah merasakan perutnya yang begitu lapar. Sejak pagi belum makan pantas cacing di dalam perutnya sudah berdemo.


Marvel sudah pergi ingin kacan dengan kekasihnya lebih baik dia membuat beberapa makanan untuknya.


Dapur adalah tujuannya saat ini, tangan lentik nya mengambil satu bungkus mie instan. sepertinya makan mie dengan di capur telur tidak buruk jadi Putri memutuskan untuk membuat mie.


Putri melangkah mendekati meja makan dengan membawa satu mangkok dan satu gelas, dengan cepat dia letakan di sana.


Setelah selesai makan lebih baik dia segera pulang. berlama lama di sini bisa membuatnya pusing apalagi bila sudah ada Marvel.


Marvel yang saat ini sudah tiba di apartemen milik Jeny seger masuk. mempunyai satu kunci membuatnya keluar masuk dengan mudah.


Setelah berada di dalam Marvel mengeryitkan dahinya. "kenapa begitu sepi? langkah kakinya tertuju ke kamar tersebut. namun baru beberapa langkah dia sudah berhenti setelah mendengar suara ******* dan erangan seseorang.


"Akh...lebih cepat," ucap wanita tersebut.


Dengan perasaan yang tidak bisa di gambarkan Marvel memulai membuka pintu. Laki laki tampan tersebut menghela napas sejenak menetralkan perasaannya.


Setelah pintu sudah di buka Marvel begitu terkejut mendapati kekasihnya itu sedang bercinta dengan seorang laki laki yang sama sekali tidak dia kenal. Jeny pun tidak kalah kagetnya. dia langsung bangun dari tubuh pria tersebut.


"Marvel?" panggil Jeny.


Marvel yang begitu marah langsung keluar tanpa menghiraukan Jeny yang terus saja memanggil nama nya.

__ADS_1


Jeny yang ingin mengejar Marvel langsung berhenti setelah mengingat dia tidak memakai satu helai benang pun.


"Kenapa kau begitu panik?" tanya Alex.


"Dia itu kekasih ku?" ucap Jeny dengan panik.


"Lalu aku apa?" tanya Alex dengan santai.


"Kau hanya teman ranjang ku."ucap jeny dengan sinis.


"Jika seperti itu, kita lanjutkan saja permainan kita yang tadi." ucap Alex dengan senyum di bibirnya.Jeny yang saat itu sudah menahan hasratnya langsung mengangguk begitu saja.


Jeny yang haus akan belayan dan sentuhan laki laki memutuskan untuk menduakan Marvel. pasalnya Marvel tidak pernah mau untuk bercinta dengannya dengan alasan belum sah.


"Kenapa loe?" tanya Bian.


Marvel engan menjawab dia terus saja meminum alkohol.


"Loe udah terlalu banyak minum," Tian segera merebut botol yang Marvel pegang.


Marvel menarik rambutnya dengan kasar. " Akhhh wanita sialan," teriaknya frustasi.


"Cerita sama kita, kenapa loe?" ucap Zoe menenggak satu gelas berisi alkohol.


"Dasar wanita ******," geram Marvel mengepalkan kedua tangannya.

__ADS_1


Mendengar ucapan Marvel membuat Zoe paham apa yang di alami sahabat sekaligus bosnya.


"Udah Vel, loe udah mabuk." ucap zoe lagi.


Bian yang melihat temannya tersebut sudah tidak berdaya memutuskan untuk mengantarkannya pulang.


"Engak beres kalau kita terus terusan berada di sini," ucap Bian bangun dari duduknya.


"Loe berdua yang nganter si kampret, gue ada urusan yang tidak bisa di tinggalkan," ucap Tian melangkah mendekati seorang wanita.


"Teman sialan," umpat Zoe.


Marvel yang sudah berada di dalam mobil dengan di bantu Bian terus saja berbicara tidak jelas.


Bian mengendarai mobil dengan kecepatan sedang. "Kenapa si kampret jadi begini, biasanya juga dia minum engak pernah sampai mabuk seperti ini, nyusahin," umpat Bian.


"Pasti karena ulah jeny. "


"Jeny?" tanya Bian, matanya tetap fokus ke depan.


"Loe pikir siapa." tanya zoe.


"Ck, dari awal juga gue engak pernah suka Marvel pacaran sama tuh cw." ucap bian.


Marvel yang begitu percaya dengan jeny tidak pernah menyangka wanitanya akan berbuat seperti itu

__ADS_1


__ADS_2