Menikah Dengan Majikan

Menikah Dengan Majikan
gelisah


__ADS_3

Putri yang sudah bangun terlebih dahulu memutuskan untuk membersihkan dirinya, ia melihat kearah suaminya yang masih terlelap.


Tidak membutuhkan waktu lama putri sudah rapih dengan pakaian santainya, perlahan ia berjalan menuju suaminya yang masih tertidur.


"Kak, bangun sudah siang," ucapnya menguncang-ngucang tubuh kekar suaminya itu.


"Heemm," Marvel hanya mengeliat.


"Kak, bangun, aku mau kebawah membantu ibu membuat sarapan,"


"Ia, ia," jawabnya.


Mendengar jawaban dari suaminya putri bergegas turun kebawah berniat untuk membantu Bu darni.


Putri yang sudah berada di lantai bawah sangat terkejut melihat seorang wanita yang sanggat cantik nan anggun sedang duduk di meja makan dengan wajah yang tersenyum manis kearah Bu Darni,


Siapa dia?


Putri perlahan lahan berjalan mendekatinya, Bi Darni yang melihat kehadiran Putri langsung bergegas menghampirinya.


"Put! ayo sarapan, Ibu sudah masak," ujar Bu Darni.


"Bu, dia siapa?" tanyanya menunjuk kearah wanita yang sedang duduk di sisi meja makan.

__ADS_1


"Teman SMA suami kamu, namanya Siska," jawabnya pelan.


"Owh," jawab Putri dengan santainya, padahal di dalam hatinya ia merasa gelisah, dirinya tau betul perempuan itu pasti pernah menjalin hubungan dengan suaminya.


mendengar suara Bi Darni sedang berbicara kepada seseorang sontak membuat wanita cantik itu menoleh ke arahnya.


"Bi, siapa dia, apa anak Bibi yang di kampung? seloroh Siska mendekatinya.


Bi Darni tidak menjawab Putri hanya tersenyum mendengar ucapan wanita itu.


Marvel yang sudah rapih dengan pakaian santainya kini semakin terlihat tampan dengan balutan kaos dan celana selutut yang menempel di tubuhnya, dirinya langsung turun ke bawah karna perutnya sudah terasa lapar.


Melihat kedatangan Marvel membuat Siska tersenyum dengan senangnya,


"Kejutan," ucap Siska memeluk laki-laki yang sangat ia rindukan dari arah belakang.


"Vel, aku sangat merindukanmu," ucap siska melepaskan pelukannya.


Marvel hanya diam ia bingung harus bersikap seperti apa, jujur ia juga sangat merindukan Siska cinta pertamanya, tapi ia tidak boleh egois sekarang ia sudah mempunyai seseorang yang harus di jaga perasaannya.


"Bu, ayo kita makan," seloroh Putri berjalan tanpa melihat kearah suaminya.


Bu Darni hanya mengangguk ia tau pasti Putri saat ini sedang menahan rasa cemburunya.

__ADS_1


"Vel, aku membawa makanan kesukaan kamu," ucapnya berjalan kearah meja makan.


Marvel hanya diam tidak menjawab


Bola matanya hanyan pokus kepada istrinya yang sedang melahap makanan, dengan santainya laki-laki itu berjalan melewati siska yang sedang menunjukan sepiring makanan yang ia bawa untuknya, Marvel mendekati Putri lalu duduk di sebelahnya.


"Kenapa kamu tidak mengajak aku makan?" ucap Marvel menatap Putri.


"Kakak kan sudah ada seseorang yang membawakan kakak makanan?" ucap Putri dengan santainya, lalu melanjutkan acara makannya.


"Kamu cemburu," goda Marvel.


"Engga tuh," celetuk Putri.


"Kamu pindah di sana," suruh siska menunjuk kursi disebelah bi darni,setelah mendekatinya


"Kenapa aku harus pindah," jawab Putri tanpa melihatnya.


"Karna kamu tidak pantas duduk di sini,"


"Siska! bentak Marvel. sontak membuat Putri menoleh ke arahnya.


"Dia itu istri ku, jadi dia yang lebih berhak duduk di sini," ucap Marvel dengan lantangnya.

__ADS_1


istri, batin siska.


"Aku tidak percaya, kapan kamu menikah? jangan membohongi ku," ucap Siska dengan menatap tajam bola mata laki-laki itu.


__ADS_2