
Suara ketukan pintu membuat putri mematikan televisi, baru saja dia berniat nonton ada saja yang menganggu, masih terlihat pagi seperti ini siapa yang datang beratamu?
Pintu di buka, putri terkejut melihat Jeny berada di hadapanya, untuk apa wanita ini datang?
"Ada apa nona?" tanya putri basa basi.
"Jangan belaga menjadi wanita paling polos, yang pada kenyataan nya kamu lah yang merebut Marvel dari aku!" ucap jeny menatap tajam ke arah putri. Putri hanya tersenyum sinis mendangapi ucapanya, apa wanita di hadapanya ini sedang tidak waras?
"Jangan asal bicara nona, jangan menyalahkan orang lain atas kesalahan anda sendiri, apa anda lupa anda yang menghianati Marvel, jadi jangan salahkan aku atas kesalahan anda sendiri, dan satu lagi Marvel sudah sah menjadi suami aku, jadi jangan harap bisa mendapatkan Marvel kembali, "
Jeny tertawa begitu keras, jeny sangat yakin bila Marvel masih sangat mencintainya.
"Jangan terlalu percaya diri, Marvel menikahi kamu bukan karena cinta, itu hanya sebuah kesalahan jadi jangan berharap Marvel jatuh cinta sama wanita seperti mu dan satu lagi Marvel masih sangat mencintai aku ingat itu baik baik."
"Kita lihat saja nanti, " setelah bicara seperti itu putri menutup pintunya dengan kekesalan di hati. Jeni pergi dengan perasaan puas jeny sangat yakin bila putri akan pergi meninggalkan Marvel.
Putri mengambil air yang berada di atas meja dengan cepat tidak membuang waktu dia meneguknya hinga habis, tiba tiba tubuhnya terasa panas, putri tau betul yang di katakan jeny memang benar adanya jika Marvel sama sekali tidak mencintainya tapi dia yakin dengan berjalannya waktu mereka pasti bisa saling mencintai satu sama lain, walaupun dia juga belum ada rasa untuk Marvel tapi dia yakin perasaan itu nanti pasti ada.
Bi darni melihatnya dengan heran, karena penasaran bi darni langsung mendekatknya dan bertanya.
"Ada apa? " tanya bi darni yang penasaran.
__ADS_1
"Tidak, memangnya ada apa?" bukannya menjawab putri malah balik bertanya.
"Dasar kamu ini, eh tadi siapa yang datang bibi dengar ada yang mengetuk pintu?"
"Orang gila nyasar bi, " ucap putri berlalu pergi bibi yang mendegar hanya geleg kepala.
Tidak mengerjakan apapun membuat putri sangat bosan, cuaca hari ini begitu panas tidak ada salahnya jika dia berenang sesekali.
Setelah melihat isi lemarinya hatinya mulai ragu untuk berenang, apa dia harus memakai baju sexy begini tapi hanya ada bi darni di rumah tidak ada apa lah. Baju di pakai dengan cepat dengan santai dia berjalan menuju kolam.
"Kamu mau ngapain put pake baju seperti itu? " tanya bi darni yang heran.
"Tidak, " jawab bibi dengan cepat.
Walaupun ini bukan pertama kalinya dia berenag tapi putri sangat menikmatinya apalagi berenang secara geratis, mungkin tidak ada salahnya mengajak dewi untuk berenag di sini, dewi pasti senang berenang secara geratis sepuasnya pula.
Putri yang saat ini hanya mengunakan pakaian dalam saja berenang begitu erotis, semua gaya yang dia bisa di lakukannya, dia begitu senang sampai tidak mengetahui jika ada yang sudah pulang dari kantornya.
Mata Marvel melotot sempurna begitu juga dengan Zoe namun dengan cepat Marvel menutup mata Zoe, jangan sampai Zoe melihat tubuh putri yang seperti itu.
"Tutup mata loe! " ucap Marvel.
__ADS_1
"Sayang vel kalau di lewatkan, " ucap Zoe asal.
"Sialan loe, " Zoe hanya terkekeh dan berlalu pergi kalau lama lama di sana bisa panas dingin badannya
Marvel mendekat namun tidak bersuara entah apa yang dia lakukan dia juga tidak tau, Marvel terus saja memandngi tubuh putri hingga dia tersadar.
"Apa tidak ada baju lain, " ucap Marvel membuat putri begitu terkejut, dengan cepat putri meraih handuk yang berada dekat darinya. Jangan sampai Marvel melihat badannya padahal Marvel sudah sedari lama memandngi tubuhnya.
"Apa yang Tuan lakukan di sini? " putri yang kesulitan naik ke atas kolam segera di bantu Marvel.
"Ulurkan tangan kamu," ucap Marvel. Marvel tidak mau membuat Zoe melihat tubuh putri begitu lama. Tidak mau berlmaa lama putri langsung menyambar tangan Marvel.
"Segera ganti pakaian, " ucap Marvel tanpa melihat ke arah putri. Putri lari begitu cepat sungguh hal yang sangat memalukan, lain kali jika dia ingin berenag lebih baik membeli baju renang terlebih dahulu.
"Wih seger dong, "goda zoe.
"Seger mata loe, awas aja loe bayangin yang engak engak, " ucap Marvel dengan sinis.
"Engak bro gue tau dia punya loe, " ucap Zoe dengan santai.
Putri yang saat itu sudah berganti pakaian hanya duduk diam di atas ranjang. Putri tidak mau bertemu Marvel karena dia begitu malu tapi tanpa dia duga Marvel masuk begitu saja.
__ADS_1