Menikah Dengan Majikan

Menikah Dengan Majikan
kembali lagi


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu rasanya baru saja ia memejamkan mata namun sudah mendengar suara ayam berkokok yang menandakan hari sudah pagi.


Putri menggeliat pelan merenggangkan otot otot tangannya yang terasa pegal. Perlahan ia bangun berjalan menuju kamar mandi lebih baik ia membersihkan diri terlebih dahulu baru membuat sarapan untuk dirinya dan bibi Darni.


Tidak butuh lama Putri sudah keluar menggunakan baju yang lengkap dengan langkah cepat ia menuju dapur.


Sarapan sudah terhidang di atas meja walaupun hanya sekedar nasi goreng namun terlihat begitu menggoda.


Putri hendak membangunkan bi Darni namun wanita paruh baya itu sudah menghampirinya terlebih dahulu.


"Aku kira bibi belum bangun," ujar Putri menarik salah satu bangku Hingga menimbulkan bunyi gesekan.


"Enggak biasanya kamu bangun sepagi ini?" tanya Bibi.


"Marvel menyuruhku datang pagi," ucap Putri dengan wajah cemberut. ia males menyebut pria itu dengan sebutan Tuan.Bibi hanya tersenyum melihat Putri cemberut.


"Bibi sudah sehat, kamu kembalilah bekerja di Cafe anggrek," suruh Bibi menatapku.

__ADS_1


Putri menatap bi Darni dengan wajah seriusnya. "Aku tidak akan biarkan bibi bekerja lagi, biar aku yang menggantikan Bibi. Pekerjaan di rumah itu terlalu menguras tenaga, aku tidak mau membuat bibi kelelahan lagi seperti kemarin." cerocos Putri.


Bila Putri sudah berkata seperti itu bi Darni hanya bisa menurutinya.


"Bi aku berangkat sekarang," ujar Putri bangun dari duduknya


"Hati hati." Putri mengangguk sambil berjalan menjauh membuka pintu.


Tidak butuh waktu lama putri sudah berada di rumah yang sangat luas itu.Wanita cantik itu perlahan mendekat dan membuka pintu lalu masuk,


"Gue buat sarapan deh," ucapnya membuka lemari pendingin.


Manik mata wanita cantik itu menyusuri semua isi di dalamnya begitu banyak jenis makanan dan buah buahan itu di sana. Tanggannya mengulur mengambil jenis sayuran yang ia akan masak.


Tiga jenis sayuran sudah berada di tangannya dengan cepat ia memulai memasak.


Sebelum ia memulai, seperti biasa ia menyetel musik namun kali ini ia menyetelnya mengunakan ponsel, volumenya tidak begitu keras takut membangunkan sang majikan yang masih tidur sebab itu Putri memakai handset.

__ADS_1


seperti biasa goyangan ala dangdut ia lakukan. Pinggulnya bergerak kesana kesini mengikuti irama musik tanpa ia sadar ada manik mata yang menatapnya dengan tajam.


Marvel yang sudah rapih mengunakan baju santai sedang berdiri di sisi tangga. dengan susah payah ia menelan salivanya setelah melihat gadis yang sedang bergoyang goyang ke sana ke mari itu terlihat begitu mengoda.


"Heemm," Marvel sengaja bersuara namun Putri sama sekali tidak mendengarnya hingga membuat Marvel begitu kesal dengan langkah cepat marvel menarik handset yang menempel di telinga Putri.


Reflek Putri membalikkan badannya hingga menabrak dada bidang milik Marvel. Dengan cepat Putri mendorong tubuh Marvel hingga membuat laki laki itu terhuyung ke belakang.


"Apa yang kau lakukan?" geram Marvel.


"Seharusnya yang bertanya tuh aku, apa yang Tuan lakukan." Putri bukannya menjawab ia malah balik bertannya.Marvel sangat geram dengan tingkah gadis di hadapannya ini.


"Mana sarapan ku?" tanya Marvel dengan sinis.


"Sedikit lagi selesai," jawab Putri tanpa melihat wajah majikannya itu lebih baik ia cepat menyelesaikan pekerjaannya.


"Ck, kau sedang buat sarapan atau tidur,'' ejek Marvel. Namun Putri hanya diam tidak menjawabnya.

__ADS_1


__ADS_2