Menikah Tak Harus Cinta

Menikah Tak Harus Cinta
Viviane 2


__ADS_3

Oma berhenti sejenak.Dia mengambil nafas dalam, mencoba meredam emosi dan tangisnya.


"Viviane adalah gadis yang pintar tapi lugu.Dia muda, cantik dan sangat dekat dengan keluarga kami, terutama Nova dan Linda.Dulu Oma pun menyukainya. Dia adalah sepupu sekaligus tangan kanan Linda.Tapi siapa yang menyangka diam-diam dia mencoba merebut Renand dari Linda.Uang membutakan matanya dan merubah sifatnya.Dia melupakan semua kebaikan Linda kepadanya.Linda sangat baik, Oma merasa bersalah kepadanya karena Renand sudah mengkhianati kesetiaannya."


"Nova dekat dengan Viviane?" Lala tidak percaya. Sementara Oma mengangguk membenarkan. "Viviane masih ada hubungan keluarga dengan Linda.Nova biasa memanggilnya Tante, mereka cukup dekat dulu."


"Saat kecelakaan itu terjadi usia kehamilan Viviane baru beberapa Minggu.Tadinya Oma mau melakukan tes DNA setelah bayi dalam kandungan Viviane lahir.Tapi begitu Oma melihat bayi itu, rasanya Oma tidak perlu melakukan tes apapun.Dia sangat mirip dengan Nova, bahkan hampir sama persis dengan Renand.Oma seperti melihat Renand kecil dalam diri Kevin." Oma mulai terisak.Air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi.


"Oma merasa sangat bersalah.Oma bersalah sudah mengabaikan Kevin, bahkan tadinya menyangkal keberadaannya.Kevin tidak berdosa.Dia tidak tahu apa-apa tapi dia yang menanggung akibatnya.Oma tidak tega setiap kali melihat tatapan polos anak itu."


"Oma juga ingin dekat dengan Kevin, bagaimanapun juga dia cucu Oma.Tapi Oma takut menyakiti perasaan Nova karena sepertinya, kehamilan Viviane ada sangkut pautnya dengan kecelakaan itu.Setiap melihat wajah Kevin, Oma teringat Renand, teringat bagaimana dia bisa mengkhianati keluarganya." Oma larut dalam tangisnya.Sementara tangan Lala masih menggenggam erat tangan Oma.


"Oma juga merasa bersalah kepada Nova karena tidak bisa menjadi Nenek yang baik untuknya.Oma tidak bisa memberikan kasih sayang seperti yang orang tuanya berikan dulu.Oma lalai dalam mengawasi Renand hingga dia berbuat memalukan dengan wanita lain.Oma merasa gagal, Oma gagal menjadi orang tua, Oma juga gagal menjadi nenek yang baik untuk Nova juga Kevin.Oma gagal dalam semua hal."

__ADS_1


Lala memeluk Oma Rusdi, dia mencoba memahami betapa berat Oma menahan beban ini sendirian.Oma menyalahkan dirinya atas semua yang terjadi.Baik Nova, Oma, maupun Kevin, bocah kecil yang tidak tahu apa-apa itu, mereka sama-sama tersiksa dengan keadaan mereka sendiri.


"Baik Kevin maupun Nova, keduanya sama-sama tidak bersalah.Tapi justru mereka yang paling menderita karena kecelakaan itu.Nova yang tadinya memiliki keluarga yang utuh dan bahagia terpaksa harus kehilangan itu semua secara tiba-tiba dengan cara yang sangat tragis.Dan Kevin, dia bahkan tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah sejak dia lahir, belum lagi tatapan aneh orang-orang yang menganggap dia sebagai anak hasil perselingkuhan.Oma sangat merasa bersalah, tapi Oma tidak bisa berbuat apa-apa.Oma tidak bisa memperbaiki semuanya." Oma melanjutkan ceritanya.Dia kembali terisak.


"Itu bukan salah Oma.Jangan menyalahkan diri Oma sendiri."


"Aku titipkan Nova kepadamu.Oma yakin dia akan menemukan kebahagiaannya bersamamu.Sudah saatnya aku juga memikirkan Kevin.Selama ini aku menemui Kevin secara sembunyi-sembunyi dari Nova.Aku takut akan menyakiti hatinya jika melihat aku dekat dengan anak yang kehadirannya dia anggap membuat kedua orang tuanya celaka.Tolong beri dia pengertian jika suatu saat dia mempertanyakan sikap Oma terhadap Kevin, mungkin dia mau mendengarkan kamu.Aku menyayangi Kevin sebagaimana aku menyayangi Nova. Kevin tetaplah cucuku tak peduli apa yang ibunya perbuat."


"Oma tidak tahu.Oma tidak pernah bisa mengartikannya.Nova sekarang pandai menyembunyikan perasaannya.Dia beberapa kali bertemu dengan Kevin, itupun secara tidak sengaja.Dia hanya menatapnya datar saat mereka bertemu.Tidak ada ekspresi apapun, dan justru itu yang Oma takutkan.Oma takut Nova menyimpan dendam di hatinya.Oma tidak tahu apa yang dia rasakan saat melihat adiknya.Entah dia menganggapnya adik atau bukan."


"Tadinya Viviane diam selama jatah bulanan rutin Oma transfer.Tapi akhir-akhir ini dia sering datang ke rumah dengan berbagai macam alasan dan sering meminta lebih.Tapi bukan itu yang Oma permasalahkan, Oma takut Nova bertemu dengannya.Susah payah Nova kembali menemukan ketenangan hidupnya, aku tidak mau Viviane merusaknya lagi.Dia licik."


"Oma tenang saja, aku akan mendampingi Nova.Dia tidak akan terpuruk seperti dulu lagi." Oma tersenyum.Dia melihat ketulusan dalam diri Lala.

__ADS_1


Sekarang Lala semakin mengerti, kenapa Nova dulu harus menguji dirinya.Pengalaman lah yang memaksanya. Viviane yang tak lain adalah Tantenya, mencoba merebut Papa nya karena uang.Sementara Manda, kekasih yang seharusnya memberikan dukungan moril untuknya, selingkuh dengan sahabatnya sendiri.Dua wanita yang dekat dengan Nova telah berkhianat darinya.Sekarang semuanya masuk akal bagi Lala.


"Bagaimana dengan foto-foto keluarga Nova Oma? Kenapa semuanya harus disembunyikan?"


Oma menghembuskan nafas perlahan. "Oma juga tidak tahu.Nova yang memintanya.Setelah pulang dari Rumah Sakit akibat kecelakaan itu, berhari-hari Nova mengurung diri di kamarnya.Begitu dia keluar kamar, yang pertama dia lakukan adalah menyingkirkan semua foto keluarganya.Oma tidak tahu apa sebabnya, tapi Oma mengikuti keinginannya.Dia tidak mau bicara, juga tidak mau makan.Oma sangat khawatir dengan keadaannya." Mata Oma kembali menatap jauh keluar jendela.


"Karena itu, Oma membiarkan dia melakukan apa yang dia mau.Waktu itu Oma pikir mungkin itulah yang terbaik yang bisa Oma lakukan untuknya, membiarkan dia sendiri, memberinya ruang."


Oma mengalihkan pandangannya ke arah Lala. "Semuanya tidak mudah setelah itu.Rasanya Oma sudah tidak kuat, ingin menyerah.Nova sakit-sakitan, Oma takut kehilangan Nova.Setelah Oma kehilangan Renand, bagaimana nanti Oma bisa bertahan jika Oma juga harus kehilangan Nova?" Air mata Oma tidak berhenti mengalir.


Hati Lala teriris mendengar kalimat terakhir Oma.Ingin sekali dia berlari memeluk Nova sekarang.Memberinya kekuatan, kebahagiaan, kehangatan, semua yang tidak dia rasakan setelah kehilangan orang tuanya.Lala tidak tahu apakah keinginan itu muncul karena sudah ada rasa cinta di hatinya ataukah hanya sekedar rasa kasihan setelah dia mengetahui semua cerita hidup Nova.


Bagaimana jika Nova juga pergi meninggalkan Oma? Pertanyaan apa ini?! Aku tidak ingin mendengarnya lagi! Cassanova oh Cassanova ... ternyata hidupmu serumit ini, sepilu ini.Maafkan aku karena tidak mengetahuinya.

__ADS_1


__ADS_2