Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
Ratna kembali


__ADS_3

oke lanjut lagi yuk,,,,πŸ₯° sebelumnya maaf bila ada salah dalam pengetikan πŸ™ selamat membaca πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


********************


di Inggris Ratna tengah bersiap untuk berangkat ke bandara bersama alvan, jantung nya terasa mau copot akibat ia pulang ketanah kelahirannya, bagaimana jika mereka semua mencaci makinya?


alvan yang melihat sang kekasih cemas langsung mencium pipi mulus itu


"are you okay?"tanya alvan


"aku sangat gugup, bagaimana reaksi mereka kalau tahu kita akan menikah"ucap Ratna bingung


"tenanglah sayang, semua akan baik-baik saja"jelas alvan mengusap rambut pendek itu


*********************


Amel dan Farhan pamit untuk pulang,Amel merasa sedih karena ia hanya sebentar menjenguk bundanya,ia ingat kadang hanya 2 th sekali ia kesini dan ingin selalu melepas rindu


"bund, kita pamit ya,,,,,jaga kesehatan, Jangan lupa istirahat yang cukup kalau ada apa-apa kabarin Amel ya"ucap Amel membendung air matanya sembari memeluk tubuh bundanya


bunda ana diam,ia hanya bisa menangis haru,anak yang ia temukan di depan pagar panti ini sekarang sudah tumbuh menjadi seorang yang hebat


"iya nduk kamu hati hati ya, kalau udah sampai jangan lupa kabarin,dan ingat sering sering main ke sini"jawab bunda ana mengusap air matanya


"pasti Bun,amel akan selalu berkunjung kesini sama mas Farhan"ucap Amel sembari melihat kearah Farhan


Farhan tersenyum ia baru tahu Amel menyayangi bundanya,ia berjanji bahwa ia akan membahagiakan istrinya


"ya udah bund kita pamit dulu ya assalamualaikum"salam Amel dan juga Farhan


"waalaikumsalam nduk,ke"jawab bunda ana


mereka mencium tangan bunda ana dengan takzim,ada rasa haru diantara mereka


mobil meninggalkan pelataran panti itu,dan melaju dengan kecepatan rata-rata, sedangkan Farhan terus melihat Amel yang sedang menahan tangisnya


"udah Ra,,, kalau mau nangis keluarin aja, saya siap mendengarkan nya"tutur Farhan


amel menggeleng,ia hanya ingat jasa bunda ana padanya andai saja bukan bunda ana yang menemukan nya, entah seperti apa nasibnya saat ini


"nggak kok mas"dan tersenyum melihat Farhan


"Ra, kalau kamu jadi air mata,aku siap jadi buayanya"goda Farhan mengedipkan sebelah matanya


wajah Amel seketika memerah,ia hanya tersenyum, walaupun dalam hatinya ia mulai merasakan nyaman terhadap Farhan, tetapi mampukah ia hilangkan rasa itu? Farhan pernah berjanji akan menikahinya selama setahun


"udah ah mas nggak usah buat baper,nanti nyaman gimana?"tanya Amel menyudutkan Farhan.


"ya udah kalau nyaman ya lanjutin"jelas Farhan ia akan mengutarakan isi hatinya sekarang


Amel hanya tersenyum,ia yakin Farhan hanya mempermainkan nya,Farhan memberhentikan mobilnya ditepi jalan sebelum pulang kerumahnya,ingin berbicara dengan Khumaira nya hanya berdua, Farhan mengajak Amel untuk turun dan menikmati taman bunga yang ada disekitar sini


"kenapa turun mas?"tanya amel bingung


"mas hanya mau bicara sama kamu Ra"jawab Farhan merasa gugup

__ADS_1


"oh oke bicara apa?"tanya Amel menunggu Farhan bicara


"saya cuma mau bilang saya sayang sama kamu Ra"jelas Farhan to the poin ia tidak mau berbasa-basi dengan perasaannya


Amel terkejut ternyata Farhan menyayangi nya,dia juga sayang dengan Farhan tetapi apakah Farhan sudah melupakan kakanya?


"a-aku juga sayang sama mas Farhan"jelas Amel


Farhan tersenyum ia langsung mendekap tubuh istrinya


"t tapi aku belum siap mas"jelas Amel sembari menunduk ia takut jika Farhan hanya pura pura saja


"saya akan menunggu kamu siap Ra"jelas Farhan menguatkan dirinya, yang penting ia sudah tahu kalau Amel juga menyayanginya


Amel mengganguk,ia sedikit gusar dengan hatinya apakah Farhan benar benar menyayanginya?atau dia memang tulus?"pertanyaan itu muncul,tapi buru buru Amel tidak terlalu memikirkan itu, mungkin dengan berjalannya waktu ia akan tahu setulus apa Farhan


di dalam mobil Farhan terus mengajak Amel bicara, walaupun ada rasa canggung setelah memberitahu bagaimana perasaan nya


**************


sementara di rumah besar milik keluarga Wijaya,mama ayu sedang menunggu suaminya pulang dari kantor


tiba-tiba bunyi bel berbunyi, mama ayu buru buru membuka kan pintu agar suaminya masuk


"assalamualaikum mah"salam Wijaya


"waalaikumsalam pah"mencium tangan suaminya dengan takzim


mama ayu mempersilahkan suaminya untuk makan malam


"haduh mah kepala papa pusing mikirin 2 perusahaan sekaligus"jelas Wijaya memijit pelipisnya


"papa jangan lupa istirahat yang cukup, lagian Farhan sebentar lagi pulang, mungkin beberapa menit lagi"ucap mama ayu lembut


"kalau anak harimau itu pulang,papa kasih hukuman ngadep tembok"tegas Wijaya


mama ayu hanya menggeleng,bisa bisanya suaminya dan anaknya kaya kucing dan tikus, selalu bertengkar namun jika mereka tidak ada, kehidupan mama ayu tidak akan sebahagia ini


""bisa bisanya Farhan ninggalin perusahaan tanpa bicara dulu sama papa!"omel Wijaya lagi


"memangnya Kevin kemana pa?"tanya Mama ayu kepada suaminya


"Kevin di bawa juga sama Farhan ke perkemahan itu,jadi yang ngehandle perusahaan papa"ucap Wijaya


"bentar pa,tapi ini menjadi hal yang positif bagi hubungan Amel dan Farhan, mereka jadi lebih Deket kan?"tutur mama ayu menautkan tangan nya


Wijaya tersenyum,ia tidak kepikiran sejauh itu, walaupun perkemahan kampus setidaknya ada titik celah untuk hubungan mereka


"i iya ma, semoga Farhan bisa melupakan mantan kekasih nya itu yang tidak bertanggung jawab"ucap Wijaya bahagia


30 menit berlalu,mama ayu dan Wijaya sedang asyik menonton film di depan tv sembari menunggu Farhan dan Amel pulang,namun suara bel berbunyi, mama ayu menebak itu pasti Amel dan Farhan,ia lantas membukakan pintu untuk anaknya namun ternyata itu bukan Amel dan Farhan melainkan orang yang pernah membuat keluarga ini bangkrut,dan ia pergi ke Inggris


"alvan!"


"Ratna!" ucap mama ayu terkejut dengan kedatangan kedua orang ini

__ADS_1


pak Wijaya yang bingung teriakan sang isttis lantas pergi melihat siapa yang datang


"hai mam,how are you?"tanya alvan penuh senyuman


sedangkan Ratna hanya menunduk ia takut, berhadapan dengan calon mertuanya ini


mama ayu tidak mau terjadi keributan di luar ia menyuruh keduanya masuk ke ruang tamu, sedangkan Wijaya sedang menuju keruang tamu


"alvan!"


"Ratna!"pekik Wijaya kaget melihat alvan putra pertamanya pulang bersama dengan Ratna


"hai pah,how are you"salam alvan


sedangkan pak Wijaya mengalihkan pandangannya,ia masih ingat bagaimana alvan membuat perusahaan nya bangkrut dan mengambil beberapa saham di perusahaan nya,namun berkat hasil kerja keras Farhan perusahaan nya sekarang, bisa maju melebihi dari yang dulu


"kamu masih ingat dengan rumah?"tanya Wijaya sinis kepada alvan


"ayolah pah jangan marah marah dulu,aku kesini jauh jauh karena rindu dengan mu pah"ucap alvan mengindahkan suaranya


"dasar anak B*J*N*A*, beraninya kau membawa wanita ini kemari"jelas Wijaya tegas sembari menunjuk ke arah Ratna yang sejak tadi menunduk dalam ketakutan


mama ayu menenangkan suaminya, untung saja Wijaya tidak memiliki penyakit jantung dan bisa mengontrol emosi nya


"tenang pah"


"Dan alvan kenapa kamu bersama Ratna?"tanya mama ayu dengan penuh tanda tanya


"oh ini,,,,,calon istriku ma,pa"jelas alvan memegang bahu milik Ratna


"APA!"


keduanya terkejut mendengar perkataan alvan,ia hampir saja memukuli darah dagingnya sendiri tetapi ia sadar bagaimana pun alvan adalah anak kandungnya


"kamu tahu kan nak,,,, Ratna itu mantan calon istrinya adikmu Farhan dan dia meninggalkan dihari pernikahan demi profesi sebagai model"jelas mama ayu


"iya ma, alvan tahu kok ,tapi Ratna mencintai aku bukan Farhan dan kita akan segera menikah"jelas alvan tanpa ada rasa menyesal


kedua orang tua sepuh itu hanya mendengus dengan kasar,bisa bisanya alvan merebut Ratna dari Farhan


tiba-tiba suara deru mobil memasuki pelataran rumah Wijaya, mama ayu sudah menebak itu pasti Amel dan Farhan,ia bingung bagaimana yang akan terjadi bila Farhan masuk


"assalamualaikum ma,pa"salam keduanya memasuki ruang tamu


Farhan dan Amel memberhentikan langkah nya ketika melihat alvan sang kakak dan Ratna mantan kekasih nya sedang berada disini


"kak alvan!"


"Ratna!"ucap Farhan terkejut melihat keberadaan Ratna dan alvan, begitu pun dengan Amel


"kak Ratna!"ucap Amel melihat kakaknya ada disini, yang membuat kehidupan nya berubah


"Amel?"pekik Ratna,ia bingung kenapa Amel berada disini, dirumah milik Wijaya,ada apa ini?


oke jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰ salam happy πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


(q♑‿♑q)


__ADS_2