
MAAF KARENA UP NYA LAMA YA GAES π₯²ππBIASA TERKENDALA ππMOHON DI MAKLUMI BILA ADA SALAH DALAM PENGETIKAN π SELAMAT MEMBACA π₯°
*
setelah beberapa hari Amel sudah membaik, ia sedang duduk di tepi ranjang dan melihat ketiga buah hatinya yang sedang nyenyak tidur pagi ini.
"Ra"
Farhan membuka pintu setelah urusan di lantai bawah selesai, karena malam ini ada acara syukuran kecil kecilan, untuk menamai buah hatinya itu.
"mas Farhan nggak ke kantor?" tanya Amel.
"malas ke kantor, pengen Deket dekat sama mereka" ucap Farhan mendekati ranjang ketiga buah hatinya itu.
"nggak boleh gitu mas, kasihan Fano sama Kevin" jelas Amel.
"huh ya udah deh demi menafkahi kalian"
Farhan mengusap lembut kepala Amel ia meninggalkan kecupan di kening istrinya.
"sampai jumpa jagoan papa" ucap Farhan dan mencium ketiga anaknya itu.
"aku berangkat ya Ra" pamit Farhan.
Amel mencium punggung tangan suaminya, dan mengangguk ia tidak bisa mengantarkan nya sampai teras karena kondisinya belum pulih.
"kalau ada apa-apa panggil bibi atau mamah ya" pesan Farhan.
"iya mas"
*
ditempat lain viola dan Reno sedang berhadapan dengan Mahesh selaku pengacaranya.
"jadi bagaimana pah? viola udah nggak Betah disini" rengek viola.
"sabar ya sayang"
"jadi gimana perkembangan nya?" tanya Reno.
"seperti yang saya katakan waktu itu tuan, nona viola harus meminta maaf kepada korban itu adalah jalur pintas agar hukuman yang menjerat, nona viola menjadi ringan" jelas Mahesh.
pak Reno menggebrak meja dan berdiri, ia menunjuk kearah arah pengacaranya itu.
"SUDAH BERAPA KALI SAYA BILANG, SAYA TIDAK AKAN MAU MEMINTA MAAF KE WANITA ITU!!!!! UNTUK APA SAYA BAYAR KAU MAHAL MAHAL KALAU UJUNG UJUNGNYA SEPERTI INI??? DASAR PENGACARA NGGAK BECUS!!!!" gretak pak Reno yang membuat Mahesh terlonjak kaget.
"ada keributan apa ini? tolong jaga sikap ini kantor polisi!!" jelas polisi wanita itu.
"baik waktu sudah habis!! mari buk viola kembali ke sel" ajak polisi tsb.
"pah, pah vio mohon Tolong bebasin vio dengan cara apapun" mohon vio yang akhirnya di bawa oleh polisi wanita itu.
"iya sayang papa usahakan" jelas Reno mencoba menenangkan viola yang histeris.
__ADS_1
Reno kembali menatap pengacaranya itu dengan sorot mata tajam, ia keluar dari kantor tsb.
"ikut saya!!"
Mahesh menuruti dan berjalan membuntuti Reno, mungkin membahas soal masalah tadi.
"berapa denda yang harus saya bayar Kepada polisi bodoh itu?" tanya Reno memakai kacamata hitam nya.
"kemungkinan besar hampir puluhan hingga ratusan" jelas Mahesh.
"terserah mau puluhan atau ratusan maupun miliyaran saya akan bayar!!! Yang terpenting anak saya keluar dari sana!!" jelas Reno lalu beranjak pergi meninggalkan Mahesh yang masih terdiam.
*
di perusahaan besar milik Farhan Wijaya, Farhan tengah berada di parkiran ia masih duduk di kursi bawah pohon menunggu kedatangan Fano, karena dari tadi Fano sulit untuk dihubungi.
"kemana sih tuh anak"
Farhan terus membuka ponselnya, bukan ingin tak mau masuk kantornya sendiri hanya ingin healing sebentar. karena sedikit lagi, ia akan disuguhkan pemandangan berkas yang menumpuk, belum di tandatangani.
namun tiba-tiba mobil hitam pekat terparkir tepat di hadapan nya, Farhan menyerengitkan keningnya siapa orang itu?
"bugh"
tiba tiba pukulan mendarat mengenai pipi Farhan hingga tersungkur ke tanah, Farhan menoleh lalu berdiri siapa yang sudah berani nya memukul nya.
"om Reno?" tanya Farhan terkejut.
"IYA KENAPA? ITU HUKUMAN BUAT KAMU KARENA TELAH MENJEBLOSKAN ANAK SAYA KE PENJARA!!!" tukas Reno menunjuk ke arah Farhan.
"apa Farhan nggak salah dengar? hukuman??"
"bugh"
tanpa aba-aba Farhan memukul Reno hingga tersungkur ke tanah, ia menarik kerah kemeja milik Reno dengan tatapan nyalang.
"Farhan nggak mikir dua kali untuk habisi om Reno!!! dan soal Viola, ia memang pantas mendapatkan hukuman itu karena sudah berani menyentuh istri Farhan!!!!" jelas Farhan melepaskan kerah baju Reno.
"APAKAH KAMU LUPA SIAPA YANG TELAH MEMBANTU KELUARGA MU, WAKTU BANGKRUT??? KAU SAMPAI MEMOHON MOHON KEPADA KU!!!" jelas Reno lagi.
Farhan menyunggingkan senyumnya, memang benar yang dikatakan oleh Reno, karena Reno lah yang membantunya waktu itu tetapi Farhan membayarnya dengan keringat!!!
......FALS BLACK ON......
..."Farhan mohon om, tolong berikan pekerjaan apapun agar Farhan bisa membangun perusahaan kembali" mohon Farhan bertekuk lutut di hadapan Reno....
..."saya tidak mau ada gratisan!! kau membayarnya dengan keringat!!" jelas Reno....
..."apapun itu om, asal Farhan kembali bisa mendirikan perusahaan Wijaya group" mohon Farhan....
..."baik jadilah menantu saya!! menikahlah dengan viola Putri saya"...
..."menikah?" tanya Farhan terkejut....
__ADS_1
..."ya"...
..."tidak om, Farhan hanya butuh pekerjaan tidak lebih dari itu" mohon Farhan lagi....
..."oke lah kalau keinginan mu begitu, kamu jadi staf dan untuk gaji Jangan terkejut jika saya menguranginya, masih bersyukur kamu saya kasih pekerjaan!!" jelas Reno lalu pergi begitu saja....
...Farhan tidak putus asa, demi bisa mendirikan perusahaan Wijaya group yang bangkrut akibat ulah kakaknya itu, Farhan rela bekerja walaupun gaji kecil....
......FALS BLACK OF......
"Farhan nggak pernah lupa atas jasa om Reno, tapi itu semua Farhan kerja dengan hasil keringat Farhan sendiri!!! sekarang saya mohon sebesar-besarnya sama anda tolong terima kenyataan nya bahwa vio memang pantas di penjara!!!" jelas Farhan.
"bugh"
"APA KAMU BILANG? TERIMA??? DASAR BAJINGAN!!! KAMU LEBIH MEMENTINGKAN ISTRI MURAHAN SEPERTI AMEL? TIDAK SEPADAN DENGAN VIOLA" ejek Reno.
"bugh"
"bugh"
Farhan kembali memukul perut Reno hingga lelaki itu terjatuh ke tanah, Farhan menjongkok ke bawah dan menarik dagu lelaki yang masih terlihat awet muda itu.
"JANGAN PERNAH ANDA BILANG ISTRI SAYA MURAHAN!!!! SEHARUSNYA ANDA YANG MALU KARENA MEMPUNYAI PUTRI YANG SUDAH TIDAK PERAWAN!!!! TADI FARHAN MENGEDEPANKAN SOPAN SANTUN DAN ETIKA!!"
"setelah mendengar ucapan anda!! saya tidak memandang anda siapa untuk habisi anda!!! CAMKAN ITU BAIK BAIK!" ancam Farhan lalu pergi sembari membenarkan jasnya yang terlihat kusut.
Reno memegangi perutnya yang sangat senap, akibat pukulan dari Farhan tadi. perkelahian di antara mereka tidak ada yang tahu sebab terhalangi oleh mobilnya.
"sial" umpat Reno kembali ke dalam mobilnya.
Farhan yang masih terbawa amarah akibat ulah papahnya viola, ia masuk ke dalam ruangan nya niat awalnya yang menunggu Fano jadi mood nya berantakan.
"BRENGSEK!!!" geram Farhan melemparkan jasnya disembarang arah.
pintu terbuka melihatkan Fano yang ngos-ngosan, akibat di perjalanan di kejar seekor anjing tanpa diikat.
"maaf Han, mobil gue bannya bocor jadi telat sampai ke kantor" jelas Fano masih mengatur nafasnya, ia memesan taksi namun tidak ada yang menerimanya.
Fano yang sudah mulai mereda nafasnya, ia menatap Farhan yang terdiam sejak tadi apakah lelaki ini marah padanya???
"Lo sehat kan bro?" tanya Fano menepuk pundak Farhan.
"iya gue sehat!!!" jelas Farhan menepis tangan Fano.
"udah jangan ganggu mood gue hari ini, tinggalin gue sendiri!!"
Fano mengangguk, ia lalu pergi setelah pamit mungkin saja Farhan di buntuti setan jadi kaku seperti itu
HALLO GAES TERIMAKASIH TELAH BACA NOVELKU ππTETAP STAY DI SINI YAπ₯°π₯°ADA YANG MAU DI SAMPEIN KE PARA PEMAINNYA? ATAU AUTHOR NYA NIH???
FARHAN......?
VIOLA........?
__ADS_1
ATAU RENO NIH.....?????
TINGGALKAN PESAN BERARTI YUK πππ₯° KARENA DUKUNGAN SEKECIL APAPUN ITU TETAP BERARTI π₯°π₯°π₯° SALAM HAPPY ππ₯°π SEE YOU ππ₯°ππ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°